Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • Aksi Sosial Mengharukan, Operasi Katarak Gratis Bantu Warga Melihat Kembali
  • 56 Program Prioritas Pemerintah 2027, Proyek Kendaraan Nasional Masuk Daftar
  • Jaka, Pembunuh Istri Ketujuh yang Pernah Dipenjara 7 Tahun
  • Kekalahan Arema Jadi Pelajaran Berharga PSM Jelang Lawan Persib
  • MC LCC Kalbar Kena Mental, Kecurangan di Balik Layar Terungkap dari Siswa SMAN 1 Pontianak
  • Putin Pilih Gerhard Schröder sebagai Perantara, Respons Beragam dari Jerman dan Gagalnya Gencatan Senjata?
  • Hantavirus Menular dari Orang ke Orang? Ini Cara Penyebaran dan Pencegahannya
  • Gempa Bumi Mengguncang Nusa Tenggara Timur Pagi Ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Bukan Wasit UEFA, Ini Alasan La Penna Pimpin Laga Inter vs Juventus
Olahraga

Bukan Wasit UEFA, Ini Alasan La Penna Pimpin Laga Inter vs Juventus

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover18 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kesalahan Wasit yang Menghebohkan

Seorang wasit asal Italia, Federico La Penna, membuat kesalahan besar dalam pertandingan antara Inter Milan dan Juventus di Liga Italia. Kejadian ini menimbulkan banyak perdebatan dan kritik terhadap penunjukan La Penna sebagai wasit dalam laga yang sangat penting.

La Penna belum memiliki lisensi UEFA atau FIFA, meskipun telah mengantungi 96 pertandingan Serie A dalam CV-nya. Meski begitu, ia hanya dikenal sebagai wasit domestik dan belum pernah memimpin pertandingan level elite Eropa. Hal ini menjadi pertanyaan besar mengapa ia dipilih untuk memimpin laga antara dua tim raksasa Italia.

Pertandingan tersebut menarik perhatian jutaan penggemar di seluruh dunia. Tensi antara Inter Milan dan Juventus sangat tinggi, sehingga biasanya wasit yang ditunjuk adalah orang dengan pengalaman di level kontinental atau dunia. Namun, La Penna justru menjadi pilihan, yang akhirnya berujung pada blunder besar.

Kritik dan Penyesalan dari Mantan Pemain

Kesalahan La Penna mencolok ketika ia memberikan kartu kuning kedua dan kemudian kartu merah kepada Pierre Kalulu dari Juventus. Ia menganggap bahwa pemain Juventus itu melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni dari Inter Milan. Padahal, Bastoni sebenarnya melakukan diving, dan La Penna tertipu meskipun insiden tersebut terjadi di depan matanya.

Mantan bek dan direktur Juventus, Giorgio Chiellini, menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan La Penna. “Ini mengecewakan, jelas sekali La Penna tidak sanggup memimpin pertandingan sebesar ini,” kata Chiellini seperti dikutip dari Football Italia.

Belakangan, Gianluca Rocchi, penunjuk wasit Liga Italia, mengakui bahwa La Penna telah melakukan kesalahan. “Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya untuk insiden tersebut,” ujar Rocchi seperti dikutip dari ANSA. Ia juga menyebut bahwa keputusan La Penna jelas keliru dan tidak menggunakan VAR dengan benar.

Alasan Penunjukan La Penna

Meski ada keraguan sejak awal, Rocchi memilih La Penna karena performanya yang meningkat dalam kompetisi 2025-2026. Jika sukses dalam laga besar ini, karier La Penna bisa terus naik dan menjadi wasit UEFA-FIFA berikutnya dari Italia.

Rocchi juga memilih La Penna karena karakteristiknya mirip dengan Daniele Doveri, yang dianggap sebagai arbitro terbaik di Italia saat ini. Doveri dikenal mampu meminimalisasi penggunaan peluit agar pertandingan berlangsung lebih efektif.

Dampak bagi Karier La Penna

Sayangnya, kesalahan La Penna kini mengancam semua usaha yang telah ia lakukan untuk membangun reputasi sepanjang musim ini. Seperti dilaporkan oleh Gazzetta dan Repubblica, La Penna tampaknya akan ditepiskan oleh AIA (Asosiasi Wasit Italia) untuk jangka waktu yang tidak sebentar.

Setelah disetrap selama beberapa pekan, La Penna mungkin akan diturunkan bertugas hanya di Serie B atau menjadi VAR dalam pertandingan Serie A berikutnya. Ini merupakan langkah yang sangat mengecewakan bagi dirinya dan para pendukungnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kekalahan Arema Jadi Pelajaran Berharga PSM Jelang Lawan Persib

16 Mei 2026

NPC Indonesia Mengapresiasi Program Berdaya Kemenpora Dukung Olahraga Disabilitas

16 Mei 2026

Jadwal Pekan 33 Super League 2025/2026, Persib dan Borneo Berlaga Sengit

16 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Aksi Sosial Mengharukan, Operasi Katarak Gratis Bantu Warga Melihat Kembali

16 Mei 2026

56 Program Prioritas Pemerintah 2027, Proyek Kendaraan Nasional Masuk Daftar

16 Mei 2026

Jaka, Pembunuh Istri Ketujuh yang Pernah Dipenjara 7 Tahun

16 Mei 2026

Kekalahan Arema Jadi Pelajaran Berharga PSM Jelang Lawan Persib

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?