Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 1 Maret 2026
Trending
  • GIIAM Larang Impor 105 Ribu Pikap India: Ancaman bagi Pasar Komersial
  • Anak 12 Tahun di Sukabumi Meninggal dengan Luka Bakar Misterius, Diduga Disiksa Ibu Tiri
  • Wamen Stella Kritik Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak Tidak Jadi WNI
  • Klasemen Liga Saudi: Al Hilal Tertahan, Al Nassr Naik Puncak
  • Dua Gempa Guncang Pangandaran dan Tasik Pagi dan Sore
  • Investor Beralih ke Dividen, IDX High Dividend Melesat
  • OnePlus Pad 3: Tablet Mewah dengan Kinerja Hebat dan Fitur Lengkap
  • Prakiraan Cuaca Gorontalo 23 Februari 2026: Wilayah Boalemo hingga Bone Bolango Diprediksi Hujan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Investor Beralih ke Dividen, IDX High Dividend Melesat
Ekonomi

Investor Beralih ke Dividen, IDX High Dividend Melesat

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com,

JAKARTA – Perhatian para pelaku pasar kini beralih ke aksi pembagian dividen dari saham-saham yang secara historis dikenal royal dalam membagikan dividen. Meskipun periode pembagian dividen masih jauh, harga saham yang terdiskon saat ini membuat tawaran ini semakin menarik.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (25/2/2026), indeks IDX High Dividend 20 menguat sebesar 4,93% sepanjang tahun berjalan 2026 (YtD). Sementara itu, indeks lain seperti LQ45 justru terkoreksi 0,41% YtD, dan IHSG masih terkoreksi 3,76% YtD.

Menurut Muhammad Wafi, Head of Research KISI Sekuritas, hal ini terjadi karena strategi investor untuk “mengamankan” posisi di saham-saham dengan dividen tinggi, terutama sebelum masa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berlangsung.

”Kenaikan IDX High Dividend 20 disebabkan oleh front-running dan rotasi ke safe haven sebelum masa RUPS, karena antisipasi payout yang besar dan mengincar yield yang tinggi,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Kamis (26/2/2026).

Wafi menilai bahwa mayoritas emiten yang masuk dalam indeks ini memiliki potensi kinerja yang solid sepanjang 2025, terutama di sektor perbankan dan energi, khususnya batu bara. Hal ini menjadi alasan bagi investor untuk menjaga posisi di saham-saham strategis.

Indikasi kuat terlihat dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang mencatatkan laba sebesar Rp57,13 triliun pada tahun lalu, dan telah mengalami penguatan 8,47% YtD. Begitu juga dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang naik 6,02% YtD seiring dengan laba Rp56,3 triliun pada tahun lalu.

Di sektor energi, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) juga menguat 41,59% YtD hingga perdagangan kemarin, karena spekulasi pasar terhadap harga emas yang melonjak pada 2026. Ketiga emiten ini tercatat sebagai saham yang royal dalam membagikan dividen.

Menurut Wafi, kombinasi laba bersih yang solid dan struktur neraca yang minim utang memberikan optimisme kepada pasar mengenai dividend payout ratio yang tinggi di tahun ini.

”Momentum dividen ini menjadi katalis domestik kuat untuk menjaga IHSG dan menarik inflow asing. Apalagi di tengah tren penurunan suku bunga global, yield dividen dari emiten Indonesia menjadi sangat menarik di mata asing,” tambahnya.

Meskipun begitu, Wafi merekomendasikan pendekatan selektif terhadap saham-saham di indeks ini. Beberapa saham telah mengalami kenaikan signifikan setelah tekanan MSCI.

Dia merekomendasikan strategi buy on weakness atau akumulasi bertahap pada saham-saham seperti PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Astra International Tbk. (ASII).

Bukit Asam Tbk. – TradingView

Senada dengan pandangan Wafi, Dipta Daniswara, Retail Research Analyst Sinarmas Sekuritas, menilai bahwa menguatnya indeks terkait langkah investor yang mengambil posisi awal terhadap musim pembagian dividen. Posisi ini bahkan rela diamankan oleh investor meski musim pembagian dividen baru akan terlaksana pada periode Maret—April 2026.

Menurutnya, momentum ini akan membuat IHSG bergerak menguat karena kembali menarik minat investor domestik dan asing untuk mengamankan posisi.

”Hal ini dikarenakan investor bukan hanya mengincar dividen, tetapi juga capital gain jelang cum-date,” katanya kepada Bisnis, Kamis (26/2/2026).

Dia merekomendasikan investor tetap realistis dalam memilih saham. Masih ada potensi dividend trap. Menurutnya, saham-saham yang penurunannya relatif terkontrol selepas ex-date adalah perbankan besar.

”Kinerja emiten IDX High Dividend 20 umumnya variatif antarsektor. ANTM sangat diuntungkan dari harga emas yang tinggi, sementara komoditas batu bara mencatat penurunan laba, sementara sektor perbankan berkinerja moderat. Meskipun begitu, kami melihat peluang dividen tetap terbuka,” tegasnya.

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, menambahkan bahwa saham-saham yang masuk dalam indeks ini memiliki volatilitas yang cukup rendah dan stabil.

“Selain itu, kalau diperhatikan, saham-saham tersebut memang memiliki fundamental yang baik serta potensi valuasi di masa yang akan datang,” ujar Nico, Kamis (26/2/2026).

Dia melanjutkan bahwa saat ini saham-saham di indeks royal dividen yang sebaiknya diakumulasi adalah saham-saham yang memiliki fundamental dan valuasi yang baik.

Adapun sejauh ini, Pilarmas Investindo Sekuritas menyukai saham-saham seperti ANTM, ASII, BBCA, INDF, dan JPFA di indeks ini. Menurut Nico, saham-saham ini memiliki kinerja yang cukup baik di tahun ini, di tengah berbagai program populis yang hadir tahun ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pembagian Dividen Bank Mulai, Ini Rencana Big Banks

1 Maret 2026

Hukuman Riva Siahaan dan Anak Riza Chalid dalam Kasus Pengelolaan Minyak

28 Februari 2026

Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn Hari Ini: Finansial, Karier, Kesehatan, dan Cinta

28 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

GIIAM Larang Impor 105 Ribu Pikap India: Ancaman bagi Pasar Komersial

1 Maret 2026

Anak 12 Tahun di Sukabumi Meninggal dengan Luka Bakar Misterius, Diduga Disiksa Ibu Tiri

1 Maret 2026

Wamen Stella Kritik Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak Tidak Jadi WNI

1 Maret 2026

Klasemen Liga Saudi: Al Hilal Tertahan, Al Nassr Naik Puncak

1 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?