Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut
  • Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang
  • Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi
  • Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34
  • Tantangan Atalia Praratya di Pejompongan
  • Skandal Kekerasan Anak di Yogyakarta, DPR RI Turun Tangan Usut Kasus
  • Kurang Uang? Ini 3 Kebiasaan yang Menghambat Keuanganmu
  • WhatsApp Plus uji fitur berbayar, ini daftar fitur dan estimasi harganya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»DPR RI Akan Gelar Rapat dengan Mendikti Saintek Bahas Isu Militerisasi di Ranah Kampus
Politik

DPR RI Akan Gelar Rapat dengan Mendikti Saintek Bahas Isu Militerisasi di Ranah Kampus

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
DPR RI Akan Gelar Rapat dengan Mendikti Saintek Bahas Isu Militerisasi di Ranah Kampus
Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta.(MI)

KETUA Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) untuk membahas persoalan pendidikan khususnya mengenai isu TNI yang ingin masuk ke ranah kampus.

“Tentu saja pada Rabu (23/4) kami akan melakukan raker dengan Mendikti Saintek,” kata Hetifah dalam keterangannya pada Selasa (22/4).

Hetifah menekankan bahwa pemanggilan itu perlu dilakukan karena Mendikti Saintek merupakan mitra kerja Komisi X yang terlibat langsung dalam kerja sama dengan TNI.

Baca juga : DPR RI: TNI Masuk Kampus Mencederai Kebebasan Akademik dan Sipil

Kendati demikian, Hetifah belum bisa memerinci apa saja poin-poin yang akan dibahas dalam rapat kerja tersebut. Ia menegaskan bahwa rapat kerja tersebut tidak hanya secara khusus membahas soal fenomena kerjasama TNI dengan kampus-kampus.

“Tidak khusus karena ada beberapa isu-isu. Biasanya kami akan membahas berbagai hal yang mungkin kami anggap penting untuk mendapatkan penjelasan ataupun tadi menjadi pertanyaan publik,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah berniat memasukkan unsur-unsur militer maupun kegiatan prajurit di kampus.

Baca juga : Mendiktisaintek: Kampus Harus Memiliki Dampak Bagi Masyarakat

Brigjen TNI Wahyu menilai kehadiran TNI AD di beberapa kampus selama ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang nilai-nilai bel negara dan kebangsaan.

“Tidak pernah ada kegiatan prajurit TNI di dalam kampus-kampus di Indonesia yang dinarasikan sebagai upaya militerisasi,” kata Brigjen TNI Wahyu pada Senin (21/3).

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI berdasarkan prinsip kerja sama yang sah dan atas undangan atau koordinasi dengan pihak kampus. Pernyataan tersebut dilontarkan merespons kabar TNI mulai memasukkan kegiatan militer ke kampus-kampus yang dikaitkan dengan upaya militerisasi.

Baca juga : UU TNI Menjauhkan TNI dari Fungsi Utamanya

Wahyu mengakui bahwa ada kerjasama antara TNI AD dan beberapa kampus dalam beberapa kegiatan positif, salah satunya pemberian edukasi kepada mahasiswa. Ia berharap kerjasama itu melahirkan hubungan baik antara jajaran TNI AD dan perguruan tinggi.

Menurut Wahyu, pihaknya juga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga stabilitas nasional, salah satu dengan membangun hubungan baik bersama elemen-elemen bangsa seperti akademisi dan masyarakat secara umum.

Atas dasar itu, Wahyu mengajak masyarakat agar lebih jernih melihat kerjasama tersebut dan tidak mudah terpengaruh dengan narasi negatif yang tengah berkembang.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang tidak berdasar. TNI AD akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi serta menghormati independensi dan kebebasan akademik kampus,” katanya. (Dev/P-3) 

akan Bahas dengan DPR gelar Isu Kampus Mendikti Militerisasi Ranah rapat Saintek
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tantangan Atalia Praratya di Pejompongan

29 April 2026

Semangat membara, ribuan suporter berkumpul rayakan ulang tahun Persela Lamongan ke-59

29 April 2026

Trump Berubah Pikiran, Batal Kirim Delegasi ke Iran Meski Dianggap Tidak Berguna

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut

29 April 2026

Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang

29 April 2026

Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi

29 April 2026

Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?