Kalimantan Timur Tampil dalam Empat Kategori API Awards 2026
Kalimantan Timur kembali menunjukkan eksistensinya di ajang penghargaan pariwisata nasional, Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2026. Dalam kompetisi ini, provinsi tersebut berhasil masuk empat nominasi berbeda yang akan bersaing dalam berbagai kategori. Nominasi-nominasi ini mencakup promosi digital, atraksi budaya, wisata olahraga dan petualangan, serta destinasi baru.
Salah satu yang menonjol adalah akun Instagram resmi Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, @dinaspariwisatakaltim, yang memimpin kategori Promosi Pariwisata Digital dengan perolehan suara sebesar 43,12 persen. Sementara itu, Bukit Steling di Kota Samarinda berada di posisi kedua kategori Destinasi Baru dengan 25,63 persen suara. Budaya Hudoq juga turut masuk dalam kategori Atraksi Budaya, sementara Bukit Sultan Kabupaten Paser menjadi salah satu nominasi dalam kategori Wisata Olahraga dan Petualangan.
Voting API Awards 2026 masih berlangsung melalui beberapa jalur, termasuk Instagram, YouTube, QRIS, dan SMS premium. Masyarakat dapat memberikan dukungan kepada nominasi favorit mereka dengan cara yang beragam, seperti memberikan like pada unggahan di Instagram atau menonton video promosi di YouTube. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan QRIS dengan memindai kode khusus atau mengirimkan SMS premium ke nomor tertentu.
Daftar Klasemen Sementara API Awards 2026
Berikut adalah daftar klasemen sementara dari berbagai kategori yang terdaftar dalam API Awards 2026:
Kategori: Makanan Tradisional
* Sate Lolak, Kab. Aceh Selatan: 48,12 persen
* Asem-Asem Khas Demak, Kab. Demak: 33,77 persen
* Sagu Kasbi, Kab. Halmahera Selatan: 6,36 persen
* Sinonggi, Provinsi Sulawesi Tenggara: 2,45 persen
* Sala Lauak, Kab. Padang Pariaman: 2,45 persen
* Aunu Senebre, Provinsi Papua Barat: 1,96 persen
* Pindang Kuwol, Kab. Ogan Komering Ulu Timur: 1,47 persen
* Dodol Bestar, Kab. Bekasi: 1,47 persen
* Uta Palumara Londe, Kab. Bima: 1,31 persen
* Nasi Boranan, Kab. Lamongan: 0,65 persen
Kategori: Minuman Tradisional
* Vitanas, Kab. Pemalang: 49,81 persen
* Kopi Karak, Kab. Lima Puluh Kota: 18,63 persen
* Ie Boh Timon, Provinsi Aceh: 17,49 persen
* Air Tebu Nostalgia, Provinsi Riau: 3,04 persen
* Toli Coffee, Kab. Tolikara: 2,66 persen
* Kopi Besemah, Kota Pagar Alam: 2,66 persen
* Jus Martabe, Provinsi Sumatera Utara: 1,90 persen
* Kopi Dogiyai, Kab. Dogiyai: 1,52 persen
* Kopi Godog, Kab. Ciamis: 1,14 persen
* Jamu Kebonagung, Kota Pasuruan: 1,14 persen
Kategori: Promosi Pariwisata Digital
* IG @dinaspariwisatakaltim, Provinsi Kalimantan Timur: 43,12 persen
* Tiktok @R’droneJambi, Kab. Merangin: 21,83 persen
* IG @dinaspariwisata_demak, Kab. Demak: 20,75 persen
* IG @wisatarantaulangsat_official, Kab. Indragiri Hulu: 10,86 persen
* TikTok @pariwisatakonsel, Kab. Konawe Selatan: 0,86 persen
* IG @budparsulsel, Provinsi Sulawesi Selatan: 0,75 persen
* IG @pariwisata_natuna, Kab. Natuna: 0,65 persen
