Pengalaman Petualangan Ekstrem di Curug Silancur Kebumen
Menjelang momen libur panjang, merencanakan agenda pelesiran yang anti-mainstream dan memberikan pengalaman berkesan menjadi hal yang sangat dinanti. Jika Anda sudah bosan dengan destinasi liburan yang biasa saja dan ingin merasakan petualangan menantang alias pemacu adrenalin, Kabupaten Kebumen punya jawaban yang sempurna.
Tersembunyi di dalam kawasan eksotis Geopark Kebumen, tepatnya di wilayah Pujegan, Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, Jawa Tengah, berdiri megah Curug Silancur. Air terjun eksotis dengan lanskap batuan purba ini tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga menjadi lokasi olahraga arus deras ekstrem yang sedang naik daun: canyoneering.
Berikut adalah ulasan lengkap mengapa petualangan ekstrem di Curug Silancur wajib masuk ke dalam referensi utama liburan panjang Anda:
Menyisir Keindahan Bentang Alam Perbukitan Purba
Petualangan dimulai bahkan sebelum Anda menginjakkan kaki di air terjun. Curug Silancur berjarak sekitar 19 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Kebumen dan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 43 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.
Sesampainya di lokasi parkir kendaraan, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuruni bukit dengan estimasi waktu sekira 10-15 menit. Rasa lelah dijamin tidak akan begitu terasa lantaran sepanjang trek berjalan kaki, mata Anda akan disuguhi eloknya bentang alam perbukitan yang hijau dan pemandangan terasering sawah yang bertingkat rapi. Begitu mendekati lokasi air terjun, suara deru aliran sungai yang menerpa bebatuan purba terdengar bersahutan, mengundang jiwa petualang Anda untuk segera beraksi.
Sensasi Menuruni Air Terjun Setinggi 35 Meter
Konsep wisata menantang ini dikelola oleh tim berpengalaman bernama Wolu Adventure yang diinisiasi oleh Miftah (23) bersama timnya sejak April 2025 lalu. Menariknya, konsep menuruni tebing air terjun yang dikombinasikan dengan pendakian ini merupakan yang pertama kalinya hadir di Kabupaten Kebumen.
Koordinator lapangan Wolu Adventure, Miftah, menjelaskan secara detail mengenai esensi dari aktivitas olahraga ekstrem ini:
“Canyoneering itu gabungan antara rappelling dan mountaineering,” katanya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (17/5/2026).
Sebelum aksi dimulai, tim pemandu akan melakukan briefing mendalam kepada pengunjung terkait standar keamanan serta pengenalan peralatan. Tidak langsung dilepas ke air terjun, pengunjung akan mengikuti coaching atau pelatihan terlebih dahulu dengan mencoba teknik rappelling (menuruni tebing menggunakan tali) di medan latihan. Setelah dinilai siap, barulah pengunjung naik ke atas bukit untuk selanjutnya menuruni curug yang sesungguhnya.
Tak jarang, rasa tegang luar biasa menyergap begitu kaki pertama kali menapaki tebing licin sembari tangan berpegangan erat pada seutas tali di ketinggian sekitar 35 meter. Namun, semua ketegangan itu seolah sirna berganti kepuasan tak ternilai begitu tubuh basah kuyup diterpa sejuknya aliran air sungai yang deras. Di tengah riam air terjun, Anda bahkan dapat berpose estetik sambil bergelantungan pada seutas tali dengan latar belakang batuan purba yang megah.
Petualangan Seru yang Dikenal Luas
Petualangan seru ini diakui langsung oleh Veri (29), seorang pengunjung asal Yogyakarta yang datang jauh-jauh bersama sembilan orang temannya karena penasaran ingin mencoba sensasi canyoneering untuk pertama kalinya:
“Seru, agak tegang juga,” ungkap Veri.
Berkat keunikannya, wisata ekstrem ini tidak hanya digandrungi oleh warga lokal, melainkan sudah melanglang buana ke luar daerah. Menurut penjelasan Miftah, antusiasme terbesar justru banyak berdatangan dari luar kota.
“Antusiasnya ya banyak bangetlah dari luar kota. Paling banyak itu dari Jogja, Brebes, Purwokerto,” ungkapnya.
Pilihan Paket Open Trip dan Informasi Operasional
Bagi Anda yang berminat mengisi waktu liburan panjang ke sini, operasional wisata canyoneering ini dibuka setiap hari Sabtu dan Minggu, serta pada hari libur nasional, mulai dari pukul 08.00 WIB hingga sore hari. Untuk memastikan kuota, pengunjung dapat melakukan pemesanan secara online terlebih dahulu.
Ada dua pilihan paket open trip bersahabat yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan liburan:
- Paket Pertama (Rp150.000 per orang): Sudah termasuk fasilitas dokumentasi foto/video standar, serta jatah makanan dan minuman.
- Paket Kedua (Rp225.000 per orang): Sudah termasuk seluruh fasilitas di paket pertama, ditambah dengan dokumentasi premium menggunakan kamera drone dari udara.
Melalui konsep wisata yang menantang ini, Miftah berharap keindahan alam Kebumen dapat dikenal luas melalui sudut pandang yang berbeda, sekaligus mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di sekitar lokasi wisata.
Siapkan fisik yang prima, kumpulkan keberanian Anda, dan ajak sahabat karib Anda untuk merasakan liburan panjang yang tak terlupakan di Curug Silancur Kebumen. Rasakan sensasi menaklukkan rasa takut di atas batuan purba!


