Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 16 September 2026
Trending
  • Prediksi skor Al Faisaly vs Al Ittihad di Liga Arab Saudi: Kans The Tigers taklukkan tuan rumah
  • Masih lanjut! 14 promo 9.9 kuliner favorit yang masih berlaku, ada PHD hingga HokBen
  • Pengamat ragukan kepastian Jokowi hadiri sidang Roy Suryo: Meski ada jaminan dan janji
  • 5 weton dengan jalan rezeki berliku menurut primbon Jawa, benarkah harus jatuh bangun sebelum mapan?
  • Prediksi skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani siap libas tim tamu di Sinigaglia
  • 12 ramalan keuangan shio besok Jumat 11 September 2026: Karier, Bisnis, Hoki finansial
  • Diskusi “Bagi Indonesia”, keterlibatan politik etnik Tionghoa buktikan loyalitas kebangsaan
  • Opini: Menghidupkan olahraga bukan mencari kehidupan dari olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Fenomena Haji Jalan Kaki, Kemenag Soroti Pentingnya Visa Resmi
Pariwisata

Fenomena Haji Jalan Kaki, Kemenag Soroti Pentingnya Visa Resmi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Fenomena Calon Jemaah Haji yang Berjalan Kaki Menuju Mekkah

Fenomena calon jemaah haji yang memilih perjalanan panjang lintas negara demi menunaikan rukun Islam kelima kembali menjadi sorotan publik. Di tengah kemudahan transportasi modern, tekad sejumlah warga Indonesia untuk menempuh perjalanan tersebut dengan berjalan kaki atau cara lain selain jalur resmi menjadi perbincangan, sekaligus memicu perhatian pemerintah terkait aspek keselamatan dan ketentuan keimigrasian.

Terbaru, Syeckh Muhammad Alif, seorang warga Kota Padang, Sumatera Barat, kembali meneguhkan niatnya untuk menunaikan ibadah haji dengan berjalan kaki menuju Mekkah. Perjalanan ini dimulai usai Salat Jumat pada tanggal 16 Januari 2026 lalu dari Masjid Mujahiddin, Kota Padang. Keberangkatan Alif disaksikan oleh banyak orang, termasuk keluarga dan kerabat yang hadir untuk melepasnya. Langkah awalnya dilepas dengan lantunan takbir dan doa dari para jemaah, sementara isak tangis keluarga mengiringi kepergian Alif.

Alif menargetkan perjalanan menuju Tanah Suci itu ditempuh dalam waktu sekitar satu tahun. Upaya berjalan kaki menuju Mekkah bukan kali pertama dilakukan Alif. Pada percobaan pertamanya pada 2012, perjalanan tersebut terhenti di Myanmar. Sementara pada upaya kedua, Alif hanya mampu mencapai Batam lantaran adanya pembatasan perjalanan saat pandemi Covid-19.

Meski dua kali gagal mencapai tujuan, Alif kembali memantapkan tekadnya untuk menempuh perjalanan panjang tersebut. Ia berharap dapat tiba di Mekkah dan menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji secara utuh.

Menanggapi fenomena tersebut, Kementerian Haji dan Umrah memberikan penjelasan terkait ketentuan perjalanan ibadah haji dan umrah. Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah, Harun Ar-Rasyid, menyebutkan bahwa secara prinsip, niat masyarakat untuk menunaikan ibadah merupakan hak asasi yang tidak bisa dilarang oleh pemerintah Indonesia.

“Ini sebenarnya antara hubungan dua negara, antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Saudi Arabia. Kalau dari pemerintah Indonesia, orang mau naik motor, sepeda, atau berjalan kaki itu hak asasi manusia,” kata Harun, Kamis (5/2/2026).

Namun demikian, Harun menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada ketentuan masuk ke wilayah Arab Saudi. Setiap orang yang hendak memasuki Mekkah untuk ibadah haji maupun umrah tetap wajib memiliki visa yang sesuai. “Masalahnya nanti di Saudi, visa tidak bisa masuk. Mau naik motor atau jalan kaki tetap harus punya visa, baik itu visa haji maupun visa umrah. Sepanjang pemerintah Saudi memberikan izin, kita juga tidak bisa menghalangi,” ujarnya.

Harun menambahkan, pemerintah Indonesia tetap mengimbau masyarakat agar mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan agar calon jemaah tidak nekat berangkat tanpa dokumen resmi, terutama visa haji. “Sudah banyak kejadian, orang sudah sampai di Jeddah tapi tidak bisa masuk ke Mekkah. Di sana ada delapan sampai sepuluh pos pemeriksaan. Bisa saja lolos di pos awal, tapi tertahan di pos berikutnya atau di pos terakhir,” jelasnya.

Hal serupa juga berlaku bagi jemaah yang masuk melalui Madinah. Menurut Harun, terdapat sejumlah pos pemeriksaan yang harus dilalui sebelum memasuki kawasan Mekkah. Oleh karena itu, Kementerian Haji dan Umrah kembali mengingatkan masyarakat yang berniat menunaikan ibadah haji atau umrah agar mengikuti prosedur resmi dan memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, guna menghindari kendala dan risiko di negara tujuan.

Tips untuk Calon Jemaah Haji

  • Pastikan memiliki visa haji atau umrah yang valid sebelum melakukan perjalanan.
  • Ikuti prosedur resmi yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.
  • Persiapkan dokumen perjalanan lengkap, termasuk paspor dan surat keterangan kesehatan.
  • Jangan melakukan perjalanan tanpa izin resmi, karena dapat menyebabkan masalah di perbatasan.
  • Periksa informasi terbaru mengenai kebijakan keimigrasian dan perjalanan ibadah haji.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah

31 Agustus 2026

3 Rekomendasi Film Jalan-Jalan Gong Hyo Jin, Terbaru The Journey to Gyeongju

31 Agustus 2026

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (24/8), Cek Sekarang!

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Al Faisaly vs Al Ittihad di Liga Arab Saudi: Kans The Tigers taklukkan tuan rumah

16 September 2026

Masih lanjut! 14 promo 9.9 kuliner favorit yang masih berlaku, ada PHD hingga HokBen

16 September 2026

Pengamat ragukan kepastian Jokowi hadiri sidang Roy Suryo: Meski ada jaminan dan janji

16 September 2026

5 weton dengan jalan rezeki berliku menurut primbon Jawa, benarkah harus jatuh bangun sebelum mapan?

15 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?