Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Hukum»Adik Tewas Dianiaya Anggota Polda Maluku, Kakak Marah Lihat Penanganannya: Ditarik Seperti Hewan
    Hukum

    Adik Tewas Dianiaya Anggota Polda Maluku, Kakak Marah Lihat Penanganannya: Ditarik Seperti Hewan

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Penganiayaan oleh Anggota Brimob yang Mengakibatkan Kematian

    Dua kakak beradik di Kota Tual diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota Brimob hingga satu dari mereka meninggal dunia. Arianto Tawakal (14) tewas akibat luka serius, sedangkan adiknya, Nasri Karim (15), mengalami patah tulang dan masih menjalani perawatan medis.

    Nasri menyoroti perlakuan terhadap adiknya yang disebut ditarik ke mobil seperti binatang setelah insiden pemukulan. Ia menyesalkan bahwa korban tidak digendong, melainkan ditarik dari belakang ke dalam mobil dalam kondisi tak berdaya setelah diduga dipukul oknum Brimob.

    Terduga pelaku telah diamankan dan diperiksa, sementara keluarga korban mendesak pengusutan kasus secara transparan.

    Kronologi Kejadian

    Peristiwa penganiayaan bermula ketika dua korban yang sedang berboncengan sepeda motor melintas di kawasan Jalan RSUD Maren. Keduanya kemudian dihentikan oleh Bripda Masias Siahaya. Pelaku lalu memukul korban menggunakan helm hingga keduanya terjatuh dari kendaraan. Saat kejadian berlangsung, para korban masih mengenakan seragam sekolah.

    Kedua korban penganiayaan merupakan kakak beradik, yakni Nasri Karim dan Arianto Tawakal. Arianto sempat mendapat perawatan di RSUD Karel Sadsuitubun sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT akibat luka serius yang diduga dialaminya usai penganiayaan. Sementara itu, Nasri mengalami patah tulang tangan kanan dan masih menjalani perawatan medis.

    Nasri yang telah sadar menjelaskan kejadian berlangsung di ruas jalan sekitar RSUD Maren, Kota Tual. “Iya benar, pada saat itu oknum Brimob melompat dan memukul almarhum menggunakan helm,” katanya kepada wartawan. Ia juga membantah tudingan balapan liar dengan menegaskan, “Bukan balapan, saat itu jalan menurun sehingga motor otomatis melaju kencang.”

    Nasri turut menyesalkan perlakuan terhadap adiknya saat hendak dibawa ke rumah sakit. “Mereka menarik almarhum layaknya binatang, tidak digendong, tapi ditarik dari belakang ke dalam mobil dengan posisi menyamping,” katanya.

    Keluarga Minta Keadilan

    Ayah korban, Rijik Tawakal, mendesak kepolisian agar mengusut kasus tewasnya sang anak secara transparan. Dia mengatakan hal tersebut perlu dilakukan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. “Saya minta ini diusut, transparan. Segeralah diusut,” tuturnya.

    Permohonan Maaf Kapolda Maluku

    Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban usai seorang siswa tewas dianiaya Brimob. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius institusi kepolisian. “Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Musibah ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” ujar Dadang.

    Dadang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Polisi meminta publik memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum yang tengah menangani perkara ini.

    Kasus Serupa di Ende

    Polisi Aniaya Warga hingga Tewas juga Terjadi di Ende. Belum lama ini, peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) di mana polisi berpangkat Bripda bernama Oscar menganiaya warga bernama Paulus alias Adi (35) hingga tewas.

    Insiden itu terjadi pada 29 Oktober 2025 ketika pelaku dan korban sedang mengikuti sebuah acara di Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende. Dalam acara tersebut, Oscar dan Adi sempat bersitegang dan sedang dalam pengaruh minuman keras (miras). Setelah itu, pelaku tiba-tiba menganiaya korban.

    Adapun Adi sempat dirawat di RSUD Ende tetapi dinyatakan meninggal dunia keesokan harinya. Akibat peristiwa tersebut, Oscar langsung ditangkap dan ditahan di hari yang sama.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

    31 August 2026

    Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?