Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Juventus Incar Gelandang Bintang, Nasib Bremer dan Mario Gila
  • Pagar Kayu Asli dengan Harga Terjangkau dan Tahan 25 Tahun, Tingkatkan Estetika Rumah
  • Tembakan Lagator dan Sundulan Dusan Ditepis Haupmeijer, PSM Makassar Tertinggal 0-1 dari Bali
  • 9 Kebiasaan Pagi yang Meningkatkan Produktivitas, Menurut Psikologi
  • Jelajahi 10 Etape, Kompack Kuningan Siap Lintasi Jalur Pantai Selatan
  • Kekhawatiran Piala Dunia 2026: Kapten Prancis dan Mesir Alami Cedera Hamstring
  • 10 Temuan KPK: Kaderisasi Lemah dan Keuangan Tidak Transparan
  • Bantu Bawa Korban Rudapaksa, 3 Polisi Jambi Hanya Dihukum Minta Maaf, Hotman Paris: Mengapa?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Bali Catat Kenaikan Okupansi, Investor Asing Semakin Dominan
Ekonomi

Bali Catat Kenaikan Okupansi, Investor Asing Semakin Dominan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Bali Catat Kenaikan Okupansi, Investor Asing Semakin Dominan
Investor asing di Bali(MI)

PASAR properti di Bali mencatat tren kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan peningkatan harga dan okupansi. Fenomena ini tidak hanya didorong oleh pemulihan sektor pariwisata, tetapi juga oleh minat tinggi warga negara asing (WNA) terhadap investasi hunian di Pulau Dewata.

Investor dari Rusia, Ukraina, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika kini mulai mendominasi pasar properti di kawasan pariwisata Bali. Kecenderungan ini sejalan dengan laporan Mordor Intelligence yang memperkirakan pasar properti Indonesia mencapai USD 68,55 miliar pada tahun 2025 dan tumbuh hingga USD 90,96 miliar pada 2030 dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 5,82%.

Baca juga : WN AS Rusak Klinik di Bali, Wakil Ketua DPR Singgung Lemahnya Pengawasan

Data Statistik Indonesia mencatat, kontribusi sektor properti terhadap PDB nasional pada 2022 mencapai Rp 488,31 triliun. Adapun target Pemerintah Provinsi Bali untuk 2025 sebesar 17 juta kunjungan wisatawan, termasuk 6,5 juta wisatawan mancanegara, memperkuat daya tarik sektor ini di mata investor global.

“Pandemi covid-19 mengubah cara orang melihat tempat tinggal. Ketika bekerja dari mana saja menjadi normal baru, Bali muncul sebagai pilihan utama,” ujar Shanny Poijes, Founder & CEO CORE Concept Living, perusahaan pengembang hunian yang berbasis di Bali.

CORE Concept Living mengusung konsep hunian berarsitektur Skandinavia yang terintegrasi dengan budaya lokal. Pendekatan perusahaan ini menggabungkan estetika desain minimalis dengan prinsip keberlanjutan, seperti penggunaan panel surya, sistem pengolahan air, dan desain pasif hemat energi.

Baca juga : Tim SAR Gabungan Selamatkan WNA asal Perancis yang Terperosok ke Jurang 8 Meter

Perusahaan ini didirikan oleh Shanny Poijes dan Victoria Fernandez, dua profesional asal Swedia dengan latar belakang panjang di bidang properti, desain interior, komunikasi merek, dan industri hospitality. Keduanya memandang Bali sebagai “kanvas arsitektur” yang ideal untuk pengembangan hunian berkualitas tinggi.

“Kami akan meluncurkan proyek hunian Skandinavia pertama kami di Bali dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Victoria. Ia menyebut pengalaman tinggal selama pandemi sebagai titik balik yang membuatnya menetap di Bali.

Bali juga menempati posisi kedua dalam daftar Travel Choice Awards 2025 setelah Kyoto, Jepang. Penilaian berdasarkan ulasan wisatawan global itu memperkuat citra Bali sebagai destinasi unggulan tak hanya untuk liburan, tetapi juga untuk tinggal.

Peningkatan investasi properti oleh warga asing menjadi perhatian tersendiri dalam tata kelola ruang Bali ke depan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan sosial-budaya. (Z-10)

Asing Bali Catat Dominan Investor Kenaikan Okupansi Semakin
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sambut Kunker dan Misi Dagang Gubernur Jatim, Pemprov Kalteng Tingkatkan Sinergi Ekonomi Daerah

29 April 2026

BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Layanan Kurban Digital di BRImo untuk Idul Adha 2026

29 April 2026

Kurang Uang? Ini 3 Kebiasaan yang Menghambat Keuanganmu

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Juventus Incar Gelandang Bintang, Nasib Bremer dan Mario Gila

29 April 2026

Pagar Kayu Asli dengan Harga Terjangkau dan Tahan 25 Tahun, Tingkatkan Estetika Rumah

29 April 2026

Tembakan Lagator dan Sundulan Dusan Ditepis Haupmeijer, PSM Makassar Tertinggal 0-1 dari Bali

29 April 2026

9 Kebiasaan Pagi yang Meningkatkan Produktivitas, Menurut Psikologi

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?