Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Trending
  • Injil Katolik Hari Ini: 11 Mei 2026 dan Mazmur Tanggapan
  • Mahfud MD Bongkar Kekacauan Penegakan Hukum
  • Ebenezer Siap Dihukum Mati Jika Terbukti Peras Pengusaha
  • Tim Mutiara Hitam siap bertarung habis-habisan di laga penentu Liga 1
  • Busi Balap: Meningkatkan Performa atau Hanya Ilusi?
  • Mengapa Alam Semesta Ada? Ilmuwan Temukan Petunjuknya di Sini
  • Jalur Marathon Menuju MJM 2026, Bank Mandiri Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan
  • Mereka yang Berjuang Melawan Kekerasan Neo-Nazi di Ibu Kota
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Febri Diansyah Sebut Keterangan Wahyu Setiawan Soal Aliran Dana Hasto Kabar Burung
Politik

Febri Diansyah Sebut Keterangan Wahyu Setiawan Soal Aliran Dana Hasto Kabar Burung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Febri Diansyah Sebut Keterangan Wahyu Setiawan Soal Aliran Dana Hasto Kabar Burung
Pengacara Hasto, Febri Diansyah di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 17 April 2025.(Dok. MGN)

KUBU Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meragukan keterangan mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan soal mendengarnya aliran dana suap berasal dari Hasto. Mereka menilai keterangan itu sebagai kabar burung.

“Di hukum itu dikenal dengan testimonium de auditu atau dalam bahasa sehari harinya kabar burung,” kata Pengacara Hasto, Febri Diansyah di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 17 April 2025.

Febri mengatakan, keterangan Wahyu tidak bisa dipegang karena dinilai tidak kuat. Sebab, dia bukan orang yang langsung melihat aliran dana yang diduga dari Hasto.

Baca juga : Eks Ketua KPU Ngaku Harun Masiku Perlihatkan Fotonya Bersanding dengan Megawati dan Hatta Ali

“Testimonium de auditu atau kabar burung atau ketika seseorang itu mendengar dari orang lain itu tidak bisa digunakan sebagai bukti dalam hukum acara pidana kita,” ucap Febri.

Majelis hakim diminta mengabaikan keterangan dari Wahyu soal aliran dana dari Hasto. Karena, eks Komisioner KPU itu cuma mendengar dari keterangan orang lain.

“Apa yang disampaikan oleh Saudara Wahyu tadi sebagai saksi, terkait dia mendengar ada orang lain yang berbicara itu masuk kategori testimonium de auditu menurut kami dan seharusnya itu tidak bisa digunakan,” ujar Febri.

Baca juga : Wahyu Setiawan Menduga Uang Suap Untuknya Berasal dari Hasto Kristiyanto

Hasto Kristiyanto didakwa menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan bersama dengan Advokat Donny Tri Istiqomah, Kader PDIP Saeful Bahri, dan buronan Harun Masiku. Uang yang diberikan dimaksudkan agar Harun bisa mendapatkan kursi sebagai anggota DPR lewat jalur PAW.

Selain itu, Hasto juga didakwa melakukan perintangan penyidikan. Salah satu tuduhan terhadapnya yakni, memerintahkan Harun dan stafnya, Kusnadi merusak ponsel.

Dalam dugaan perintangan penyidikan, Hasto didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sementara itu, dalam dugaan suap, dia didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (H-3)

Aliran Burung Dana Diansyah Febri Hasto Kabar Keterangan Sebut Setiawan Soal Wahyu
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mahfud MD Bongkar Kekacauan Penegakan Hukum

14 Mei 2026

Tim Mutiara Hitam siap bertarung habis-habisan di laga penentu Liga 1

14 Mei 2026

Wajib Militer Jerman: Wajib Jadi Prajurit atau Denda

14 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Injil Katolik Hari Ini: 11 Mei 2026 dan Mazmur Tanggapan

14 Mei 2026

Mahfud MD Bongkar Kekacauan Penegakan Hukum

14 Mei 2026

Ebenezer Siap Dihukum Mati Jika Terbukti Peras Pengusaha

14 Mei 2026

Tim Mutiara Hitam siap bertarung habis-habisan di laga penentu Liga 1

14 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?