Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 3 Juni 2026
Trending
  • 5 ancaman budaya kerja keras terhadap kesehatan bisnis
  • Ibu Rumah Tangga di Sragen Selundupkan Sabu ke Penjara untuk Uang Banyak
  • Gubernur Khofifah Ubah Jadwal WFH Pemprov Jatim ke Jumat
  • Perbedaan Sepatu Lari dan Jalan Kaki, Jangan Salah Pilih!
  • AMPHURI usulkan pelunasan haji khusus 2027 lebih cepat
  • 5 Drama Romantis Park Eun Bin sebagai Bintang Utama
  • Jadwal Puasa Sunnah Juni 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, Tasua, Asyura, Niat & Keutamaan
  • 5 Alasan Ekonomi Terasa Berat Meski Pertumbuhan Naik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Erin Kabur, ART Baru Andre Taulany Akui Kebenaran Dugaan Pedangdut
Hukum

Erin Kabur, ART Baru Andre Taulany Akui Kebenaran Dugaan Pedangdut

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kehidupan yang Penuh Tekanan dan Ancaman

Nur Rohmah, asisten rumah tangga (ART) baru Rien Wartia Trigina atau Erin, kini menjadi sorotan setelah kabur dari rumah mantan istri Andre Taulany itu. Kejadian ini terjadi setelah dia bekerja selama sebulan di rumah tersebut.

Kaburnya Nur Rohmah terjadi pada malam takbiran, setelah pulang dari pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Ia mengaku trauma dan takut dengan ancaman-ancaman yang diterimanya. Bahkan, ia dipaksa menjadi saksi dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Erin.

“Kaburnya pas malam takbiran, pas pulang dari pemeriksaan di Polres. Saya pulang dari sana, subuhnya saya kabur. Habis salat subuh,” ujar Nur Rohmah didampingi suaminya Rahmat.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk kabur muncul karena tekanan yang terus-menerus. “Saya trauma, saya takut kayak tertekan gitu. Takut ancaman-ancaman gitu makanya saya kabur,” tambahnya.

Proses Kabur yang Menegangkan

Nur mengingat bagaimana upayanya untuk meninggalkan rumah tiga lantai itu. Ia memanjat pagar yang tingginya lebih dari dua meter. “Manjat pagar. Soalnya waktu itu jam 5 subuh. Sebenarnya waktu itu enggak ada niatan buat kabur lagi karena kan sebelumnya udah kabur, tapi cuman gagal ditangkap sama security,” jelasnya.

Setelah salat subuh, ia melihat ke jendela dan melihat security sedang tidur. “Makanya saya keluar pakai sepatu, terus manjat pagar yang ada pohon mangganya itu,” tambahnya.

Ibu satu anak ini mengaku sempat terpeleset karena hujan semalaman. “Saya sempet jatuh juga karena terpeleset, karena habis hujan juga. Jadi saya kabur lewatin beberapa pos satpam, terus saya ke jalan raya.”

Pengakuan tentang Ancaman dan Ketakutan

Nur mengungkapkan bahwa keberaniannya melarikan diri dipicu oleh kondisi orang tua yang sakit. “Ya dengar orangtua sakit, saya enggak bisa soalnya. Enggak tenang. Di sana juga kan ada tekanan-tekanan kayak gitu,” katanya sembari menangis.

Selain itu, HP Nur disita oleh Erin agar tidak berkomentar soal kasus yang sedang bergulir. Setelah dipaksa menjadi saksi, Nur mengaku takut keluar dari rumah. “Sekarang kalau misalkan untuk keluar jauh belum (berani). Kalau yang dekat kayak warung gitu sama orang tua udah,” jelasnya.

Suaminya, Rahmat, menjelaskan bahwa Erin mengancam akan melaporkan Nur dengan pencemaran nama baik. “Karena pencemaran nama baik katanya. Saya mau dilaporin pencemaran nama baik. Udah gitu aja Bu Erin bilangnya,” kata Rahmat.

Perhatian dari Tessa Mariska

Pedangdut senior Tessa Mariska turut menyampaikan pendapatnya tentang kejadian ini. Ia menyoroti aksi Nur Rohmah yang mendadak bungkam saat memberikan kesaksian di Polres Metro Jakarta Selatan.

Tessa menyindir kondisi Nur yang terlihat baik-baik saja meskipun keluarga mengaku hilang kontak selama 10 hari. “Tapi itu kok baik-baik aja. Apakah ada gini-gini (uang),” ujarnya.

Ia juga menduga bahwa Erin segaja memberikan ‘uang tutup mulut’ kepada ART barunya. “Tapi kalau mbaknya memang mau bersaksi ya nggak apa-apa, nggak usah kabur-kaburan juga, Mbak. Ngapain sih kabur-kaburan? Biasa aja.”

Kesimpulan

Peristiwa ini menunjukkan betapa beratnya tekanan yang dialami oleh para ART, terutama ketika mereka terlibat dalam kasus hukum yang sedang berlangsung. Nur Rohmah adalah salah satu contoh nyata dari situasi yang sangat rentan dan penuh ketakutan. Dengan adanya ancaman dan tekanan dari majikan, banyak ART yang merasa tidak aman dan akhirnya memilih untuk kabur.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ibu Rumah Tangga di Sragen Selundupkan Sabu ke Penjara untuk Uang Banyak

3 Juni 2026

Tertarik Upah Rp1 Juta, IRT Karanganyar Selundupkan Sabu ke Lapas Sragen saat Besuk Suami

3 Juni 2026

ART Erin Diam Usai Bersaksi di Polres Jaksel, Pengacara Sebut Kliennya Takut

31 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 ancaman budaya kerja keras terhadap kesehatan bisnis

3 Juni 2026

Ibu Rumah Tangga di Sragen Selundupkan Sabu ke Penjara untuk Uang Banyak

3 Juni 2026

Gubernur Khofifah Ubah Jadwal WFH Pemprov Jatim ke Jumat

3 Juni 2026

Perbedaan Sepatu Lari dan Jalan Kaki, Jangan Salah Pilih!

3 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?