Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Daerah»Cek kesehatan untuk pasien gula darah tinggi: Hasil tes bantu cegah komplikasi
    Daerah

    Cek kesehatan untuk pasien gula darah tinggi: Hasil tes bantu cegah komplikasi

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 September 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    MOMSMONEY.ID – Penderita gula darah tinggi harus sering melakukan cek kesehatan, terutama tes kadar glukosa. Tes glukosa darah memeriksa kadar gula di dalam darah. 

    Mohammad Sharif Razai, dokter umum, memaparkan, tes ini membantu mendiagnosis diabetes dan digunakan untuk memantau pengendalian kadar glukosa pada penyandang gula darah tinggi.

    Kadar gula darah tinggi dapat disebabkan oleh diabetes tipe 1, tipe 2, diabetes gestasional, atau hiperglikemia non-diabetes.

    Tes darah seperti tes gula darah sewaktu, tes gula darah puasa, dan tes HbA1c dapat mendiagnosis diabetes. Kadar HbA1c sebesar 48 mmol/mol atau lebih tinggi menunjukkan, pasien menderita diabetes.

    Pemantauan mandiri di rumah menggunakan metode tusuk jari atau alat pemantau glukosa tipe flash.

    Berbagai pilihan tes glukosa darah yang aman

    Dilansir dari Patient.info, tes utama untuk mengukur kadar gula dalam darah adalah sebagai berikut:

    1. Kadar glukosa darah sewaktu 

    Sampel darah yang diambil kapan saja membantu penderita diabetes mengetahui kadar gula darah. Kadar 11,1 mmol/L atau lebih menunjukkan adanya diabetes. 

    Tes glukosa darah puasa biasanya dilakukan untuk memastikan diagnosis.

    2. Kadar glukosa darah puasa

    Kadar glukosa di bawah 11,1 mmol/L pada sampel darah sewaktu tidak menyingkirkan kemungkinan diabetes. Tes darah yang dilakukan pada pagi hari sebelum makan merupakan tes yang lebih akurat. 

    Jangan makan atau minum apa pun selain air putih selama 8-10 jam sebelum tes gula darah puasa. Kadar 7,0 mmol/L atau lebih menunjukkan bahwa Anda menderita diabetes.

    Jika tidak memiliki gejala diabetes namun tes darah menunjukkan kadar glukosa 7,0 mmol/L atau lebih, tes gula darah harus diulang untuk memastikan apakah Anda menderita diabetes. 

    3. Tes toleransi glukosa oral

    Tes ini dapat dilakukan untuk memeriksa apakah seorang wanita menderita diabetes selama kehamilan (diabetes gestasional). Tes ini juga digunakan jika Anda diduga memiliki kadar gula darah tinggi, namun belum cukup tinggi untuk didiagnosis menderita diabetes. 

    Tes toleransi glukosa oral kini tidak lagi umum digunakan untuk mendiagnosis diabetes. Untuk melakukan tes ini, Anda harus berpuasa semalaman. 

    Pada pagi harinya, Anda akan diberikan minuman yang mengandung 75 g glukosa. Sampel darah akan diambil dua jam kemudian. Normalnya tubuh akan memproses glukosa tersebut, sehingga kadar gula darah tidak melonjak terlalu tinggi. 

    Kadar glukosa 11,1 mmol/L atau lebih yang diambil setelah dua jam menunjukkan bahwa Anda menderita gula darah tinggi. 

    4. Tes darah HbA1c

    Jika menderita diabetes, dokter akan memeriksa kadar HbA1c setiap 3-6 bulan sekali. Tes ini mengukur rata-rata kadar glukosa darah selama tiga bulan terakhir. 

    Karena tes ini mengukur nilai rata-rata, Anda tidak perlu berpuasa pada hari pelaksanaan tes. Tes ini mengukur bagian tertentu dari sel darah merah. 

    Glukosa dalam darah akan berikatan dengan bagian sel darah merah tersebut. Bagian ini dapat diukur dan memberikan gambaran yang akurat mengenai rata-rata kadar glukosa darah selama 2-3 bulan terakhir.

    Di Inggris, hasil HbA1c dinyatakan dalam satuan mmol/mol. Hal ini sesuai dengan standar International Federation of Clinical Chemistry. Di Inggris, hasil HbA1c sebelumnya dinyatakan dalam persentase yang sesuai dengan standar Diabetes Control and Complications Trial (DCCT). 

    Idealnya, kadar HbA1c Anda sebaiknya kurang dari 48 mmol/mol (6,5%). Target HbA1c yang umum adalah 53 mmol/mol (7%), jika pengobatan melibatkan obat yang dapat menyebabkan hipoglikemia.

    Target ini dapat disesuaikan berdasarkan faktor-faktor seperti potensi efek samping, kondisi medis lain dan usia pasien. 

    Manfaat melakukan cek kesehatan untuk gula darah tinggi

    Berikut manfaat melakukan cek kesehatan untuk gula darah tinggi:

    1. Memantau kadar glukosa darah

    Pemeriksaan gula darah rutin membantu memantau kadar glukosa darah. Tes rutin seperti gula darah puasa dan gula darah setelah makan membantu melacak seberapa baik kadar glukosa darah terkontrol. 

    Informasi dari tes laboratorium diabetes rutin sangat penting untuk menyesuaikan pengobatan, diet, dan kebiasaan gaya hidup. 

    2. Evaluasi profil lipid

    Gula darah tinggi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Tes profil lipid membantu menilai risiko kardiovaskular. Sama seperti kadar glukosa darah, Anda dapat mengelola kadar lipid melalui pengobatan, diet, dan olahraga.

    Hal ini membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Hasil dari tes ini adalah kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan trigliserida.

    3. Deteksi dini komplikasi

    Deteksi dini lebih baik agar Anda bisa mengelola dan mencegah komplikasi. Deteksi dini memungkinkan intervensi dan penanganan situasi dengan cepat.

    Tes laboratorium seperti HbA1c memberikan rata-rata jangka panjang kadar gula darah, yang menunjukkan risiko komplikasi seperti neuropati diabetik, nefropati, dan retinopati. 

    4. Evaluasi status gizi

    Salah satu manfaat dari pemeriksaan laboratorium diabetes rutin adalah evaluasi status gizi. Penderita gula darah tinggi bisa mengalami kekurangan nutrisi. 

    Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti efek samping obat, malabsorpsi, dan pembatasan diet. Tes seperti kadar vitamin D, vitamin B12, dan folat membantu menilai status gizi.

    5. Penilaian peradangan dan infeksi di tubuh

    Sayangnya, gula darah tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat individu lebih rentan terhadap infeksi.

    Tes laboratorium spesifik yang biasanya dilakukan di laboratorium seperti protein C-reaktif dan jumlah sel darah putih harus dilakukan untuk membantu menilai peradangan dan mendeteksi infeksi sejak dini. 

    Itulah pentingnya cek kesehatan untuk penderita gula darah tinggi, cegah komplikasi yang berbahaya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?