Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 12 Februari 2026
Trending
  • Siap Miliki Mobil Baru? 6 Shio Ini Diprediksi Bisa Beli Mobil Tahun 2026
  • 5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai
  • 5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!
  • Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam
  • Alasan Mensos Saifullah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta BPJS PBI: Realokasi ke Warga Lebih Miskin
  • Keuangan Melejit! 4 Zodiak Ini Paling Beruntung Mulai 11 Februari 2026
  • Prediksi Skor Sanfrecce Hiroshima vs Johor Darul Ta’zim Piala Champions AFC 2026
  • Ulasan Lengkap Midea D10-02VD1: Temukan Fitur Unggulannya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Indonesia Targetkan 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut pada 2045
Ekonomi

Indonesia Targetkan 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut pada 2045

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Mei 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Indonesia Targetkan 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut pada 2045
Target konservasi laut 2045(Antara)

PEMERINTAH Indonesia memperkuat komitmennya dalam mencapai target konservasi laut 30% atau sekitar 97,5 juta hektare dari total wilayah laut nasional pada 2045.

Upaya ini ditandai dengan pembentukan Komite Nasional Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan serta peluncuran Forum Nasional MPA-OECM (Marine Protected Areas – Other Effective Area-Based Conservation Measures) dalam acara bertajuk Sosialisasi Visi MPA dan OECM 2045 di Bogor, Rabu (14/5).

Inisiatif ini melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Konsorsium MPA dan OECM—terdiri dari WWF Indonesia, Coral Triangle Center (CTC), RARE Indonesia, Konservasi Indonesia, Pesisir Lestari, dan Rekam Nusantara—dengan dukungan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Komite ini dibentuk sebagai wadah koordinatif untuk memperkuat efektivitas pengelolaan kawasan konservasi formal dan non-formal (OECM), sekaligus memperluas jangkauan konservasi melalui pendekatan kolaboratif.

Baca juga : WWF-KKP Perkuat Kerja Sama untuk Wujudkan Kelautan dan Perikanan Berbasis Ekonomi Biru

Direktur Konservasi Ekosistem KKP, Firdaus Agung, menyampaikan, data terkini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan laut Indonesia masih berada di bawah 60%. Ini adalah indikator yang mengkhawatirkan bagi keberlanjutan sumber daya laut.

Kawasan konservasi pun menjadi elemen vital dalam menjaga produktivitas laut dan mencegah kerusakan ekosistem yang berdampak langsung pada sektor perikanan, wisata bahari, dan mitigasi perubahan iklim.

“Konservasi bukan melarang aktivitas, tapi mengendalikan pemanfaatan laut berbasis sains dan kesepakatan masyarakat. Ini adalah kompromi antara ekologi dan sosial ekonomi,” ungkap Firdaus.

Baca juga : Kolaborasi YKAN dan Masyarakat Lokal untuk Keberlanjutan Ekosistem Laut Papua Barat

Firdaus, menyatakan bahwa komite nasional ini akan menyusun rencana kerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menyediakan data teknis untuk monitoring kawasan konservasi dan OECM.

Sementara itu, Forum MPA-OECM akan menjadi ruang berbagi pengetahuan, praktik baik, dan diseminasi strategi konservasi.

Executive Director Coral Triangle Center (CTC), Rili Djohani, menyebut pembentukan komite dan forum ini sebagai bukti keseriusan Indonesia dalam membangun tata kelola laut yang inklusif dan berdampak.

Baca juga : Perlindungan Lingkungan Laut Diperlukan dalam Penetapan Batas Maritim

Peran OECM dan Kearifan Lokal

Vice President RARE Indonesia, Hari Kushardanto, menekankan potensi besar OECM dalam mendukung target konservasi, dengan estimasi tambahan cakupan hingga 10 juta hektare.

“OECM mencakup wilayah-wilayah berbasis komunitas dan adat yang belum termasuk dalam kawasan konservasi formal, namun telah menjaga laut secara berkelanjutan,” kata dia.

Senada, Direktur Pesisir Lestari, Dina D. Kosasih, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal, khususnya perempuan dan lembaga adat, dalam perencanaan dan pengelolaan konservasi agar tercipta rasa kepemilikan dan keberlanjutan.

Simposium Nasional dan Harapan ke Depan

Semangat kolaboratif ini akan dilanjutkan dalam Simposium MPA-OECM Indonesia 2025 pada 15–16 Mei di IPB Convention Center. Acara ini menjadi ruang penting untuk memperkuat jejaring nasional, membuka data konservasi, dan menyusun strategi implementasi kawasan lindung yang adil, transparan, dan efektif.

Dengan target ambisius “30×45”, serta tata kelola berbasis sains dan inklusi sosial, Indonesia menegaskan perannya sebagai pemimpin regional dalam konservasi laut dan ekonomi biru. (Z-10)

HektarE Indonesia Juta Kawasan Konservasi Laut pada Targetkan
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Keuangan Melejit! 4 Zodiak Ini Paling Beruntung Mulai 11 Februari 2026

12 Februari 2026

Oposisi Hongaria Siap Menang, Janjikan Pajak Lebih Ringan dan Euro

12 Februari 2026

Tidak Mudah, Tapi Bukan Hambatan: Kisah Lulusan Terbaik Unej yang Mengatasi Keterbatasan Ekonomi

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Siap Miliki Mobil Baru? 6 Shio Ini Diprediksi Bisa Beli Mobil Tahun 2026

12 Februari 2026

5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai

12 Februari 2026

5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!

12 Februari 2026

Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam

12 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?