Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 24 Mei 2026
Trending
  • Pemain Bali United yang Habis Kontrak Usai Musim Ini
  • Cek Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Hari Kamis (21/5)
  • Studi: Polusi Udara Terdeteksi dari Data Smartwatch
  • Jadwal Mati Air PDAM Balikpapan dan Tanggapan Andi Harun Soal Kampung Narkoba Digerebek
  • Opini: Jutaan Pekerja Informal Dongkrak Ekonomi NTT
  • Telkomsel Capai Pendapatan Rp109,3 T dalam 31 Tahun Melayani
  • MotoGP 2026: Rahasia Gelap Sirkuit Terungkap
  • Daftar film Piala Dunia, fiksi dan dokumenter
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Dinamika dan Prestasi 1 Tahun Kepemimpinan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Jawa Tengah
Politik

Dinamika dan Prestasi 1 Tahun Kepemimpinan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Jawa Tengah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kinerja Pemprov Jawa Tengah dalam Satu Tahun Kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin

Pada 20 Februari 2026, tepat satu tahun berlalu sejak pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maemoen memimpin Jawa Tengah sebagai gubernur dan wakil gubernur periode 2025–2030. Selama setahun terakhir ini, kinerja mereka telah menunjukkan dinamika yang cukup signifikan, baik dalam menghadapi tantangan maupun mencapai berbagai prestasi.

Salah satu isu utama yang menyita perhatian adalah bencana hidrometeorologi yang melanda banyak daerah di Jawa Tengah. Mulai dari longsor, tanah gerak, rob, hingga banjir, bencana-bencana ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah provinsi. Beberapa kejadian besar antara lain banjir bandang dan tanggul jebol di Demak, rob di Sayung Demak, longsor di Lereng Gunung Slamet (Banjarnegara dan Cilacap), serta tanah gerak di Kabupaten Tegal.

Meskipun begitu, Pemprov Jateng tetap melakukan langkah-langkah komprehensif untuk menangani berbagai bencana tersebut. Penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana dilakukan secara simultan, sehingga dampaknya bisa diminimalkan sebaik mungkin.

Program yang Berdampak Positif

Selain menghadapi bencana, program-program yang digulirkan oleh kepemimpinan Ahmad-Luthfi-Taj Yasin tetap berjalan dengan baik. Hal ini memberikan dampak positif terhadap kemajuan wilayah Jawa Tengah. Beberapa sektor yang mendapat perhatian antara lain pembangunan infrastruktur, investasi, pendidikan, kesehatan, dan penurunan angka kemiskinan.

Luthfi juga melakukan beberapa terobosan berpihak kepada rakyat. Contohnya adalah program pemeriksaan kesehatan gratis melalui dokter spesialis keliling (Speling), pendidikan gratis melalui sekolah kemitraan, beasiswa santri, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) rumah rakyat. Upaya-upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Kolaborasi dalam Pemerintahan

Kepemimpinan Luthfi-Yasin selama setahun ini juga fokus pada kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Mereka menggandeng bupati/walikota, perguruan tinggi, pengusaha, investor, provinsi tetangga, negara sahabat, organisasi masyarakat, dan tokoh masyarakat. Langkah ini dikenal sebagai collaborative government atau pemerintahan kolaboratif.

“Kita gandeng beberapa kampus dan seluruh potensi masyarakat. Collaborative government ini cara bersama-sama untuk membangun Jawa Tengah,” ujar Luthfi beberapa waktu lalu. Menurutnya, prinsip pemerintahan kolaboratif sangat penting karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, kolaborasi, dan kerja sama tim menjadi nafas yang dimiliki oleh Jawa Tengah.

Capaian Ekonomi yang Menggembirakan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan IV tahun 2025 mencapai 5,37 persen (y-on-y). Angka ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan nasional yang sebesar 5,11 persen. Dengan demikian, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa.

Nilai realisasi investasi Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai Rp88,50 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun. Angka ini menjadi capaian tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Dari nilai investasi itu, terdapat sebanyak 105.078 proyek yang terealisasi, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 418.138 orang.

Tidak hanya sekadar angka makro, pertumbuhan ini terbukti berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Masih berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Jawa Tengah berhasil ditekan dari 9,48% pada Maret 2025 menjadi 9,39% pada September 2025. Gini ratio pada 2025 juga berada pada angka 0,350, yang mengindikasikan ketimpangan pendapatan antar penduduk semakin menyempit.

Kesejahteraan Masyarakat yang Terasa

Peningkatan ekonomi juga tercermin dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita masyarakat Jateng yang kini mencapai Rp50,82 juta, naik 5,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka berhasil dijaga pada angka 4,32% per November 2025.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyatakan bahwa momentum pertumbuhan ini harus terus dijaga dan diarahkan untuk program-program yang menyentuh masyarakat bawah. “Penurunan angka kemiskinan harus kita masifkan lagi. Anggaran harus mengarah kepada penurunan kemiskinan secara bersama-sama, termasuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi kelompok disabilitas,” tegasnya.

Apresiasi dari Berbagai Pihak

Berbagai upaya kolaboratif yang dilakukan oleh Luthfi-Yasin dalam menggenjot investasi dan menumbuhkan ekonomi di wilayahnya menuai banyak apresiasi. Salah satunya dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. Ia mengapresiasi upaya kolaborasi dan kerja sama yang dilakukan oleh Gubernur Jateng dalam membangun daerahnya, khususnya dalam upaya menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan investasi.

Pemprov Jateng meraih setidaknya 40 penghargaan dari berbagai lembaga selama 2025. Meski begitu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan tujuan akhir. “Tapi pengingat agar kebijakan yang kami jalankan benar-benar berdampak, melayani masyarakat, menjaga integritas, menstabilkan ekonomi, dan membuka ruang investasi seluas-luasnya,” ucapnya.

Dikatakan dia, membangun Jateng ini adalah proses ngopeni (merawat). Ia menyadari, masih ada lubang-lubang yang harus ditambal bersama. “Inilah alasan mengapa kolaborasi tidak boleh berhenti, karena tugas melayani rakyat adalah amanah yang tidak ada ujungnya,” ujar dia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pemain Bali United yang Habis Kontrak Usai Musim Ini

24 Mei 2026

Cek Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Hari Kamis (21/5)

24 Mei 2026

Studi: Polusi Udara Terdeteksi dari Data Smartwatch

24 Mei 2026

Jadwal Mati Air PDAM Balikpapan dan Tanggapan Andi Harun Soal Kampung Narkoba Digerebek

24 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?