Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 17 September 2026
Trending
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
  • ShopeeVIP+ ‘Sekali langganan, dapat semua’, bisa dapat akses Netflix!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Cerita Jemaah Haji Perempuan Bone yang Pulang dengan Baju Bling-Bling dan Habiskan Jutaan Rupiah
Ragam

Cerita Jemaah Haji Perempuan Bone yang Pulang dengan Baju Bling-Bling dan Habiskan Jutaan Rupiah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Fenomena Jemaah Haji Indonesia yang Kembali dengan Busana Bling-Bling

Pemandangan menarik terjadi saat jemaah haji Indonesia asal Sulawesi Selatan kembali ke tanah air. Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah penampilan para jemaah, khususnya perempuan, yang mengenakan busana bling-bling yang mencolok. Busana tersebut tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai budaya dan identitas daerah yang kuat.

Busana bling-bling ini telah menjadi tradisi masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel), terutama bagi para jemaah haji yang ingin menunjukkan kebanggaan terhadap budaya lokal mereka. Penggunaan pakaian berkilau ini dilakukan dengan biaya yang cukup besar, mencapai jutaan rupiah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya penampilan dalam memperingati kepulangan dari ibadah haji.

Penampilan Martati Konsi yang Mencolok

Salah satu jemaah yang menjadi sorotan adalah Martati Konsi, jemaah haji kloter 22 Debarkasi Makassar asal Kabupaten Bone. Saat tiba di Tanah Air pada Rabu (17/6/2026), ia mengenakan busana berkilau warna maroon. Busana tersebut dipenuhi dengan payet, manik-manik, serta bordir berkilau yang membentuk motif geometris. Ketika terkena cahaya, hiasan tersebut menciptakan kilau yang sangat mencolok, sehingga membuat penampilannya terlihat bling-bling.

Bagian bahu busana dibuat lebih tegas dan lebar, menyerupai siluet busana adat modern, memberikan kesan megah dan anggun. Untuk melengkapi penampilannya, Martati mengenakan hijab dengan warna senada. Hijab tersebut juga dihiasi detail berkilau, sehingga membuat penampilannya makin sempurna. Tak lupa, ia juga mengenakan aksesoris seperti kalung, gelang, anting, dan cincin untuk menambah kesan mencolok.

Martati mengaku bahwa ia mengganti pakaiannya saat berada di pesawat. Tujuannya adalah untuk tampil berbeda setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci. “Mau tampil glowing jadi ganti pakaian di pesawat,” katanya. Ia merogoh kocek sekitar Rp5 juta untuk busana yang dikenakannya.

Penampilan Serupa dari Sitti Rosmiati

Selain Martati, jemaah haji asal Kabupaten Bone lainnya, Sitti Rosmiati, juga mengenakan busana bling-bling saat tiba di Tanah Air. Sitti merupakan jemaah kloter 3 asal Kabupaten Bone. Ia berangkat ke Tanah Suci bersama dua kerabatnya, Andriani dan Hamsiah Baila. Mereka juga mengenakan busana bling-bling setibanya di tanah air.

Busana tersebut sengaja disiapkan sebagai ciri khas rombongan keluarga yang menunaikan ibadah haji bersama. “Disiapkan pakaiannya empat hari sebelum berangkat ke tanah suci,” kata Sitti. Busana tersebut dirancang dan dijahit secara khusus agar memiliki identitas tersendiri dibanding jemaah lainnya. “Ini disiapkan sendiri, kita jahit. Kita belinya di Sengkang.” Ia menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah memiliki ciri khas yang berbeda dari jemaah lain.

Untuk mewujudkan busana seragam bernuansa bling-bling itu, Sitti harus mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah. “Biaya bajunya jutaan termasuk mispanya semua,” ungkapnya.

Tanggapan dari PPIH Makassar

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Makassar merespons fenomena jemaah haji yang pulang dengan busana bling-bling. Ketua PPIH Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyatakan bahwa pihaknya tidak melarang jemaah mengenakan pakaian bling-bling karena itu merupakan tradisi masyarakat Bugis-Makassar.

“Pada prinsipnya kami tidak melarang karena itu adalah budaya orang Bugis-Makassar,” katanya. Namun, ia meminta agar busana yang dikenakan tetap menutup aurat. “Hanya sudah berulang kali kami sampaikan agar jamaah, terutama ibu-ibu, apalagi baru pulang dari Tanah Suci, menggunakan busana Bugis-Makassar yang tetap menutup aurat, terutama bagian leher.”

Ia mengaku bangga karena jemaah masih mempertahankan identitas budaya daerah melalui busana yang dikenakan. Namun, kebanggaan terhadap budaya lokal itu diharapkan dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai keagamaan yang menjadi bagian dari perjalanan spiritual jemaah haji. “Kami juga bangga budaya kami tetap digunakan oleh ibu-ibu yang baru pulang dari Tanah Suci. Tapi kami harapkan tetap menutup aurat, terutama lehernya ibu-ibu,” jelasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

31 Agustus 2026

Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

31 Agustus 2026

Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?