Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 19 Mei 2026
Trending
  • Selain Harga Tiket Mahal, Penumpang Menghadapi Ketidakpastian Penerbangan
  • Daftar Proyektor Terbaik 2026, Gambar Jernih dan Suara Keras ala Bioskop
  • Transparansi Keuangan Danantara Diperhatikan, Ini Praktik SWF Norwegia dan Temasek
  • Tersangka Pembunuhan Bayi di Kepahiang akan Diperiksa Kesehatan Jiwa
  • IKN Berjalan, Jakarta Tetap Ibu Kota Sesuai Putusan MK
  • Siapa yang Beruntung? Ramalan Zodiak Besok, Sabtu 16 Mei 2026: Taurus, Cancer, Virgo, Scorpio, Capricorn, atau Pisces
  • Ramalan Zodiak Taurus Hari Ini: Rezeki dan Ketenangan Datang Bersamaan, Karier Mulai Berkembang Positif
  • 9 Mantan Miley Cyrus yang Jadi Sorotan, Kehidupan Cintanya Penuh Drama!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Kapal tanker minyak Venezuela dikepung di Atlantik Utara
Nasional

Kapal tanker minyak Venezuela dikepung di Atlantik Utara

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyitaan Kapal Tanker Minyak Terkait Venezuela di Atlantik Utara

Amerika Serikat (AS) melakukan penyitaan terhadap sebuah kapal tanker minyak yang dikaitkan dengan Venezuela setelah melacaknya melintasi Samudra Atlantik. Penyitaan ini dilakukan setelah pengejaran berlangsung selama beberapa minggu, dan diumumkan oleh Komando Eropa AS melalui unggahan media sosial pada Rabu.

Kapal tersebut awalnya dikenal dengan nama Bella 1 dan telah dikenai sanksi oleh pemerintah AS sejak 2024 karena diduga menjadi bagian dari “armada bayangan” pengangkut minyak ilegal. Operasi penyitaan ini melibatkan Penjaga Pantai AS serta dukungan militer, termasuk pasukan khusus. Menurut laporan dari Reuters, kapal tanker tersebut berada sekitar 190 mil di selatan Islandia ketika disita.

Data pelacakan MarineTraffic menunjukkan bahwa kapal tersebut sempat berbelok tajam ke selatan sebelum akhirnya dihentikan. CNN melaporkan bahwa pasukan Navy SEAL diterjunkan ke kapal dengan bantuan helikopter dari Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160 Angkatan Darat AS. Meski demikian, Pentagon tidak memberikan komentar rinci mengenai penggunaan pasukan operasi khusus dalam operasi ini.

Selama proses pengejaran, awak kapal sempat mencat bendera Rusia di lambung kapal dan mengklaim berlayar di bawah perlindungan Moskow. Tak lama kemudian, kapal tersebut tercatat dengan nama baru Marinera dalam daftar kapal Rusia. Perubahan nama ini menimbulkan kontroversi, karena Rusia mengecam tindakan AS. Kementerian Perhubungan Rusia menyebut tindakan AS melanggar hukum maritim internasional dan kebebasan navigasi, seperti yang dilaporkan oleh Al Jazeera.

AS menegaskan bahwa mereka tidak mengakui klaim kewarganegaraan Rusia atas kapal tersebut dan menganggapnya tidak memiliki kewarganegaraan sah. Gedung Putih juga menyatakan bahwa Presiden Donald Trump akan terus menegakkan embargo terhadap kapal tanker yang mengangkut minyak Venezuela secara ilegal.

Sementara itu, Komando Selatan AS juga menyita kapal tanker lain di Karibia pada hari yang sama. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem menyebut penyitaan ini sebagai peringatan keras bagi jaringan pendanaan ilegal lintas negara.

Penyitaan kapal tanker ini menandai eskalasi terbaru kebijakan keras Washington terhadap perdagangan minyak Venezuela. Al Jazeera mencatat bahwa langkah ini berpotensi memperburuk ketegangan antara AS dengan Rusia dan China di tengah situasi geopolitik global yang rapuh.

Fakta Penting tentang Penyitaan

  • Nama kapal: Bella 1, kemudian berganti nama menjadi Marinera
  • Tanggal penyitaan: Setelah pengejaran berminggu-minggu
  • Lokasi penyitaan: Sekitar 190 mil di selatan Islandia
  • Pihak yang terlibat: Penjaga Pantai AS, pasukan khusus, dan helikopter dari Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160
  • Tindakan awak kapal: Mencat bendera Rusia dan mengklaim perlindungan Moskow

Reaksi Internasional

  • Rusia: Menyatakan tindakan AS melanggar hukum maritim internasional
  • Al Jazeera: Menggarisbawahi potensi peningkatan ketegangan antara AS, Rusia, dan China
  • AS: Tidak mengakui klaim kewarganegaraan Rusia atas kapal tersebut

Implikasi Geopolitik

Penyitaan ini menunjukkan bahwa AS semakin aktif dalam menghadapi aktivitas ilegal yang terkait dengan Venezuela. Langkah ini juga menjadi indikasi bahwa Washington siap mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap melanggar sanksi ekonomi. Selain itu, tindakan ini dapat memicu reaksi dari negara-negara yang dianggap terlibat dalam perdagangan ilegal tersebut, seperti Rusia dan China.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Selain Harga Tiket Mahal, Penumpang Menghadapi Ketidakpastian Penerbangan

19 Mei 2026

9 Mantan Miley Cyrus yang Jadi Sorotan, Kehidupan Cintanya Penuh Drama!

19 Mei 2026

Tersangka Pembunuhan Bayi di Kepahiang akan Diperiksa Kesehatan Jiwa

19 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Selain Harga Tiket Mahal, Penumpang Menghadapi Ketidakpastian Penerbangan

19 Mei 2026

Daftar Proyektor Terbaik 2026, Gambar Jernih dan Suara Keras ala Bioskop

19 Mei 2026

Transparansi Keuangan Danantara Diperhatikan, Ini Praktik SWF Norwegia dan Temasek

19 Mei 2026

Tersangka Pembunuhan Bayi di Kepahiang akan Diperiksa Kesehatan Jiwa

19 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?