Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Gempa M2,2 Guncang Majalengka Saat Sahur, BMKG: Pusat di Darat
    Nasional

    Gempa M2,2 Guncang Majalengka Saat Sahur, BMKG: Pusat di Darat

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 February 2026No Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Gempa Guncang Majalengka dan Wilayah Lain di Jawa Barat

    Pada Rabu (25/2/2026), wilayah Majalengka, Jawa Barat diguncang gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 2,2. Gempa terjadi pada pukul 03.48 WIB saat masyarakat sedang sahur. Pusat gempa berada di darat, sekitar 21 km selatan Kabupaten Majalengka, dengan kedalaman 14 km. BMKG Wilayah II melaporkan informasi ini, namun memberikan disclaimer bahwa data yang diberikan masih dalam proses pengolahan dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

    BMKG menyampaikan informasi gempa tersebut melalui akun X @bmkgwilayah2, dengan detail lokasi gempa berada di koordinat 7.03 LS – 108.24 BT. Meski gempa tidak terasa kuat, masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG.

    Sebelumnya, beberapa gempa juga terjadi di wilayah Priangan, Jawa Barat. Pada Selasa (24/2/2026) siang, dua gempa mengguncang Pangandaran dan Tasikmalaya. Gempa pertama terjadi di Pangandaran dengan kekuatan Magnitudo 3,6, pusat gempa berada di laut, 76 km tenggara Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 24 km. Gempa kedua terjadi di Tasikmalaya dengan kekuatan Magnitudo 2,1, pusat gempa berada di darat, 7 km tenggara Kota Tasikmalaya, dengan kedalaman 10 km. Kedua gempa ini juga disertai disclaimer dari BMKG.

    Selain itu, gempa juga terjadi di Cianjur pada pagi hari, yaitu pukul 06.57 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,3. Pusat gempa berada di darat, 29 km tenggara Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 167 km. BMKG kembali menegaskan bahwa data yang diberikan belum stabil dan bisa berubah.

    Gempa juga terjadi di Bogor pada malam hari, Senin (23/2/2026), dengan kekuatan Magnitudo 2,2. Pusat gempa berada di darat, 30 km barat daya Kota Bogor, dengan kedalaman 16 km. Sementara itu, gempa juga mengguncang Purwakarta pada pagi hari, dengan kekuatan Magnitudo 2,6, pusat gempa berada di darat, 19 km barat daya Kabupaten Purwakarta, dengan kedalaman 12 km.

    Sebelumnya, gempa juga terjadi di Pangandaran pada Sabtu (21/2/2026) malam, dengan kekuatan Magnitudo 2,2. Pusat gempa berada di darat, 8 km timur laut Kabupaten Pangandaran, dengan kedalaman 87 km. Gempa ini terjadi jelang salat tarawih.

    BMKG juga memberikan penjelasan tentang skala MMI (Modified Mercalli Intensity) untuk membantu masyarakat memahami tingkat getaran gempa. Berikut adalah penjelasan skala MMI:

    • I MMI

      Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

    • II MMI

      Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

    • III MMI

      Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

    • IV MMI

      Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

    • V MMI

      Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

    • VI MMI

      Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

    • VII MMI

      Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

    • VIII MMI

      Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

    • IX MMI

      Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

    • X MMI

      Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

    • XI MMI

      Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

    • XII MMI

      Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

    Tindakan Saat Gempa Terjadi

    Jika terjadi gempa, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

    1. Tetap tenang

      Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang! Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

    2. Di dalam rumah

      Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

    3. Di luar ruangan

      Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

    4. Di kerumunan

      Gempa bisa terjadi kapan saja. JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

    5. Di gunung atau dataran tinggi

      Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

    6. Di laut

      Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

    7. Di dalam kendaraan

      Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?