Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Dua Perampokan dalam Seminggu, Target Nenek 66 Tahun di Karangsari Kebasen
Hukum

Dua Perampokan dalam Seminggu, Target Nenek 66 Tahun di Karangsari Kebasen

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kenaikan Aksi Perampokan di Banyumas Menjelang Ramadan

Menjelang bulan puasa, tingkat kejahatan di beberapa daerah mengalami peningkatan. Salah satunya terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dalam sepekan terakhir, dua kasus perampokan terjadi di dua kecamatan berbeda, yaitu Sumbang dan Kebasen. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian setempat.

Kasus Perampokan di Desa Kotayasa

Pada Senin (9/2/2026), sebuah aksi perampokan terjadi di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang. Empat pelaku masuk ke dalam rumah yang dihuni oleh pasangan suami istri beserta dua anaknya. Mereka menyekap seluruh penghuni rumah dan kemudian membawa kabur uang tunai serta barang berharga. Kejadian ini menunjukkan bahwa para pelaku tidak ragu untuk melakukan tindakan kekerasan guna mencapai tujuan mereka.

Perampokan di Desa Karangsari

Beberapa hari kemudian, pada Minggu (15/2/2026) dini hari, kembali terjadi perampokan di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen. Dalam kasus ini, dua pelaku menyekap Parsiti (66 tahun), seorang warga desa. Mereka kemudian menganiaya korban dan membawa kabur uang tunai senilai Rp7,35 juta, emas, serta kartu ATM beserta PIN-nya.

Desa Karangsari merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kebasen. Secara geografis, desa ini terletak di bagian selatan Banyumas dan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Cilacap. Jaraknya dari ibu kota kabupaten, Kota Purwokerto, sekitar 40 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 40–45 menit menggunakan kendaraan darat.

Lokasi desa ini berada di kawasan pedesaan yang didominasi oleh area permukiman dan lahan pertanian. Topografi wilayahnya berupa perbukitan dan dataran bergelombang dengan ketinggian sekitar 300–500 meter di atas permukaan laut. Hal ini membuat udaranya relatif sejuk dan sebagian wilayah memiliki kemiringan lereng yang cukup curam. Karakteristik geografis ini memengaruhi pola permukiman warga dan potensi pertanian sebagai mata pencaharian utama.

Respons Polresta Banyumas

Kasus perampokan ini mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian setempat. Petugas meningkatkan patroli keamanan dan mengimbau kepada warga untuk lebih waspada. Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi menjelaskan bahwa para pelaku yang berjumlah dua orang masuk sekitar pukul 00.50 WIB. Saat itu, Parsiti dan anaknya sedang tidur.

Namun, Parsiti terbangun karena mendengar suara gemuruh di ruang tamu. Ia kemudian mengecek ruang tamu dan langsung dianiaya oleh para pelaku. Korban kemudian diikat menggunakan lakban dan diancam dengan senjata tajam jenis celurit. Setelah melumpuhkan Parsiti, pelaku juga melumpuhkan anaknya.

Setelah menggasak uang dan perhiasan, para pelaku langsung kabur. Parsiti akhirnya berhasil melepaskan ikatan lakban dan meminta tolong kepada tetangganya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke polisi dan perangkat desa setempat.

Langkah Antisipasi dan Edukasi

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim bersama SPKT Polsek Kebasen langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis dan Tim Resmob. Petrus menjelaskan bahwa saat ini pihaknya terus mengintensifkan pengumpulan keterangan dari pelapor maupun para saksi sekaligus memburu keberadaan terduga pelaku.

Sebagai langkah antisipasi, Polresta Banyumas bersama jajaran Polsek meningkatkan intensitas patroli pada jam rawan di kawasan permukiman, pertokoan, serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan satkamling sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal.

Jajaran Polresta Banyumas juga bekerja sama dengan unsur pemerintah desa dan elemen masyarakat guna mengedukasi pentingnya kewaspadaan lingkungan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi risiko kejahatan dan menciptakan suasana yang aman bagi masyarakat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sarwendah Tantang Uji Forensik, Bantah Video Call Ruben Onsu Editan

14 October 2026

Fakta Baru Kericuhan Pekerja Proyek dan Satpol PP Terungkap, Bukan karena Nasi

14 October 2026

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026

Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?