Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • Reece James tetap di Chelsea, kontrak diperpanjang hingga 2032
  • Mudik Lancar Tanpa Sinyal: Gunakan Google Maps Offline!
  • Purbaya: Jangan Takut dengan Outlook Negatif Fitch, Ekonomi RI Tetap Kuat
  • Borneo FC vs Persib Bandung: Thom Haye Tak Hadir, Bojan Hodak Beri Respons Menarik
  • 5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran
  • Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran
  • Yamaha Fazzio Neo Hybrid 2026 Hadir dalam Warna Ungu, Skutik Hibrid Retro yang Kian Populer
  • Eskalasi Timur Tengah Tingkatkan Permintaan Batubara, Ini Rekomendasi Sahamnya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kakek Sutrisno Tewas Ditusuk 13 Kali di Lubuk Linggau, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa
Hukum

Kakek Sutrisno Tewas Ditusuk 13 Kali di Lubuk Linggau, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kakek Tewas Ditusuk 13 Kali oleh Pelaku yang Diduga Gangguan Kejiwaan

Korban bernama Sutrisno (60) tewas setelah mengalami penusukan sebanyak 13 kali oleh pelaku bernama Noval. Peristiwa tragis ini terjadi di rumah korban yang berada di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Minggu (11/1/2026) pagi.

Pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan berhasil ditangkap oleh warga setempat beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam penusukan tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat pelaku menggunakan pakaian hoodie hitam dan menyusup masuk ke dalam rumah korban. Alex, Ketua RT 05 Kelurahan Megang, menyebut bahwa antara korban dan pelaku sama-sama tidak saling mengenal.

“Korban baru pulang dari masjid langsung diserang,” ujar Alex. Menurutnya, korban dikenal baik dan bermasyarakat serta tidak memiliki musuh sama sekali. “Korban tidak ada musuh sama sekali, orangnya baik dan bermasyarakat,” tambahnya.

Saat warga mendatangi rumah Sutrisno, mereka melihat darah segar mengalir dari dalam rumah hingga teras rumah. Saat itu, cucu korban sedang histeris, sehingga membuat puluhan warga keluar rumah.

Sutrisno menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri. Pada saat kejadian, ia masih menggunakan kain sarung. Saat ini, korban sudah dilarikan ke rumah sakit Ar Bunda untuk mendapat perawatan.

Pengakuan Cucu Korban

Dimas, cucu Sutrisno, mengatakan bahwa kakeknya diserang secara membabi buta menggunakan senjata tajam. “Kakek saya itu didorong pelaku langsung diserang dengan pisau secara membabi buta,” kata Dimas kepada Tribunsumsel.com.

Cerita Dimas bermula saat adiknya yang duduk di bangku SD membuka terali pintu rumah. Saat itu, suasana lorong rumah masih dalam keadaan sepi karena masih pagi. Tiba-tiba, di depan rumahnya ada laki-laki menggunakan hoodie hitam yang tak dikenal.

“Kemudian laki-laki itu langsung mengejar adik saya, adik saya langsung masuk rumah,” cerita Dimas. Karena mendengar teriakan cucunya, Sutrisno yang masih berada di kamar sehabis pulang dari Masjid menunaikan salat subuh.

Sutrisno hari ini pulang agak belakangan dari masjid, sehabis bercengkrama dengan para jamaah lainnya. Saat kejadian, Sutrisno masih mengenakan sarung, mendengar teriakan cucunya ia langsung keluar kamar.

“Awalnya adik saya sedang di luar, kemudian datang pelaku menanyakan kakek saya langsung ngejar,” ulangnya. Kemudian pelaku saat melihat Sutrisno langsung masuk ke dalam rumah dan mendorongnya, pelaku menusuknya bertubi-tubi.

Kakeknya langsung melawan, ia menendang pelaku hingga terjatuh, namun pelaku kembali menyerangnya dengan pisau. “Pelaku itu terus saja menusuk kakek saya. Kakek hanya bisa nendang-nendang pelaku, jadi lukanya banyak di kaki,” ungkapnya.

Penangkapan Pelaku

Dimas yang melihat kakeknya diserang orang tak dikenal langsung meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun melihat kejadian itu ada yang langsung menyelamatkan Sutrisno ke rumah sakit dan mengejar pelaku.

“Setelah pengejaran pelaku berhasil diamankan warga beserta senjata tajam miliknya,” ujarnya.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Alasan Hakim Bebaskan Delpedro, Tak Bersalah Tapi 6 Bulan Di Penjara, Polisi Lindungi Ojol

19 Maret 2026

Jejak Dokter Richard Lee yang Kini Ditahan, Dulu Dilaporkan Kartika Putri

18 Maret 2026

Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit

18 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Reece James tetap di Chelsea, kontrak diperpanjang hingga 2032

19 Maret 2026

Mudik Lancar Tanpa Sinyal: Gunakan Google Maps Offline!

19 Maret 2026

Purbaya: Jangan Takut dengan Outlook Negatif Fitch, Ekonomi RI Tetap Kuat

19 Maret 2026

Borneo FC vs Persib Bandung: Thom Haye Tak Hadir, Bojan Hodak Beri Respons Menarik

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?