* IG @visitpapuabaratdaya, Provinsi Papua Barat Daya: 0,43 persen
* IG @disparbudbekasi, Kota Bekasi: 0,43 persen
* IG @pariwisatangawi, Kab. Ngawi: 0,32 persen
Kategori: Brand Pariwisata
* Rimba & Budaya, Provinsi Kalimantan Barat: 41,0 persen
* Jak U Nagan, Kab. Nagan Raya: 35,8 persen
* The Central Of Agro, Kab. Lima Puluh Kota: 6,5 persen
* Harmoni, Kab. Tanjung Jabung Barat: 4,9 persen
* Exotic Borneo, Kab. Lamandau: 4,5 persen
* Explore Tapin – The Colour of Banua, Kab. Tapin: 1,6 persen
* Adiluhung Harmony, Kab. Malang: 1,6 persen
* Natural Bengkulu, Provinsi Bengkulu: 1,5 persen
* Heart of Bali, Kota Denpasar: 1,5 persen
* Harmoni Lombok Barat, Kab. Lombok Barat: 1,1 persen
Kategori: Destinasi Belanja
* Kampung Anyaman Lontar Tritiro, Kab. Bulukumba: 36,34 persen
* Kalamai Urang Awak, Kab. Sijunjung: 32,99 persen
* PSP, Kota Pontianak: 17,78 persen
* Kampung Tenun Wabula, Kab. Buton: 7,47 persen
* Sentra Mochi Kaswari, Kota Sukabumi: 1,55 persen
* Sukarara, Kab. Lombok Tengah: 1,03 persen
* Pasar Bambu Kuning, Kota Bandar Lampung: 1,03 persen
* Kampung Madras, Kota Medan: 0,77 persen
* Kawasan Mangga Dua, Provinsi DKI Jakarta: 0,52 persen
* Blitar City Walk, Kota Blitar: 0,52 persen
Kategori: Cendera Mata
* Canting Solo, Kota Surakarta: 43,42 persen
* Batik Indragiri Hulu, Kab. Indragiri Hulu: 34,24 persen
* Batik Jawi Jawi, Kab. Solok: 4,71 persen
* Ukiran Kayu Asmat, Kab. Asmat: 3,97 persen
* Tikar Purun Pedamaran, Kab. Ogan Komering Ilir: 2,73 persen
* Topi Arborek, Kab. Raja Ampat: 2,48 persen
* Sutera Pakkanna, Kab. Wajo: 2,48 persen
* Payung Batik, Kab. Sleman: 2,48 persen
* Anyaman Rotan Tikus, Kab. Kepulauan Sangihe: 1,99 persen
* Gerabah Webriamata, Kab. Malaka: 1,49 persen
Cara Memberikan Dukungan di API Awards 2026
Masyarakat masih dapat memberikan dukungan kepada nominasi daerah favorit masing-masing melalui empat jalur voting yang disediakan panitia API Awards 2026. Pertama melalui Instagram dengan cara memberikan like pada unggahan nominasi di akun resmi seperti @ayojalanjalanindonesia dan akun mitra resmi lainnya. Dalam sistem ini, satu like dihitung sebagai satu vote. Kedua melalui YouTube dengan menonton dan memberikan like pada video promosi nominasi pilihan di kanal resmi API Award. Setiap view dan like masing-masing dihitung satu vote. Ketiga melalui QRIS. Masyarakat dapat memindai kode QR khusus nominasi dan mengirimkan nominal tertentu. Setiap Rp1.000 yang dikirim akan dihitung sebagai satu vote. Terakhir melalui SMS premium dengan mengirim kode nominasi ke nomor 99386. Dalam metode ini, satu SMS dihitung sebagai dua vote.
Panitia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kode nominasi yang dipilih sudah sesuai sebelum melakukan dukungan, khususnya melalui QRIS maupun SMS premium.
Ajang API Awards 2026 sendiri menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, kuliner, hingga kreativitas lokal kepada masyarakat luas. Dukungan publik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan nominasi terbaik di tingkat nasional.


