Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Maret 2026
Trending
  • Dua pemain asing Bali United mulai tampil mengancam di putaran kedua
  • Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Pagi, