Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»BPS: Penduduk IKN Capai 147.427 Jiwa, Kelompok Usia Produktif Dominasi
Politik

BPS: Penduduk IKN Capai 147.427 Jiwa, Kelompok Usia Produktif Dominasi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 December 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penduduk Ibu Kota Nusantara: Data Terbaru dan Perkembangan

Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) kini menjadi perhatian utama dalam berbagai aspek, terutama dari segi jumlah penduduk. Rencana pengesahan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028 memperkuat fokus terhadap data penduduk yang ada.

Berdasarkan hasil Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) 2025, jumlah penduduk di wilayah delineasi IKN tercatat sebanyak 147.427 jiwa. Angka ini setara dengan 43.293 rumah tangga. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa sebaran penduduk saat ini tidak merata. Beberapa desa memiliki konsentrasi penduduk yang tinggi, yaitu Desa Samboja Kuala, Desa Muara Jawa Ulu, Desa Muara Jawa Pesisir, dan Desa Telemau.

Tingkat kepadatan di desa-desa tersebut lebih dari 400 jiwa per kilometer persegi. “Wilayah-wilayah tersebut menjadi pusat aktivitas penduduk. Dengan demikian, kawasan ini dapat menjadi prioritas dalam penyediaan layanan dasar dan infrastruktur Ibu Kota Nusantara ke depan,” ujar Amalia.

Struktur Penduduk IKN

Dari sisi struktur penduduk, hasil PPIKN 2025 menunjukkan bahwa IKN didominasi oleh generasi Z dan milenial. Dari total sekitar 147.430 jiwa, kedua generasi ini mencakup lebih dari setengah populasi IKN. Komposisi ini mencerminkan potensi besar penduduk usia produktif untuk mendukung pembangunan IKN.

BPS mencatat bahwa penduduk usia produktif (15–64 tahun) mencapai 67,91 persen dari total penduduk IKN. Rasio ketergantungan umur di IKN tercatat sebesar 47,25. Artinya, setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 47 hingga 48 penduduk non-produktif. “Angka rasio ketergantungan yang berada di bawah 50 ini mengindikasikan jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan non-produktif. Kondisi ini masuk dalam kategori bonus demografi,” jelas Amalia.

Perbedaan Jenis Kelamin dan Fertilitas

BPS juga mencatat perbedaan komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin. Jumlah penduduk laki-laki di IKN lebih banyak dibanding perempuan. Hal ini diduga dipengaruhi oleh masuknya tenaga kerja, khususnya pekerja konstruksi bangunan.

Pembangunan infrastruktur masif di kawasan IKN menjadi faktor utama keberadaan pekerja tersebut. Dari sisi fertilitas, pada tahun 2025 total fertility rate (TFR) IKN tercatat sebesar 2,14. Angka ini menunjukkan rata-rata kelahiran perempuan di IKN selama masa reproduksinya. “TFR sebesar 2,14 ini sudah mendekati replacement level,” tutur Amalia. Menurut kelompok umur, puncak kelahiran tertinggi di IKN adalah perempuan usia 25–29 tahun. Kelompok ini mencatat sekitar 126 hingga 127 kelahiran hidup per seribu perempuan.

Indikator Mortalitas

Untuk indikator mortalitas, angka kematian bayi di IKN pada 2025 tercatat sebesar 14,16. Artinya, terdapat sekitar 14 hingga 15 kematian bayi per seribu kelahiran hidup. “Adapun angka kematian ibu tercatat sebesar 143, atau terdapat 143 kematian perempuan pada masa kehamilan, persalinan, atau nifas per 100 ribu kelahiran hidup,” tukasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi

14 October 2026

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?