Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 19 Mei 2026
Trending
  • Soal Ujian Akhir TIK Kelas 6 SD 2026 dengan Kunci Jawaban
  • Shio ini tetap kuat di tengah krisis tahun 2026
  • Jejak Karier Roy Riady, Jaksa yang Menuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara, Ini Harta Kekayaannya
  • Dampak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diperdebatkan, SMAN 1 Sambas Menolak dan Minta Nama Baik Dipulihkan
  • Profil Timnas Meksiko, Tuan Rumah Piala Dunia 2026 yang Ingin Patahkan Kutukan Babak 16 Besar
  • Ramalan Zodiak Aquarius Hari Ini: Karier Menarik dan Rezeki dari Ide Baru
  • AS Jamin Tetangga RI Miliki Kapal Selam Nuklir Mampu Menembak Seribu Kilometer
  • Selain Harga Tiket Mahal, Penumpang Menghadapi Ketidakpastian Penerbangan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Harga Kopi Naik di Solo, Akibat Meroketnya Gerai Kafe
Nasional

Harga Kopi Naik di Solo, Akibat Meroketnya Gerai Kafe

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Harga Sembako Stabil, Tapi Harga Biji Kopi Naik di Solo

Harga sembako di Kota Solo tercatat relatif stabil selama momen Tahun Baru 2026. Namun, berbeda dengan harga biji kopi yang justru mengalami kenaikan di pergantian tahun ini. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Wali Kota Solo, Respati Ardi.

Menurutnya, kenaikan harga biji kopi disebabkan oleh maraknya kedai kopi di berbagai sudut kota. Pertumbuhan jumlah kedai kopi ini tergolong pesat dan berdampak pada permintaan pasar. Respati menjelaskan bahwa secara umum, kondisi ketahanan pangan untuk kebutuhan pokok masih tergolong aman.

Pemerintah Kota Solo telah melakukan berbagai upaya pengendalian harga melalui operasi pasar murah. Langkah ini dinilai cukup efektif dalam menjaga stabilitas harga. Namun, ada sejumlah komoditas yang tetap perlu diawasi karena berpotensi memberi tekanan terhadap inflasi daerah.

“Yang kita konsentrasi adalah bawang merah, bawang putih, dan cabai. Tiga komoditas itu yang utama karena menjadi penyumbang inflasi. Selain itu, pertumbuhan coffee shop juga turut memberi dampak pada inflasi di perekonomian kita,” ujar Respati Ardi saat ditemui, Jumat (2/1/2025).

Kedai Kopi Terus Bertambah

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo menunjukkan bahwa jumlah kedai kopi pada 2023 tercatat sebanyak 109 unit. Angka tersebut terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap budaya ngopi. Memasuki 2025, pertumbuhan kedai kopi semakin terlihat.

Di sepanjang Jalan Slamet Riyadi saja, tercatat ada 23 kedai kopi yang beroperasi, belum termasuk kawasan lain di Kota Solo. “Secara total ada 174 coffee shop baru, dan rata-rata usianya masih relatif baru,” katanya.

Respati menilai, menjamurnya kedai kopi tak bisa dilepaskan dari perubahan gaya hidup masyarakat, baik warga lokal maupun pendatang. Tren nongkrong di kedai kopi turut mendorong lonjakan permintaan biji kopi, yang pada akhirnya berdampak pada harga.

“Ini mungkin soal tren. Pola konsumsi yang terlalu konsumtif juga kurang baik. Harga biji kopi sekarang cukup tinggi. Saya mendapat banyak masukan karena permintaannya besar, sehingga muncul harga-harga yang agak anomali,” ujarnya.

Ia berharap, meningkatnya aktivitas ekonomi dari sektor kedai kopi tetap diimbangi dengan pengendalian harga agar tidak menimbulkan tekanan inflasi yang berlebihan di Kota Solo.

Kerja Sama dengan Daerah Penghasil Kopi

Pemerintah Kota Solo tengah menjajaki kerja sama dengan daerah penghasil kopi, seperti Kabupaten Temanggung, untuk menjaga stabilitas harga biji kopi. “Supaya harganya bisa stabil dan tidak saling ‘membunuh’. Kalau satu industri peningkatannya terlalu drastis pasti tidak sehat. Di sini pemerintah harus hadir sebagai penengah,” jelasnya.

Selain persoalan harga, Respati juga menyoroti dampak lain dari maraknya kedai kopi, yaitu keterbatasan lahan parkir. “Penataan parkir juga sedang kita atur. Tahun ini kita mengusung konsep park and ride. Nantinya, kantong-kantong parkir akan kita kerja samakan dengan pihak swasta yang memiliki lahan kosong untuk dimanfaatkan sebagai area parkir,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

AS Jamin Tetangga RI Miliki Kapal Selam Nuklir Mampu Menembak Seribu Kilometer

19 Mei 2026

Jejak Karier Roy Riady, Jaksa yang Menuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara, Ini Harta Kekayaannya

19 Mei 2026

Dampak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diperdebatkan, SMAN 1 Sambas Menolak dan Minta Nama Baik Dipulihkan

19 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Soal Ujian Akhir TIK Kelas 6 SD 2026 dengan Kunci Jawaban

19 Mei 2026

Shio ini tetap kuat di tengah krisis tahun 2026

19 Mei 2026

Jejak Karier Roy Riady, Jaksa yang Menuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara, Ini Harta Kekayaannya

19 Mei 2026

Dampak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diperdebatkan, SMAN 1 Sambas Menolak dan Minta Nama Baik Dipulihkan

19 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?