Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 4 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Bocoran IPO Anak Perusahaan Bakrie DEWA, Manajemen Beberkan Skenarionya
Ekonomi

Bocoran IPO Anak Perusahaan Bakrie DEWA, Manajemen Beberkan Skenarionya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 April 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Rencana IPO Anak Usaha DEWA untuk Sektor Tambang Emas dan Tembaga

PT Darma Henwa Tbk (DEWA), salah satu emiten Grup Bakrie, mengungkapkan rencana aksi korporasi terbaru yang melibatkan anak usahanya. Kali ini, perseroan sedang mempersiapkan langkah strategis untuk PT Gayo Mineral Resources, perusahaan tambang emas dan tembaga yang berada di bawah naungan DEWA.

Direktur DEWA, Ricardo Silaen, menjelaskan bahwa perseroan tengah menyiapkan pengembangan jangka panjang untuk Gayo Mineral. Salah satu opsi pendanaan yang dipertimbangkan adalah melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan dana untuk ekspansi dan monetisasi aset.

“Salah satu metode untuk bisa mengembangkan kita butuh funding, monetisasi tentu saja IPO adalah salah satu opsi yang megang kita pertimbangkan,” ujar Ricardo dalam sebuah siaran YouTube Samuel Sekuritas bertajuk Prospek DEWA hingga IPO Anak Usaha, dikutip Jumat (10/4).

Aset Eksplorasi dengan Potensi Besar

Gayo Mineral merupakan aset eksplorasi yang memiliki izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi seluas sekitar 34.550 hektare. Perseroan telah melakukan kegiatan pengeboran (drilling) di sejumlah titik prioritas, salah satunya di area Tengkereng Atas.

Berdasarkan hasil eksplorasi tersebut, DEWA telah melakukan penilaian aset oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Hasilnya, nilai bruto (gross valuation) Gayo Mineral tercatat sekitar Rp 7 triliun. Setelah dikurangi biaya akuisisi, liabilitas dan penyesuaian aset, perseroan membukukan nilai negatif goodwill sekitar Rp 4,5 triliun.

Prospek Jangka Panjang

Lebih lanjut, Ricardo menjelaskan bahwa ke depannya DEWA akan memprioritaskan penyelesaian eksplorasi untuk memastikan besaran cadangan (reserve) secara optimal. Dengan kepastian cadangan, perseroan dapat menghitung potensi produksi serta kebutuhan belanja modal (capex) untuk pengembangan tambang.

“Kita ingin untuk saat ini prioritasnya adalah untuk mengoptimalkan eksplorasi yang ada. Jadi, kami akan melakukan penyelesaian drilling untuk memastikan bahwa berapa sih sebetulnya reserve yang ada secara optimal yang bisa kita kerjain,” kata Ricardo.

Dia menambahkan bahwa prospek Gayo Mineral dinilai menarik, terutama karena komoditas emas tengah mengalami kenaikan harga signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam meningkatkan nilai aset dan daya tarik bagi investor.

Profil Usaha dan Proyek Tambang

Merujuk pada profil usaha perseroan, Gayo Mineral merupakan anak usaha DEWA sejak 2021 dengan kepemilikan saham sebesar 99,75%. Perusahaan ini berfokus pada produksi emas, tembaga dan mineral lainnya yang berlokasi di Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues Aceh.

Saat ini, Gayo Mineral tengah mengembangkan proyek tambang tembaga bawah tanah. Dalam 12 bulan terakhir, kegiatan eksplorasi difokuskan pada dua prospek utama, yakni Tengkereng Atas dan Tengkereng Bawah.

Tengkereng Atas menunjukkan indikasi sistem epitermal sulfidasi tinggi melalui zona alterasi yang kuat, sedangkan Tengkereng Bawah mengindikasikan potensi mineralisasi tipe porfiri atau urat berdasarkan kontrol struktural dan keberadaan urat kuarsa-sulfida.

Kinerja Keuangan yang Mengesankan

Pada tahun 2025, DEWA meraup laba bersih sebesar Rp 4,30 triliun atau naik 7.697% secara tahunan (YoY) dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat laba sebesar Rp 55,23 miliar.

Berdasarkan laporan keuangannya, DEWA membukukan pendapatan sebesar Rp 6,39 triliun sepanjang 2025. Torehan itu naik 5,98% YoY dari periode yang sama sebelumnya Rp 6,03 triliun.

Menurut Analis Investasi Stockbit Sekuritas, Everson Sugianto, laba bersih DEWA sepanjang 2025 jauh melampaui ekspektasi atau setara 1.324% dari estimasi konsensus 2025F. Kenaikan laba bersih tersebut terutama ditopang oleh pengakuan negative goodwill sebesar Rp 4,5 triliun dari akuisisi PT Gayo Mineral Resources (GMR).

Lonjakan ini juga menutupi sejumlah kerugian yang timbul dari penghapusan piutang dan persediaan, hilangnya pengendalian atas entitas anak, serta penjualan dan penghapusan aset tetap dengan total sekitar Rp 724 miliar.

Meski kontribusi dari konsolidasi GMR bersifat satu kali (one-off), Stockbit menilai prospek kinerja DEWA tetap positif ke depan.

“Core profit meningkat signifikan menjadi Rp 573 miliar selama 2025 (vs 2024: Rp 65 miliar) didukung ekspansi margin laba kotor,” kata Everson dalam analisisnya, Jumat (27/3).

Stockbit Sekuritas mengungkapkan, sebelumnya Darma Henwa telah merampungkan akuisisi 99,75% saham PT Gayo Mineral Resources (GMR) pada November 2025. Transaksi ini melalui realisasi uang muka investasi yang sebelumnya sudah dicatat dalam laporan keuangan 2024 sehingga tidak menimbulkan tambahan arus kas pada 2025.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Sinergi BI-APUVINDO, Akselerasi Pasar Uang dan Valas

3 November 2026

Era Kuantum: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Bangun Ekosistem Digital

3 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?