Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • Apakah Investasi Masih Mungkin Dengan Modal Terbatas?
  • Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah
  • WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta
  • 7 tanda pria pintar terlihat dari sifatnya yang unik
  • Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya
  • Pria Kaya dengan 2 BMW Jadi Target KPK, Suami Bupati Pekalongan
  • GP Ansor Jabar Kritik Tingginya Pengangguran, Minta Pemerintah Prioritaskan Lapangan Kerja
  • Juventus Target Bek Muda Brentford Michael Kayode Usai Bersinar di Liga Premier
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Ekonomi Bali Tumbuh 5,86 Persen, BI Prediksi Penguatan Ekonomi di Triwulan I 2026
Ekonomi

Ekonomi Bali Tumbuh 5,86 Persen, BI Prediksi Penguatan Ekonomi di Triwulan I 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pertumbuhan Ekonomi Bali yang Kuat pada Triwulan IV 2025

Bank Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi Bali yang sangat tinggi sebesar 5,86 persen (yoy) pada triwulan IV 2025. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, perekonomian Bali pada triwulan tersebut tumbuh kuat sebesar 5,86 persen (yoy). Capaian ini berada di atas rata-rata nasional yang mencapai 5,39 persen (yoy).

Bali menjadi salah satu provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, ekonomi Bali tumbuh sebesar 5,82 persen (yoy), lebih tinggi dari rata-rata nasional yang hanya 5,11 persen (yoy). Kondisi ini menunjukkan bahwa kinerja ekonomi Bali tetap kuat dan berdaya tahan dalam menghadapi dinamika ketidakpastian ekonomi global.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tumbuh menguat sebesar 5,85 persen (yoy) dipengaruhi oleh pengeluaran transportasi, rekreasi dan budaya, serta penginapan dan hotel sejalan dengan aktivitas pariwisata yang lebih tinggi. Konsumsi pemerintah meningkat sebesar 10,73 persen (yoy) seiring peningkatan belanja pegawai serta belanja bantuan sosial baik dari APBN maupun APBD.

Sedangkan investasi (PMTB) tumbuh sebesar 5,47 persen (yoy) terutama pada subkomponen PMTB bangunan didukung peningkatan realisasi investasi PMA dan PMDN. Sementara itu, ekspor luar negeri tumbuh sebesar 5,43 persen (yoy) seiring ekspor jasa oleh peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara.

Pertumbuhan Berdasarkan Lapangan Usaha

Dari sisi lapangan usaha (LU), pertumbuhan ekonomi Bali yang kuat didorong oleh pertumbuhan semua LU. Pertumbuhan ekonomi tertinggi terdapat pada LU Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh sebesar 8,90 persen (yoy), didukung oleh peningkatan kunjungan wisatawan. Selanjutnya, LU Perdagangan tumbuh sebesar 5,97 persen (yoy), yang tercermin dari peningkatan aktivitas wisatawan dan perdagangan bahan baku konstruksi.

Kemudian, LU Transportasi dan Pergudangan tumbuh sebesar 5,53 persen, didorong oleh tingginya kunjungan wisatawan khususnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai. LU Konstruksi juga tumbuh sebesar 2,84 persen (yoy), sejalan dengan realisasi investasi. Berikutnya, LU Pertanian tumbuh sebesar 0,25 persen (yoy) didorong oleh subsector perkebunan (kelapa dan kakao) dan peternakan (telur ayam, daging ayam, dan daging sapi).

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Bali pada Tahun 2026

Bank Indonesia memprakirakan perekonomian Bali akan tetap tumbuh kuat pada triwulan I 2026 seiring dengan optimisme konsumen yang tetap terjaga, realisasi investasi yang terus berlanjut, dan pertumbuhan sektor pariwisata. Momentum HBKN Imlek, Nyepi, dan Ramadan Idulfitri dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi Bali.

Dari sisi pariwisata, peningkatan penerbangan internasional dan kegiatan MICE, serta penambahan akomodasi pariwisata baru turut mendorong peningkatan kunjungan wisata. Dari sektor pertanian, kebijakan penurunan HET pupuk subsidi, penggunaan bibit unggul, dan iklim yang lebih baik berpotensi menghasilkan hasil pertanian yang lebih tinggi.

Selain itu, masih kuatnya konstruksi proyek swasta terutama terkait pariwisata dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi Bali.

Strategi untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang inklusif dan berkelanjutan, Bank Indonesia merekomendasikan lima strategi utama atau Panca Kerthi:

  1. Memperkuat sektor unggulan diluar sektor pariwisata sebagai new source of economy Bali melalui penguatan sektor pertanian, mendorong ekonomi kreatif, dan perluasan investasi berkualitas.
  2. Mengakselerasi terwujudnya pariwisata yang berkualitas melalui perluasan dan diversifikasi destinasi wisata sesuai karakteristik daerah dan budaya lokal.
  3. Mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui penguatan sinergi dalam TPID dan GNPIP, optimalisasi rantai pasok melalui Perumda, perluasan KAD berkualitas, serta perluasan distribusi melalui berbagai gerai inflasi.
  4. Meningkatkan akses pembiayaan yang lebih inklusif, salah satunya melalui pembiayaan kepada UMKM dan sektor prioritas.
  5. Memperluas dan mengakselerasi digitalisasi, termasuk sistem pembayaran melalui perluasan penggunaan QRIS, pengembangan ekosistem digital UMKM, dan peningkatan edukasi keamanan transaksi.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku ekonomi, dan pemangku kepentingan terkait, Bank Indonesia berkomitmen mendukung berbagai inovasi serta kebijakan strategis daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang inklusif, berkelanjutan, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Apakah Investasi Masih Mungkin Dengan Modal Terbatas?

19 Maret 2026

Prospek MTDL Dukung Solusi Cloud & AI, Ini Rekomendasi Sahamnya

19 Maret 2026

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Apakah Investasi Masih Mungkin Dengan Modal Terbatas?

19 Maret 2026

Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah

19 Maret 2026

WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta

19 Maret 2026

7 tanda pria pintar terlihat dari sifatnya yang unik

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?