Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 14 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Grok Prediksi Serangan AS ke Iran Viral, Elon Musk Beri Tanggapan
Teknologi

Grok Prediksi Serangan AS ke Iran Viral, Elon Musk Beri Tanggapan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Prediksi Grok tentang Serangan AS-Israel ke Iran Viral di Media Sosial

Media sosial X kembali diramaikan oleh berbagai klaim yang menyebut bahwa chatbot AI bernama Grok, yang dikembangkan oleh xAI, mampu memprediksi waktu serangan militer terkoordinasi antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Klaim ini menyebar setelah tangkapan layar jawaban Grok beredar luas dan disandingkan dengan laporan serangan yang terjadi pada tanggal yang sama. Unggahan tersebut memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosial. Sejumlah warganet mulai mempertanyakan apakah AI milik Elon Musk benar-benar mampu memprediksi peristiwa di masa depan atau memiliki akses ke informasi sensitif.

Isu ini semakin menjadi sorotan setelah Elon Musk, pendiri xAI sekaligus pemilik platform X (sebelumnya Twitter), menanggapi perbincangan tersebut melalui akun pribadinya. Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa jawaban Grok berasal dari skenario uji coba, bukan dari kemampuan prediksi nyata maupun akses terhadap informasi rahasia.

1. Grok Menyebut Tanggal Spesifik dalam Skenario Serangan AS-Israel ke Iran

Laporan dari media Israel, The Jerusalem Post, menyebutkan bahwa pada 25 Februari 2026, empat model bahasa besar (Large Language Model/LLM) diuji dengan perintah yang sama. Keempat model tersebut adalah Claude dari Anthropic, Gemini milik Google, ChatGPT besutan OpenAI, dan Grok yang dikembangkan xAI. Model-model ini diminta memperkirakan kemungkinan waktu serangan Amerika Serikat terhadap Iran dalam sebuah skenario hipotetis. Pengujian tersebut bertujuan melihat bagaimana masing-masing model merespons pertanyaan bernuansa geopolitik di bawah asumsi tertentu, bukan untuk menghasilkan prediksi nyata atas peristiwa dunia.

Dalam hasil pengujian, Grok memberikan jawaban yang sangat spesifik, yakni Sabtu, 28 Februari 2026. Model tersebut menyertakan sejumlah alasan, termasuk dinamika diplomasi internasional dan perkembangan pembicaraan di Jenewa. Sementara itu, model AI lain cenderung memberikan jawaban yang lebih umum, menyertakan tingkat ketidakpastian, atau menyesuaikan respons ketika diberi pertanyaan lanjutan.

Laporan itu juga menekankan bahwa model-model AI pada dasarnya diarahkan untuk memberikan jawaban tegas dalam kerangka skenario yang telah ditentukan. Secara desain, AI generatif tidak memiliki kemampuan untuk mengetahui rencana militer rahasia maupun memprediksi masa depan secara faktual. Respons yang dihasilkan merupakan hasil analisis pola data dan informasi yang telah tersedia di ruang publik.

2. Mengapa Prediksi Grok Soal Serangan AS-Israel ke Iran Menjadi Viral di X?

Pada 28 Februari 2026, sejumlah media internasional melaporkan aksi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap infrastruktur militer Iran. Momen ini membuat tangkapan layar jawaban Grok kembali beredar dan disandingkan dengan pemberitaan terbaru. Di platform X, akun XFreeze membandingkan respons Grok dengan laporan serangan tersebut. Dari sinilah muncul narasi bahwa Grok seolah telah memprediksi tanggal kejadian.

Namun, laporan The Jerusalem Post menegaskan bahwa tanggal yang disebut Grok bukanlah sebuah prediksi. Jawaban itu disebut disusun berdasarkan informasi dan spekulasi yang sebelumnya telah ramai dibicarakan publik, termasuk terkait ketegangan diplomatik di kawasan. Ketika serangan terjadi pada tanggal yang sama, sebagian warganet menganggapnya sebagai bukti kemampuan prediktif AI, meski konteks awal jawabannya berbeda.

3. Respons Elon Musk atas Viralnya Prediksi Grok Soal Serangan AS-Israel ke Iran

Elon Musk menanggapi percakapan viral tersebut melalui akun X pribadinya. Dalam unggahan pada 28 Februari 2026, ia menulis, “Prediction of the future is the best measure of intelligence.” Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas unggahan yang menyoroti jawaban Grok bersamaan dengan laporan serangan tersebut.

Pendiri xAI sekaligus pemilik platform X itu tidak menyatakan bahwa Grok memiliki pengetahuan sebelumnya terkait perencanaan militer rahasia. Ia juga tidak mengklaim chatbot tersebut memiliki kemampuan prediksi nyata atau akses ke intelijen khusus. Meski singkat, komentarnya memicu perdebatan lanjutan mengenai sejauh mana kemampuan AI dalam membaca pola informasi yang tersedia secara publik.

Viralnya tangkapan layar tersebut dan respons Elon Musk menunjukkan bagaimana pernyataan AI dapat dengan cepat memicu perbincangan global. Di sisi lain, peristiwa ini juga menyoroti pentingnya memahami konteks jawaban AI sebelum menarik kesimpulan lebih jauh.

Berita Terkini Lainnya

Lagi Viral, 5 Cara Bikin ‘Caricature of Me and My Job’ di ChatGPT

Cara Bikin Ucapan Ramadan 2026 Pakai ChatGPT, Praktis!

Google Luncurkan Nano Banana 2, Lebih Cepat dan Realistis?

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya

11 Juli 2026

Waktu luang jadi ruang kreatif untuk modifikasi skutik murah

11 Juli 2026

Harga iPhone 17e 512GB Stabil, Ini Update Terbaru iPhone 17e dan Seri iPhone 17 iBox

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?