Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra
  • Herdman Ungkap Dua Pemain Baru Usai Pantau Super League
  • Prabowo cabut izin 28 perusahaan penyebab banjir Sumatra, nasib karyawan?
  • 9 wakil Indonesia mulai perjuangan di hari pertama Thailand Masters 2026
  • Di Pengadilan Ambon, Petrus Fatlolon Siap Ungkap Dugaan Pemerasan di Balik Penegak Hukum
  • Nutrijell Perkenalkan ‘House of Jelly’ di KidZania Jakarta, Edukasi Profesi Chef Kue untuk Anak dan Keluarga
  • Basarnas: Pergerakan Smartwatch Buktikan Farhan Masih Hidup
  • Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda ยป Kakek Sutrisno Tewas Ditusuk 13 Kali di Lubuk Linggau, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa
Hukum

Kakek Sutrisno Tewas Ditusuk 13 Kali di Lubuk Linggau, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kakek Tewas Ditusuk 13 Kali oleh Pelaku yang Diduga Gangguan Kejiwaan

Korban bernama Sutrisno (60) tewas setelah mengalami penusukan sebanyak 13 kali oleh pelaku bernama Noval. Peristiwa tragis ini terjadi di rumah korban yang berada di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Minggu (11/1/2026) pagi.

Pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan berhasil ditangkap oleh warga setempat beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam penusukan tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat pelaku menggunakan pakaian hoodie hitam dan menyusup masuk ke dalam rumah korban. Alex, Ketua RT 05 Kelurahan Megang, menyebut bahwa antara korban dan pelaku sama-sama tidak saling mengenal.

“Korban baru pulang dari masjid langsung diserang,” ujar Alex. Menurutnya, korban dikenal baik dan bermasyarakat serta tidak memiliki musuh sama sekali. “Korban tidak ada musuh sama sekali, orangnya baik dan bermasyarakat,” tambahnya.

Saat warga mendatangi rumah Sutrisno, mereka melihat darah segar mengalir dari dalam rumah hingga teras rumah. Saat itu, cucu korban sedang histeris, sehingga membuat puluhan warga keluar rumah.

Sutrisno menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri. Pada saat kejadian, ia masih menggunakan kain sarung. Saat ini, korban sudah dilarikan ke rumah sakit Ar Bunda untuk mendapat perawatan.

Pengakuan Cucu Korban

Dimas, cucu Sutrisno, mengatakan bahwa kakeknya diserang secara membabi buta menggunakan senjata tajam. “Kakek saya itu didorong pelaku langsung diserang dengan pisau secara membabi buta,” kata Dimas kepada Tribunsumsel.com.

Cerita Dimas bermula saat adiknya yang duduk di bangku SD membuka terali pintu rumah. Saat itu, suasana lorong rumah masih dalam keadaan sepi karena masih pagi. Tiba-tiba, di depan rumahnya ada laki-laki menggunakan hoodie hitam yang tak dikenal.

“Kemudian laki-laki itu langsung mengejar adik saya, adik saya langsung masuk rumah,” cerita Dimas. Karena mendengar teriakan cucunya, Sutrisno yang masih berada di kamar sehabis pulang dari Masjid menunaikan salat subuh.

Sutrisno hari ini pulang agak belakangan dari masjid, sehabis bercengkrama dengan para jamaah lainnya. Saat kejadian, Sutrisno masih mengenakan sarung, mendengar teriakan cucunya ia langsung keluar kamar.

“Awalnya adik saya sedang di luar, kemudian datang pelaku menanyakan kakek saya langsung ngejar,” ulangnya. Kemudian pelaku saat melihat Sutrisno langsung masuk ke dalam rumah dan mendorongnya, pelaku menusuknya bertubi-tubi.

Kakeknya langsung melawan, ia menendang pelaku hingga terjatuh, namun pelaku kembali menyerangnya dengan pisau. “Pelaku itu terus saja menusuk kakek saya. Kakek hanya bisa nendang-nendang pelaku, jadi lukanya banyak di kaki,” ungkapnya.

Penangkapan Pelaku

Dimas yang melihat kakeknya diserang orang tak dikenal langsung meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun melihat kejadian itu ada yang langsung menyelamatkan Sutrisno ke rumah sakit dan mengejar pelaku.

“Setelah pengejaran pelaku berhasil diamankan warga beserta senjata tajam miliknya,” ujarnya.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra

28 Januari 2026

Prabowo cabut izin 28 perusahaan penyebab banjir Sumatra, nasib karyawan?

28 Januari 2026

Di Pengadilan Ambon, Petrus Fatlolon Siap Ungkap Dugaan Pemerasan di Balik Penegak Hukum

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra

28 Januari 2026

Herdman Ungkap Dua Pemain Baru Usai Pantau Super League

28 Januari 2026

Prabowo cabut izin 28 perusahaan penyebab banjir Sumatra, nasib karyawan?

28 Januari 2026

9 wakil Indonesia mulai perjuangan di hari pertama Thailand Masters 2026

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?