Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 16 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Johnny Teddy Wakum, Ketua LBH Merauke Dilaporkan Mama Yasinta Terkait Film Pesta Babi
Ragam

Johnny Teddy Wakum, Ketua LBH Merauke Dilaporkan Mama Yasinta Terkait Film Pesta Babi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peristiwa Film “Pesta Babi” dan Kekesalan Mama Sinta

Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau yang akrab disapa Mama Sinta mengungkapkan kekecewaannya setelah film Pesta Babi yang menampilkan dirinya diputar tanpa izin darinya. Ia merasa tidak puas dengan cara film tersebut digunakan untuk menyampaikan pesan tertentu tanpa melibatkannya dalam proses produksi.

Mama Sinta kemudian melaporkan Johnny Teddy Wakum atas dugaan pelanggaran data pribadi dan pemanfaatan identitas tanpa izin dalam tayangan film dokumenter Pesta Babi. Laporan ini dilakukan di Polda Metro Jaya pada Jumat (29/5/2026), dan kini telah tercatat dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.

Johnny Teddy Wakum, yang disebut sebagai penanggung jawab film tersebut, menyatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan Mama Sinta. Dalam pernyataannya, ia meminta publik untuk tidak menyudutkan atau menghakimi tokoh masyarakat adat Papua itu. Menurutnya, tim kolaborasi film Pesta Babi tetap menghargai sikap Mama Sinta saat ini, meskipun masih mencoba memahami perubahan sikap yang terjadi.

Latar Belakang Johnny Teddy Wakum

Johnny Teddy Wakum adalah Ketua LBH Merauke yang berada di bawah naungan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Di akun media sosialnya, ia sering mengunggah konten tentang penolakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai mengancam tanah adat masyarakat Papua. Dalam beberapa videonya, ia memperlihatkan aktivitas Mama Sinta dalam menolak PSN, termasuk ketika ia mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk menyuarakan penolakan terhadap proyek food estate.

Pada Maret 2026 lalu, Johnny turut memprotes aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Ia menilai tindakan tersebut sebagai tindakan keji yang menyasar aktivis HAM.

Tanggapan Johnny Teddy Wakum

Menyikapi laporan dari Mama Sinta, Johnny Teddy Wakum menyatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan tokoh adat tersebut. Ia menegaskan bahwa Mama Sinta adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film Pesta Babi dimulai.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum bisa menghubungi Mama Sinta. Sejak Sabtu, 23 Mei lalu, hingga mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat kemarin, Mama Sinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung. Johnny mengatakan bahwa pihaknya terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Sinta dan berkoordinasi dengan keluarganya.

Penjelasan Sutradara Film

Sementara itu, sutradara film Pesta Babi, Dandhy Laksono, mengatakan bahwa pihaknya tetap menghormati keputusan dari Mama Sinta. Ia menegaskan bahwa mereka menghormati pilihan Mama Sinta sebagaimana mereka menghormati hak setiap orang untuk tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi di Papua.

Kekecewaan Mama Sinta

Mama Sinta mengaku sakit hati dan merasa dirugikan atas kemunculannya dalam film garapan Dandhy Laksono tersebut tanpa persetujuannya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui soal film Pesta Babi saat diajak seseorang yang dikenalnya sebagai “Bang Tigor” ke Jayapura pada 8 April 2026 untuk menonton pemutaran film tersebut.

Saat itu, ia mengira hanya akan menyaksikan kegiatan pemotongan babi. Namun, ketika memasuki aula, ia terkejut karena melihat wajahnya muncul dalam tayangan film. Ia merasa dirinya diperlakukan seperti objek yang bisa ditampilkan tanpa izin, bahkan menyamakannya dengan benda ukiran.

Film tersebut kini bisa diakses dengan mudah di platform YouTube maupun kegiatan nonton bareng (nobar) yang diselenggarakan oleh pegiat lingkungan maupun pegiat sosial. Mama Sinta merasa tidak nyaman dengan situasi ini dan memutuskan untuk melaporkan Johnny Teddy Wakum ke Polda Metro Jaya.

Langkah Hukum

Kuasa hukum Yasinta, Hamonangan T. S. Daulay, mengatakan bahwa pelaporan ini dilakukan untuk melindungi hak privasi kliennya. Menurutnya, tujuan utama dari laporan ini adalah untuk menjaga kerahasiaan bagi Mama Sinta. Ia menambahkan bahwa pihaknya menunggu press release resmi dari Polda Metro Jaya terkait kasus ini.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 7 Juli 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

11 Juli 2026

Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?