Inara Rusli Melaporkan Virgoun ke Komnas PA atas Dugaan Pemaksaan Hak Asuh Anak
Inara Rusli, yang sebelumnya terlihat menjalani hubungan harmonis dengan mantan suaminya, Virgoun, kini kembali memanas. Kali ini, ia tidak hanya menghadapi masalah dengan Insanul Fahmi, suami sirinya, tetapi juga melawan Virgoun. Inara Rusli mengambil langkah tegas dengan melaporkan mantan suaminya ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) karena dugaan pemaksaan hak asuh anak.
Laporan tersebut dilakukan setelah Inara Rusli menilai bahwa Virgoun telah melakukan tindakan yang dianggap melanggar aturan Mahkamah Agung. Menurut pengakuan Ketua Umum Komnas PA, Agustinus Sirait, pihaknya menerima laporan dari Inara Rusli pada 30 Januari 2026. Ia menyatakan bahwa Inara Rusli melaporkan adanya dugaan Virgoun membawa anak-anaknya secara paksa tanpa persetujuan dari ibunya.
“Kami mendukung Ibu IR karena berdasarkan fakta dan keadaannya hari ini, menurut surat dari keputusan pengadilan bahwa hak asuh anak itu berada di tangan si Ibu,” ujar Agustinus Sirait.
Menurut Agustinus, tindakan Virgoun dianggap sebagai bentuk kekerasan terhadap anak-anak. Ia menegaskan bahwa Komnas PA tidak akan membiarkan siapa pun, termasuk ayah kandung, untuk mengambil anak tanpa persetujuan dari ibunya yang memiliki hak asuh.
“Ini bagian dari kekerasan sebetulnya. Karena kita juga harus memikirkan bagaimana psikisnya anak-anak,” tambahnya.
Inara Rusli Mengklaim Virgoun Memutus Akses Komunikasi
Selain dugaan pemaksaan, Inara Rusli juga mengklaim bahwa Virgoun memutus akses komunikasi antara dirinya dan anak-anaknya. Ia menyatakan bahwa setelah mengambil anak secara paksa, Virgoun membatasi kontak antara Inara dan anak-anaknya.
“Dan baru tadi si Ibu IR ini akhirnya setelah sekian lama mendatangi sekolah anaknya supaya bisa bertemu dengan anaknya,” jelas Agustinus Sirait.
Pihak Komnas PA kemudian menyarankan agar dilakukan mediasi antara Inara Rusli dan Virgoun. Agustinus menegaskan bahwa pihaknya siap memfasilitasi upaya damai antara kedua belah pihak.
“Kami mintakan nanti untuk memanggil ke Komnas Perlindungan Anak supaya bisa mengklarifikasi ini dan kita cari titik temu, ya,” ujarnya.
Pengakuan Ibu Virgoun tentang Sifat Inara Rusli
Sementara itu, ibu Virgoun, Eva Manurung, secara terbuka membongkar pengalaman pahit selama Inara Rusli masih menjadi bagian dari keluarganya. Setelah lama memilih diam, ia akhirnya angkat bicara dalam sebuah perbincangan bersama Krisna Murdi di kanal YouTube sang presenter.

Eva Manurung menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan bukanlah bentuk serangan pribadi. Ia menyebut semua pernyataannya murni berdasarkan apa yang ia saksikan sendiri.
“Saya bukan mau menjelek-jelekin, memang kenyataan hidupnya seperti itu,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa selama satu tahun saja, jumlah ART di rumah Inara Rusli bisa mencapai puluhan orang. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya masalah serius dalam rumah tangga mantan menantunya.
“Setahun pembantu itu bisa ganti-ganti 60 orang, easy come, easy go,” ungkap Eva dengan nada tegas.
Eva juga menyebut para ART yang pergi justru membawa luka emosional. “SOP-nya nggak cocok, orang keluar dari sana itu membawa luka dan duka,” sambungnya.
Kritik terhadap Pola Asuh Inara Rusli
Selain soal ART, Eva Manurung juga mengungkit persoalan yang lebih sensitif, yakni pola asuh Inara Rusli terhadap anak-anaknya. Sebagai seorang nenek, ia mengaku kerap merasa geram melihat cara mendisiplinkan cucu-cucunya.
Menurut Eva Manurung, sikap yang ditunjukkan Inara kerap melampaui batas kewajaran. Ia menuding Inara Rusli pernah melakukan tindakan kasar terhadap anaknya.
“Gimana ya? Kalau lo mukulin anak kayak mukulin ini, kayak mukulin maling?” ucap Eva Manurung dengan nada emosional.
Ia kemudian menggambarkan beberapa kejadian yang ia klaim pernah disaksikan langsung. Salah satu kejadian yang disebut Eva Manurung adalah saat Inara diduga menjambak dan menyeret anaknya dari tangga.



