Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, 10 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Hari Ini Jemaah Ponpes Mahfilud Duror di Jember Mulai Berpuasa Ramadan 1447 H
    Nasional

    Hari Ini Jemaah Ponpes Mahfilud Duror di Jember Mulai Berpuasa Ramadan 1447 H

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ratusan Jemaah Pondok Pesantren Mahfilud Duror Mulai Puasa Ramadan 1447 H

    Hari ini, Selasa (17/2/2026), ratusan jemaah dari Pondok Pesantren Mahfilud Duror di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Jember Utara, Jawa Timur sudah memasuki ibadah puasa 1447 H. Mereka melaksanakan salat Tarawih pada Senin (16/2/2026) malam.

    Penggunaan metode penetapan awal Ramadan yang digunakan oleh pesantren ini tidak mengikuti metode rukyatul hilal maupun hisab yang biasa diterapkan oleh Muhammadiyah. Pengasuh Ponpes Mahfilud Duror, KH Ali Wafa Abdullah, menjelaskan bahwa penentuan awal Ramadan dilakukan berdasarkan perhitungan lima hari dari awal Ramadan tahun sebelumnya. Selain itu, metode ini juga dihitung enam hari setelah penetapan wukuf.

    “Kami menghitung lima hari dari awal Ramadan tahun lalu, dan enam hari setelah wukuf,” ujarnya. Menurutnya, hitungan tersebut merupakan ajaran dari guru kiai sepuh Ponpes ini bernama KH Abdul Hamid, yang tercantum dalam kitab Nushatul Majaalis wa Muntohabul Nafaais. Metode ini telah diterapkan sejak tahun 1826.

    Ali Wafa menilai bahwa perbedaan penetapan awal Ramadan adalah bagian dari keragaman yang menjadi rahmat Tuhan. “Jadi saya mengawali sekarang, mungkin yang lain akan mulai besok atau lusa itu semua benar, tidak ada yang salah. Yang salah itu yang tidak puasa,” katanya.

    Perbedaan Awal Puasa di Kalangan Umat Islam Indonesia

    Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyatakan bahwa awal Ramadan 1447 Hijriah berpotensi berbeda di kalangan umat Islam Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan kedewasaan dan menjaga ukhuwah Islamiyah.

    Menurutnya, hampir dapat dipastikan terdapat perbedaan dalam penetapan 1 Ramadan tahun ini. “Hampir dipastikan berpotensi berbeda, mengawali Ramadan ini kita berbeda. Karena sudah ada yang menetapkan awal Ramadan pada 18 Februari ini, karena menggunakan hisab sekaligus kalender global,” ujarnya.

    Sementara itu, kelompok lain menggunakan metode hisab yang dipadukan dengan imkan rukyat, yakni kemungkinan hilal dapat terlihat saat matahari terbenam. Namun, menurut Kiai Cholil, posisi hilal diperkirakan masih berada di bawah 3 derajat. Padahal, berdasarkan kesepakatan MABIMS atau forum ulama Asia Tenggara yang terdiri dari Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei Darussalam, hilal dinyatakan dapat terlihat jika telah berada di atas 3 derajat.

    Jadwal Puasa Berdasarkan Metode Berbeda

    Berikut perbedaan penetapan versi Muhammadiyah, NU dan pemerintah:

    Jadwal Puasa Muhammadiyah

    Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui maklumat resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026) besok. Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, yakni perhitungan astronomi yang memastikan posisi bulan sudah memenuhi syarat terlihat secara teoritis.

    Jadwal Puasa NU

    Nahdlatul Ulama (NU) tetap menggunakan metode rukyat atau pengamatan hilal secara langsung. Hasil rukyat NU biasanya sejalan dengan keputusan resmi pemerintah setelah proses pengamatan dilakukan.

    Jadwal Puasa Pemerintah

    Berdasarkan kalender Hijriah nasional, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Namun, pemerintah belum menetapkan secara resmi. Penetapan dilakukan melalui Sidang Isbat di Auditorium H M Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026). Sidang Isbat mempertemukan data hisab (perhitungan astronomi) dengan hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) di 96 lokasi seluruh Indonesia.

    Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan ijtimak menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa (17/2/2026) pukul 19.01 WIB. Posisi hilal saat matahari terbenam masih di bawah ufuk, sehingga belum memenuhi syarat terlihat.

    “Hasil hisab dan rukyat akan kami bahas bersama. Keputusan akhir disampaikan kepada masyarakat agar menjadi pedoman bersama umat Islam di Indonesia,” kata Abu Rokhmad. Hingga berita ini diturunkan, pemerintah belum mengumumkan hasil resmi Sidang Isbat.

    Keputusan final akan menjadi pedoman bersama umat Islam di Indonesia, sementara masyarakat menanti dengan penuh harap datangnya bulan suci Ramadan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?