Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 24 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Dua Tol Baru Membuka Akses Lebih Cepat ke Yogyakarta
Pariwisata

Dua Tol Baru Membuka Akses Lebih Cepat ke Yogyakarta

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Yogyakarta kembali menjadi destinasi utama bagi para wisatawan dan pemudik yang ingin merayakan Lebaran 2026. Kehadiran dua ruas tol baru, yaitu Tol Yogya-Bawen dan Tol Yogya-Solo, akan memberikan kemudahan akses menuju kota ini. Dengan pembukaan fungsional kedua jalur tersebut, perjalanan ke Yogyakarta akan lebih cepat dan efisien, terutama selama masa liburan.

Percepatan Akses Menuju Yogyakarta

Pembukaan dua ruas tol ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan di jalan nasional serta memperpendek waktu tempuh menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, menyampaikan bahwa progres pembangunan Tol Yogya-Solo ruas Prambanan-Purwomartani telah mencapai 95 persen dengan panjang 11,48 kilometer. Sementara itu, Tol Yogya-Bawen Seksi 6 telah mencapai 90 persen.

“Dengan adanya Tol Yogya-Solo, perjalanan dari Klaten menuju Yogyakarta yang biasanya memakan waktu hingga 45 menit dapat dipangkas secara signifikan menjadi sekitar 20 menit,” ujar Rivan pada Selasa, 3 Februari 2026.

Alternatif Jalur Cepat untuk Wisatawan

Selain mempercepat akses ke pusat kota, kehadiran ruas tol ini juga memberikan jalur cepat bagi wisatawan yang ingin langsung menuju kawasan Candi Prambanan tanpa harus terjebak dalam kemacetan di jalan raya utama. Hal ini sangat penting karena Candi Prambanan adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Yogyakarta.

Dukungan serupa juga datang dari arah utara melalui Tol Yogya-Bawen Seksi 6 ruas Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 kilometer yang disiapkan untuk beroperasi secara fungsional. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menilai bahwa keberadaan ruas ini sangat krusial karena memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang menuju Magelang hingga Yogyakarta tanpa harus melewati banyak persimpangan lampu lalu lintas.

Potensi Lonjakan Kendaraan

Meski memberikan kemudahan akses, pihak kepolisian tetap memberikan perhatian khusus pada titik-titik keluar tol yang berpotensi mengalami lonjakan volume kendaraan, terutama di wilayah Purwomartani dan Sleman Timur.

Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, mulai dari sistem one way hingga contraflow, untuk mengantisipasi kepadatan di jalan-jalan kabupaten yang cenderung lebih sempit. Ia memastikan koordinasi pengaturan akses keluar-masuk tol telah dimatangkan agar arus lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 tetap terkendali dan aman bagi pengguna jalan.

Standar Keselamatan dan Imbauan Pemerintah

Pihak pengelola jalan tol memastikan standar keselamatan minimal, seperti pemasangan CCTV dan radar pemantau, tetap tersedia meski status jalur masih fungsional.

Pemerintah pun mengimbau para pemudik dan wisatawan untuk tetap waspada dengan mematuhi batas kecepatan maksimal antara 40 hingga 60 km/jam. Selain itu, pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan saldo uang elektronik guna menjamin kelancaran selama perjalanan menuju kampung halaman atau destinasi liburan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo 8-19 Juli: Rute Sorong-Manokwari-Jayapura-Biak-Makassar-Surabaya-Jakarta

11 Juli 2026

Jadwal Kapal Pelni 2026 Nunukan-Parepare: Tiket Masih Ada Diskon

11 Juli 2026

10 Hal Kecil yang Disukai Pramugari dari Penumpang saat Naik Pesawat

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?