Peran Pajak dalam Pembangunan Jalan di Kabupaten Deli Serdang
Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan, menjadi sorotan setelah menyampaikan pernyataan yang menyoroti pentingnya pajak dalam pembangunan jalan. Saat ditanya mengenai perbaikan jalan rusak, ia menjawab dengan balik bertanya apakah masyarakat sudah membayar pajak untuk membiayai pembangunan tersebut. Pernyataan ini menciptakan pro dan kontra di kalangan masyarakat.
Penjelasan Bupati Mengenai Prioritas Pembangunan
Pada kunjungan kerja ke Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Seituan, Sumatra Utara (Sumut), Bupati Asri Ludin Tambunan menjelaskan bahwa pembangunan diprioritaskan pada daerah dengan kontribusi penerimaan pajak lebih tinggi. Ia menyatakan bahwa perbaikan jalan dilakukan dengan mempertimbangkan keuangan pemerintah daerah.
“Di Paluh Gelombang tahun ini kita perbaiki. Di daerah lain, tergantung kemampuan keuangan kita. Masyarakat bayar pajak gak? Bayar PBB gak? Kalau gak uangnya dari mana,” kata Bupati Aci, sapaan akrabnya.
Ia menekankan bahwa daerah yang memiliki realisasi penerimaan pajak yang baik akan lebih dulu mendapatkan perhatian. “Jadi jangan hanya sekedar spil-spil jalan jelek tapi kontribusinya nggak ada. Kita kan membangun bukan pakai daun. Kita sekarang membangun pakai kemampuan uang APBD sendiri,” tambahnya.
Pengurangan Dana dari Pusat dan Harapan untuk Masyarakat
Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini dana dari pusat yang didapatkan oleh Pemkab Deli Serdang berkurang. Oleh karena itu, Pemkab diharapkan dapat memaksimalkan potensi penerimaan pajak daerah. “Iya kalau pajak daerahnya maju kalau gak, pembangunan apa yang mau kita kerjakan,” ujar Bupati.
Pemkab Deli Serdang menilai bahwa pernyataan Bupati merupakan bagian dari edukasi agar masyarakat bisa membayar pajak. Menurut mereka, membayar pajak adalah kewajiban warga. “Yang salah dari pernyataan itu apa? Pak Bupati itukan mengudakasi masyarakatnya untuk bayar pajak. Menurut Pemkab itu nggak ada yang salah. Itukan dia memberikan edukasi ini untuk membayar pajak,” ujar Kadis Kominfostan Deli Serdang, Sandra Dewi Situmorang.
Sandra berharap masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak hanya melihat satu sudut pandang. “Harusnya masyarakat menilai juga apa saja yang sudah dilakukan Pemkab Deli Serdang. Pembangunan kan bukan hanya persoalan jalan saja,” katanya.
Edukasi dan Rencana Masa Depan
Untuk merespons video viral tersebut, pihak Kominfostan sedang mempersiapkan bahan yang akan ditunjukkan kepada masyarakat tentang apa saja yang telah dilakukan oleh Pemkab. Selain itu, rencana pembangunan masa depan juga akan disampaikan.
Profil Bupati Deli Serdang
Asri Ludin Tambunan adalah Bupati Deli Serdang ke-11 yang menggantikan Ashari Tambunan. Ia resmi dilantik pada 20 Februari 2025 dan memimpin kabupaten tersebut bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.
Asri Ludin berasal dari trah keluarga politik Tambunan yang memiliki sejarah kepemimpinan di Deli Serdang. Ayahnya, Amri Tambunan, pernah menjabat sebagai Bupati Deli Serdang periode 2004–2014. Pamannya, Ashari Tambunan, juga pernah menjabat sebagai Bupati Deli Serdang periode 2014–2023.
Sebelum menjabat sebagai Bupati, Asri Ludin pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang dan aktif dalam organisasi tenaga medis dan olahraga di daerah tersebut. Ia lulus sebagai dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) pada 2002, lalu melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam USU pada 2015. Selain itu, ia juga memiliki gelar magister kedokteran penyakit dalam dari USU.
Dalam dunia politik, Asri Ludin bergabung dengan Partai Golkar. Ia terpilih sebagai Bupati Deli Serdang pada Pilkada 2024 bersama Lom Lom Suwondo sebagai Wakil Bupati.



