Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyediakan layanan bus shalawat yang beroperasi 24 jam di Makkah, Arab Saudi. Layanan ini khusus diperuntukkan bagi jemaah haji Indonesia untuk bepergian dari hotel menuju Masjidilharam dan sebaliknya tanpa biaya. Jemaah tidak perlu membayar atau memberikan tip saat menggunakan layanan ini.
Perhatian Khusus untuk Kelompok Rentan
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menjelaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, dan perempuan. Untuk memenuhi kebutuhan mereka, terdapat bus shalawat khusus yang dirancang ramah lansia dan disabilitas. Bus ini memiliki ruang yang lebih luas untuk kursi roda dan dapat dipesan melalui petugas haji agar langsung datang ke halte di wilayah sektor jemaah disabilitas tersebut.
“Kami menghadirkan berbagai kemudahan layanan, termasuk Bus Shalawat yang beroperasi 24 jam dengan armada ramah lansia dan disabilitas. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan layanan haji yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Maria dalam konferensi pers.
Rute dan Pelayanan Bus Shalawat
Bus shalawat menghubungkan jemaah haji Indonesia dari dan menuju Masjidilharam melalui tiga titik utama, yaitu Terminal Jiad (Ajyad), Jabal Ka’bah, dan Syib Amir. Layanan ini menjangkau lima wilayah penginapan jemaah haji Indonesia yang terdiri dari 177 hotel dalam 10 sektor. Jemaah dapat menggunakan bus shalawat dari halte yang berada di dekat hotel, dengan jarak maksimal 100 meter dari hotel suatu sektor.
Selain di halte, bus juga tersedia di kantong-kantong parkir dekat hotel jemaah. Bus akan bergerak menuju sektor hotel-hotel jemaah menjelang waktu shalat wajib, sehingga memudahkan jemaah yang ingin menunaikan shalat lima waktu di Masjidilharam. Petugas haji siaga untuk memberikan pendampingan kapan pun jemaah mengalami kendala di lapangan.
Strategi Pengoperasian Bus
Strategi penguatan armada dan penempatan di kantong parkir dapat memangkas waktu tunggu jemaah haji menjadi maksimal lima belas menit sebelum bus meluncur menuju tiga terminal utama di sekitar Masjidilharam. Dengan manajemen transportasi ini, risiko jemaah kelelahan karena berjalan kaki di bawah terik matahari Makkah dapat ditekan secara drastis.
Daftar Rute Bus Shalawat
Bus Shalawat akan menjangkau 21 rute yang tersebar di lima wilayah akomodasi utama jemaah. Berikut daftar lengkap nama terminal dan rute bus shalawat di Makkah pada 2026/1447 H:
- Terminal Syib Amir
- Rute 1: 417, 418, 419, 420, 421, 422, 423, 517, 518
- Rute 2: 301, 302, 303, 304, 305
- Rute 3: 210, 211, 212, 213, 214, 306, 307, 308 (S), 309, 310, 311, 312, 313, 314, 315, 316, 317, 318, 319
- Rute 4: 215, 216, 217, 218, 219, 220, 221, 222
- Rute 5: 123, 124, 125, 126, 127, 128, 129, 130, 131, 132
- Rute 6: 201, 202, 203, 204, 205, 206 (S), 207, 208, 209
- Rute 7: 101, 102, 103, 104, 105, 106, 107, 108, 109, 110, 111, 112, 113, 116, 117, 118, 119, 120, 121 (S), 122
- Rute 8: 114, 115
- Rute 9: 512, 513, 514, 515, 516
- Rute 10: 401, 402, 403, 404, 405, 406 (S), 407, 408, 409, 410, 411, 412, 413, 414, 415, 416
Rute 11: 501, 502 (S), 503, 504, 505, 506, 507, 508, 509, 510, 511
Terminal Jabal Ka’bah
- Rute 12: 601, 602, 603
- Rute 13: 604, 605 (S), 606, 607, 608, 609, 610, 611, 612, 613
- Rute 14: 1001 A/C (S)
Rute 15: 1001 S/D
Terminal Jiad
- Rute 16: 901, 902, 903, 904, 905, 906, 907
- Rute 17: 707, 708, 711, 712, 713, 714, 715, 716, 717
- Rute 18: 701, 702, 703, 704, 705, 706, 709, 710 (S), 801, 802, 803, 804, 805, 806
- Rute 19: 807, 808, 809, 810, 811 (S), 812
- Rute 20: 908, 909 (S), 910, 911, 912, 913, 914, 915, 916, 919
- Rute 21: 813, 917, 918
(S): Kantor Sektor
Cara Naik Bus Shalawat
Jemaah haji akan mendapatkan kartu rute yang berisi nomor dan warna rute bus shalawat yang beroperasi dari hotelnya menuju Masjidilharam dan sebaliknya. Nantinya, jemaah cukup datang ke halte terdekat dan menunggu bus sesuai nomor dan warna yang tercantum dalam kartu rute. Berikut cara naik bus shalawat:
- Jalan ke halte terdekat dari hotel, bawa Kartu Nusuk dan kartu rute.
- Tunggu kedatangan bus shalawat.
- Naik bus yang sesuai nomor dan warna rutenya dengan informasi di kartu rute.
- Utamakan lansia dan perempuan saat naik/turun dari bus shalawat.
- Hapalkan terminal di dekat Masjidilharam yang menjadi tujuan, jemaah kembali ke hotel dari terminal yang sama.
- Selalu berhati-hati saat beraktivitas, jangan sampai ada barang tertinggal atau terpisah dari rombongan.
Jemaah haji diimbau untuk selalu membawa Kartu Nusuk dan kartu rute saat bermobilitas di Makkah. Apabila jemaah lupa arah atau membutuhkan bantuan, jemaah dapat menghubungi petugas haji yang ada atau membuat laporan di situs Kawal Haji.
Update Pelaksanaan Haji 2026
Berdasarkan data Kemenhaj, hingga Sabtu (2/5/2026) operasional haji menunjukkan progres yang baik dan terkendali. Sebanyak 192 kloter dengan total 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas telah tiba di Madinah.
Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah terus berlangsung secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 36 kloter dengan 14.503 jemaah dan 148 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Seluruh proses mobilisasi jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan selama perjalanan.
Dari sisi layanan kesehatan, secara kumulatif tercatat sebanyak 6.823 jemaah menjalani rawat jalan. Sebanyak 117 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 141 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dengan 59 jemaah masih dalam perawatan hingga saat ini.
Adapun total jemaah wafat tercatat sebanyak 7 orang, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan bahwa seluruh jemaah yang wafat akan mendapatkan hak badal haji. Doa terbaik dipanjatkan agar seluruh almarhum dan almarhumah memperoleh husnul khatimah.



