Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Hanya Mencari Bakat, NPC dan Kemenpora Gelar Pelatihan Klasifikasi Atlet Disabilitas
    Olahraga

    Hanya Mencari Bakat, NPC dan Kemenpora Gelar Pelatihan Klasifikasi Atlet Disabilitas

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 May 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pelatihan Klasifikasi Olahraga Disabilitas Tingkat Nasional

    Pelatihan klasifikasi olahraga disabilitas tingkat nasional untuk kategori disabilitas fisik sedang berlangsung. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dalam mencari atlet potensial. Pelatihan ini diselenggarakan oleh National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI).

    Acara pelatihan ini diadakan di Surakarta, Jawa Tengah, mulai dari Selasa (19/5/2026) hingga Jumat (22/5/2026). Sebanyak 45 peserta dari 17 provinsi hadir untuk mengikuti pelatihan selama empat hari. Para peserta wajib memiliki latar belakang sebagai fisioterapis atau dokter spesialis, terutama kedokteran fisik dan rehabilitasi.

    Selama empat hari pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi terkait proses klasifikasi calon atlet disabilitas fisik. Salah satu pemateri adalah dokter Retno Setianing, Sp.KFR (K), yang sudah berpengalaman membantu NPC Indonesia dalam pengembangan olahraga disabilitas.

    Retno merasa senang karena Kemenpora bersama NPC Indonesia bisa menggelar pelatihan klasifikasi disabilitas fisik nasional. Ia menyampaikan bahwa selama ini ada atlet yang sudah dilatih secara maksimal, tetapi ketika dibawa ke klasifikasi tidak memenuhi syarat. Hal ini menurutnya sangat sayang mengingat proses pembinaan dan biaya yang telah dikeluarkan.

    Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi penting agar Indonesia memiliki sosok-sosok yang kompeten dalam melakukan klasifikasi terhadap calon atlet olahraga disabilitas. Keberadaan klasifikator atau classifier dapat meningkatkan efektivitas dalam mendeteksi atau membina calon-calon atlet potensial.

    “Kita perlu memperbanyak classifier, terutama classifier disabilitas fisik,” ujar Retno. “Harapan kami, ketika ada penyandang disabilitas yang tertarik berolahraga dan mengikuti olahraga prestasi, para peserta yang telah dilatih bisa melakukan pemeriksaan apakah calon atlet tersebut memenuhi syarat.”

    Para peserta tidak hanya mengikuti kelas teori di Hotel Solia Zigna Solo, tetapi juga diajak ke Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) di Delingan, Kabupaten Karanganyar, untuk melihat proses latihan dan melakukan praktik klasifikasi beberapa cabang olahraga.

    “Setelah proses tersebut, kegiatan ini juga ada ujiannya, karena ini proses yang tidak main-main dan tanggung jawab di daerahnya,” jelas Retno. “Mereka harus lolos terlebih dahulu bahwa mereka sudah pantas menjadi seorang classifier.”

    Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dibagi dalam dua tahap. Pelatihan tahap pertama yang mengundang peserta dari Indonesia bagian barat, meliputi wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Setelah ini, pelatihan akan difokuskan untuk wilayah Indonesia Timur.

    “Kami berharap pada kuartal ketiga nanti pelatihan klasifikasi disabilitas fisik nasional bisa digelar untuk daerah yang sekarang belum ikut,” kata Rima. “Kemungkinan kawasan Indonesia Timur bisa ikut di sekitar bulan September.”

    NPC Indonesia berharap dari kegiatan ini muncul banyak classifier yang membantu dalam pengembangan olahraga disabilitas secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

    “Harapan kami dapat melahirkan banyak classifier nasional yang bisa membantu NPC Indonesia provinsi di daerah masing-masing untuk mencari dan mengklasifikasikan atlet disabilitas dengan tepat dan akurat,” ujar Rima. “Mereka nantinya juga bisa membantu bibit-bibit atlet disabilitas.”

    Hal yang sama juga diungkapkan Plt Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi Kemenpora, Leny Kurnia. Menurutnya, pelatihan klasifikasi disabilitas fisik sangat penting mengingat NPC Indonesia memiliki kans besar dalam meraih medali di ajang Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade 2028.

    “Kami membutuhkan banyak pelatih klasifikasi disabilitas ini. Saat ini, kami masih dalam proses getok tular,” ungkap Leny. “Teman-teman mengikuti pelatihan ini atas rekomendasi dari pengurus cabang. Kami berharap peserta bisa mengajarkan ilmu kepada rekan-rekan di daerahnya yang belum bisa mengikuti pelatihan di sini.”

    Sebagai informasi, perbedaan olahraga disabilitas dengan non-disabilitas salah satunya adalah peraturan klasifikasi. Klasifikasi menjadi bagian penting untuk mengelompokkan atlet berdasarkan jenis dan tingkat hambatannya. Sistem klasifikasi ini memastikan pertandingan diselenggarakan secara adil.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?