Presiden Joko Widodo Akan Lakukan Safari Keliling Indonesia Mulai Juni 2026
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, akan melakukan safari keliling Indonesia mulai bulan Juni 2026. Rencana ini bertujuan untuk memenuhi undangan masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat. Kunjungan ini dianggap sebagai bagian dari upaya Jokowi untuk tetap menjaga hubungan dekat dengan rakyat dan menjaga citra sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat.
Penuhi Undangan Masyarakat
Jokowi menegaskan bahwa kunjungan tersebut murni dilakukan atas undangan masyarakat. Ia menyampaikan hal ini saat ditemui di kediamannya pada Senin (25/5/2026). Menurutnya, undangan datang langsung dari warga yang ingin ia hadiri di wilayah masing-masing.
“Karena ada undangan dari daerah,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa undangan tersebut berasal dari masyarakat di berbagai daerah. “Ini kan saya banyak undangan. Undangan dari daerah-daerah. Dari masyarakat,” tambahnya.
Kondisi Kesehatan Jokowi Membaik
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga memastikan kondisi kesehatannya saat ini sudah membaik dan siap kembali melakukan aktivitas di berbagai daerah. “Ya saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada. Ya seperti ini udah memenuhi undangan-undangan di daerah udah siap insyaallah. Tiap hari lihat,” katanya.
Safari Jokowi diperkirakan akan menarik perhatian masyarakat karena mantan wali kota Solo tersebut masih memiliki basis relawan dan pendukung yang cukup kuat di berbagai wilayah.
Bertemu dengan PSI dan Relawan
Selain memenuhi undangan masyarakat, Jokowi juga dijadwalkan bertemu kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan relawan di sejumlah daerah yang dikunjunginya. “Dan itu juga untuk memberikan motivasi dan juga ketemu dengan PSI di daerah. Terus juga ketemu relawan di daerah karena ada undangan. Lampung, NTT, Jawa Barat. Ya seperti ini,” jelasnya.
Lokasi Awal Safari Jokowi
Jokowi dikabarkan akan kembali berkeliling Indonesia mulai Juni 2026. Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) disebut menjadi lokasi perdana yang akan dikunjungi mantan Presiden tersebut. Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik, mengungkapkan bahwa Jokowi direncanakan mengunjungi sentra budi daya rumput laut sekaligus menyapa masyarakat di NTT.
“Bocorannya Pak Jokowi akan ke NTT mengunjungi budi daya rumput laut dan menyapa masyarakat NTT,” kata Freddy, Senin (18/5/2026).
Meski demikian, Freddy menegaskan agenda perjalanan Jokowi masih bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu. Ia juga memastikan setiap kunjungan Jokowi nantinya akan didampingi pengurus Projo di daerah. “Biasanya dalam kunjungan-kunjungan Pak Jokowi ke daerah, kami Projo pasti mendampingi beliau. Tentunya Projo daerah di mana Pak Jokowi berkunjung,” ujarnya.
Tujuan Safari Jokowi
Menurut Freddy, langkah Jokowi kembali turun langsung ke masyarakat bertujuan menjaga kedekatan emosional dengan rakyat. Ia menilai karakter blusukan yang selama ini melekat pada Jokowi tetap ingin dipertahankan meski sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
“Visi besar Pak Jokowi kembali keliling Indonesia tentu untuk tetap menjaga koneksi emosional dengan rakyat tetap hidup, mempertahankan citra sebagai pemimpin rakyat, dan menunjukkan bahwa dirinya tidak berubah meski sudah tidak menjabat, tetap blusukan,” jelas Freddy.
Ia menambahkan, Jokowi memahami bahwa kedekatan emosional dengan masyarakat memiliki pengaruh besar dalam politik Indonesia. Karena itu, kegiatan blusukan dinilai penting untuk menjaga loyalitas relawan dan mempertahankan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Oleh karena itu Pak Jokowi harus tetap menjaga loyalitas relawan, mempertahankan komunikasi dengan kepala daerah, pengusaha, tokoh masyarakat dan kelompok akar rumput, sekaligus memastikan pengaruh politiknya tetap relevan dalam perpolitikan Indonesia,” lanjutnya.
Tanggapan terkait Pemilu 2029
Saat disinggung apakah agenda keliling Indonesia tersebut menjadi ancang-ancang menuju Pemilu 2029, Freddy memberikan jawaban diplomatis. Ia menyebut sah-sah saja apabila nantinya Jokowi mendukung gagasan atau tokoh tertentu dalam dinamika demokrasi.
“Tentunya sah-sah saja dalam kehidupan demokrasi kalau misalnya nanti beliau mendukung gagasan tertentu, tokoh tertentu, membantu persatuan bangsa atau memberi motivasi dan arahan kepada relawan atau masyarakat,” katanya.
Rencana Jokowi berkeliling Indonesia sebelumnya terungkap usai pertemuannya dengan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di kawasan Rawamangun pada awal Mei 2026. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi disebut telah pulih 99 persen dan siap kembali turun menyapa masyarakat di berbagai daerah mulai Juni mendatang.



