Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 30 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»BINUS Jadi Nomor Dua Terbaik RI, Penuhi Kebutuhan Talent Digital
Teknologi

BINUS Jadi Nomor Dua Terbaik RI, Penuhi Kebutuhan Talent Digital

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kesiapan Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Digital



Indonesia memiliki dua angka yang jarang disebut bersamaan, yaitu tingkat adopsi AI tertinggi di dunia dengan 92 persen pekerja berpengetahuan menggunakan AI generatif dalam pekerjaan sehari-hari, serta proyeksi kekurangan tiga juta talenta digital pada 2030. Kedua angka ini bukan kontradiksi, melainkan dua sisi dari satu tantangan yang sama: Indonesia sangat cepat mengadopsi teknologi, tetapi masih perlu membangun cukup banyak orang yang mampu merancang, mengembangkan, dan mengelola teknologi tersebut.

Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan berkontribusi lebih dari USD 130 miliar terhadap PDB pada 2025. Pertumbuhan ini membutuhkan fondasi talenta yang tidak hanya bergantung pada adopsi alat semata, tetapi juga pada kualitas kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kekurangan ini bukan soal jumlah lulusan yang tidak cukup, melainkan tentang jenis kompetensi yang dibutuhkan industri yang terus berkembang melebihi kurikulum konvensional.

Laporan Future of Jobs 2025 dari World Economic Forum menempatkan literasi AI, big data, dan keamanan siber sebagai bidang dengan pertumbuhan permintaan tercepat dalam lima tahun ke depan. Sebanyak 30 persen perusahaan di Indonesia melaporkan kesulitan menemukan talenta berkualitas tinggi meskipun jumlah pelamar tidak sedikit. Industri kini mencari individu yang bisa membangun sistem AI, merancang arsitektur cloud, mengamankan infrastruktur digital, dan menerjemahkan semua itu ke dalam konteks bisnis yang kompleks.

Pendekatan Inovatif dalam Pendidikan Teknologi

Untuk merespons pergeseran ini, School of Computer Science BINUS University melakukan pendekatan yang menempatkan mahasiswa berhadapan langsung dengan kompleksitas tersebut sejak awal masa studi. Konsentrasi seperti AI-Driven Development dan keamanan siber dirancang bersama lebih dari 2.200 mitra industri aktif untuk memastikan relevansi kurikulum terus diperbarui seiring perubahan kebutuhan pasar.

Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI – Dean School of Computer Science BINUS University menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar tentang teknologi, tetapi juga dibiasakan bekerja seperti engineer dengan mengidentifikasi masalah tanpa solusi buku teks, memilih pendekatan dari berbagai kemungkinan, dan mempertanggungjawabkan keputusan teknis dalam konteks bisnis yang nyata. “Kami tidak hanya fokus pada kemampuan teknis. Kami ingin membentuk talenta yang mampu memimpin transformasi digital dan menciptakan inovasi.”

Pengakuan Global atas Kompetensi Lulusan

Komitmen ini mendapat konfirmasi eksternal yang terukur dari industri global. Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 bidang Computer Science and Information Systems, School of Computer Science BINUS University meraih posisi kedua terbaik di Indonesia secara keseluruhan. Pemeringkatan ini mencakup berbagai indikator, seperti Research and Discovery, Global Engagement, dan termasuk Employability yang mencerminkan tingkat kepercayaan rekruter dan industri terhadap kualitas lulusan.

Artinya, posisi ini bukan hanya cerminan kualitas akademis lokal, melainkan pengakuan menyeluruh dari komunitas industri teknologi global bahwa lulusan School of Computer Science BINUS memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan di pasar kerja digital.

Pengalaman Nyata dalam Pembelajaran Teknologi

Rekam jejak tersebut dibangun dari pengalaman yang menempatkan mahasiswa dalam standar dunia nyata sejak masa studi. Mahasiswa School of Computer Science BINUS belajar mengimplementasikan AI secara praktis dalam kurikulum, didukung oleh akses ke layanan berbasis AI yang terintegrasi dalam ekosistem kampus. Kolaborasi dengan Apple dan Microsoft memastikan mereka bersentuhan langsung dengan standar industri teknologi global, sementara keterlibatan dalam hackathon, kompetisi ICPC, dan innovation challenge mengukur kemampuan mereka di bawah tekanan kompetisi internasional.

Hasilnya bukan hanya transkrip nilai, tetapi portofolio kompetensi yang sudah diuji dalam kondisi yang mencerminkan dunia kerja sesungguhnya.

Kepercayaan Industri dan Rekam Jejak Lulusan

Bagi keluarga yang mendukung perjalanan pendidikan putra-putri mereka di bidang teknologi, pertanyaan yang paling mendasar sering kali bukan soal nama universitas, melainkan soal kepastian: apakah pilihan ini akan membuka peluang karier yang nyata dan berkelanjutan? Posisi kedua terbaik di Indonesia versi QS 2026 memberikan jawaban yang tidak bersandar pada klaim institusi, melainkan pada penilaian objektif yang mencakup reputasi akademik, kepercayaan industri, dan kekuatan riset secara bersamaan.

Dikombinasikan dengan data yang konsisten, 80,1 persen lulusan sarjana BINUS sudah bekerja pada saat kelulusan dan 36,2 persen terserap di perusahaan global, angka-angka ini memberikan gambaran yang jauh lebih konkret tentang imbal hasil dari investasi pendidikan yang telah ditempuh.

“Industri tidak punya waktu untuk mendidik ulang lulusan baru. Yang kami pastikan adalah bahwa mahasiswa kami sudah pernah menghadapi kompleksitas itu selama kuliah, sebelum hari pertama mereka bekerja,” terang Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI.

Alumni School of Computer Science BINUS kini berkarier sebagai software engineer, AI engineer, data scientist, cybersecurity specialist, dan product manager di perusahaan teknologi nasional maupun multinasional, tersebar di berbagai negara termasuk Singapura, Amerika Serikat, Belanda, dan Australia.

Tantangan dan Solusi di Masa Depan

Celah tiga juta talenta digital pada 2030 adalah tantangan yang membutuhkan institusi pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan dengan kedalaman kompetensi yang tepat dan rekam jejak yang bisa diverifikasi. School of Computer Science BINUS membangun keduanya secara bersamaan, dan posisi kedua terbaik di Indonesia versi QS 2026 adalah konfirmasi bahwa arah tersebut sudah benar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?