Kakek Tewas Ditusuk 13 Kali oleh Pelaku yang Diduga Gangguan Kejiwaan
Korban bernama Sutrisno (60) tewas setelah mengalami penusukan sebanyak 13 kali oleh pelaku bernama Noval. Peristiwa tragis ini terjadi di rumah korban yang berada di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Minggu (11/1/2026) pagi.
Pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan berhasil ditangkap oleh warga setempat beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam penusukan tersebut.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat pelaku menggunakan pakaian hoodie hitam dan menyusup masuk ke dalam rumah korban. Alex, Ketua RT 05 Kelurahan Megang, menyebut bahwa antara korban dan pelaku sama-sama tidak saling mengenal.
“Korban baru pulang dari masjid langsung diserang,” ujar Alex. Menurutnya, korban dikenal baik dan bermasyarakat serta tidak memiliki musuh sama sekali. “Korban tidak ada musuh sama sekali, orangnya baik dan bermasyarakat,” tambahnya.
Saat warga mendatangi rumah Sutrisno, mereka melihat darah segar mengalir dari dalam rumah hingga teras rumah. Saat itu, cucu korban sedang histeris, sehingga membuat puluhan warga keluar rumah.
Sutrisno menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri. Pada saat kejadian, ia masih menggunakan kain sarung. Saat ini, korban sudah dilarikan ke rumah sakit Ar Bunda untuk mendapat perawatan.
Pengakuan Cucu Korban
Dimas, cucu Sutrisno, mengatakan bahwa kakeknya diserang secara membabi buta menggunakan senjata tajam. “Kakek saya itu didorong pelaku langsung diserang dengan pisau secara membabi buta,” kata Dimas kepada Tribunsumsel.com.
Cerita Dimas bermula saat adiknya yang duduk di bangku SD membuka terali pintu rumah. Saat itu, suasana lorong rumah masih dalam keadaan sepi karena masih pagi. Tiba-tiba, di depan rumahnya ada laki-laki menggunakan hoodie hitam yang tak dikenal.
“Kemudian laki-laki itu langsung mengejar adik saya, adik saya langsung masuk rumah,” cerita Dimas. Karena mendengar teriakan cucunya, Sutrisno yang masih berada di kamar sehabis pulang dari Masjid menunaikan salat subuh.
Sutrisno hari ini pulang agak belakangan dari masjid, sehabis bercengkrama dengan para jamaah lainnya. Saat kejadian, Sutrisno masih mengenakan sarung, mendengar teriakan cucunya ia langsung keluar kamar.
“Awalnya adik saya sedang di luar, kemudian datang pelaku menanyakan kakek saya langsung ngejar,” ulangnya. Kemudian pelaku saat melihat Sutrisno langsung masuk ke dalam rumah dan mendorongnya, pelaku menusuknya bertubi-tubi.
Kakeknya langsung melawan, ia menendang pelaku hingga terjatuh, namun pelaku kembali menyerangnya dengan pisau. “Pelaku itu terus saja menusuk kakek saya. Kakek hanya bisa nendang-nendang pelaku, jadi lukanya banyak di kaki,” ungkapnya.
Penangkapan Pelaku
Dimas yang melihat kakeknya diserang orang tak dikenal langsung meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun melihat kejadian itu ada yang langsung menyelamatkan Sutrisno ke rumah sakit dan mengejar pelaku.
“Setelah pengejaran pelaku berhasil diamankan warga beserta senjata tajam miliknya,” ujarnya.



