Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 23 October 2026
Trending
  • Kartel narkoba gunakan drone tempur, keahlian perang Ukraina jadi sorotan
  • Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo
  • Pesona Skyline Hong Kong: 5 Destinasi Terbaik, Ada yang Gratis!
  • Bonus Setengah Miliar untuk Ramadhipa Usai Gemparkan Moto3 Junior 2026
  • Deretan Bintang Dunia yang Diboikot karena Pro-Israel
  • Iran buka suara, bantah dana perang IRGC terkuras habis: ekonomi tak akan ambruk
  • Jadwal & Rute KM Wilis hingga 21 November 2026: Makassar hingga Waikelo
  • Sinopsis Grown Ups 2 (2013): Hari Terakhir yang Liar Sebelum Liburan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Kapal tanker minyak Venezuela dikepung di Atlantik Utara
Nasional

Kapal tanker minyak Venezuela dikepung di Atlantik Utara

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyitaan Kapal Tanker Minyak Terkait Venezuela di Atlantik Utara

Amerika Serikat (AS) melakukan penyitaan terhadap sebuah kapal tanker minyak yang dikaitkan dengan Venezuela setelah melacaknya melintasi Samudra Atlantik. Penyitaan ini dilakukan setelah pengejaran berlangsung selama beberapa minggu, dan diumumkan oleh Komando Eropa AS melalui unggahan media sosial pada Rabu.

Kapal tersebut awalnya dikenal dengan nama Bella 1 dan telah dikenai sanksi oleh pemerintah AS sejak 2024 karena diduga menjadi bagian dari “armada bayangan” pengangkut minyak ilegal. Operasi penyitaan ini melibatkan Penjaga Pantai AS serta dukungan militer, termasuk pasukan khusus. Menurut laporan dari Reuters, kapal tanker tersebut berada sekitar 190 mil di selatan Islandia ketika disita.

Data pelacakan MarineTraffic menunjukkan bahwa kapal tersebut sempat berbelok tajam ke selatan sebelum akhirnya dihentikan. CNN melaporkan bahwa pasukan Navy SEAL diterjunkan ke kapal dengan bantuan helikopter dari Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160 Angkatan Darat AS. Meski demikian, Pentagon tidak memberikan komentar rinci mengenai penggunaan pasukan operasi khusus dalam operasi ini.

Selama proses pengejaran, awak kapal sempat mencat bendera Rusia di lambung kapal dan mengklaim berlayar di bawah perlindungan Moskow. Tak lama kemudian, kapal tersebut tercatat dengan nama baru Marinera dalam daftar kapal Rusia. Perubahan nama ini menimbulkan kontroversi, karena Rusia mengecam tindakan AS. Kementerian Perhubungan Rusia menyebut tindakan AS melanggar hukum maritim internasional dan kebebasan navigasi, seperti yang dilaporkan oleh Al Jazeera.

AS menegaskan bahwa mereka tidak mengakui klaim kewarganegaraan Rusia atas kapal tersebut dan menganggapnya tidak memiliki kewarganegaraan sah. Gedung Putih juga menyatakan bahwa Presiden Donald Trump akan terus menegakkan embargo terhadap kapal tanker yang mengangkut minyak Venezuela secara ilegal.

Sementara itu, Komando Selatan AS juga menyita kapal tanker lain di Karibia pada hari yang sama. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem menyebut penyitaan ini sebagai peringatan keras bagi jaringan pendanaan ilegal lintas negara.

Penyitaan kapal tanker ini menandai eskalasi terbaru kebijakan keras Washington terhadap perdagangan minyak Venezuela. Al Jazeera mencatat bahwa langkah ini berpotensi memperburuk ketegangan antara AS dengan Rusia dan China di tengah situasi geopolitik global yang rapuh.

Fakta Penting tentang Penyitaan

  • Nama kapal: Bella 1, kemudian berganti nama menjadi Marinera
  • Tanggal penyitaan: Setelah pengejaran berminggu-minggu
  • Lokasi penyitaan: Sekitar 190 mil di selatan Islandia
  • Pihak yang terlibat: Penjaga Pantai AS, pasukan khusus, dan helikopter dari Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160
  • Tindakan awak kapal: Mencat bendera Rusia dan mengklaim perlindungan Moskow

Reaksi Internasional

  • Rusia: Menyatakan tindakan AS melanggar hukum maritim internasional
  • Al Jazeera: Menggarisbawahi potensi peningkatan ketegangan antara AS, Rusia, dan China
  • AS: Tidak mengakui klaim kewarganegaraan Rusia atas kapal tersebut

Implikasi Geopolitik

Penyitaan ini menunjukkan bahwa AS semakin aktif dalam menghadapi aktivitas ilegal yang terkait dengan Venezuela. Langkah ini juga menjadi indikasi bahwa Washington siap mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap melanggar sanksi ekonomi. Selain itu, tindakan ini dapat memicu reaksi dari negara-negara yang dianggap terlibat dalam perdagangan ilegal tersebut, seperti Rusia dan China.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo

22 October 2026

Pesona Skyline Hong Kong: 5 Destinasi Terbaik, Ada yang Gratis!

22 October 2026

Deretan Bintang Dunia yang Diboikot karena Pro-Israel

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kartel narkoba gunakan drone tempur, keahlian perang Ukraina jadi sorotan

22 October 2026

Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo

22 October 2026

Pesona Skyline Hong Kong: 5 Destinasi Terbaik, Ada yang Gratis!

22 October 2026

Bonus Setengah Miliar untuk Ramadhipa Usai Gemparkan Moto3 Junior 2026

22 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?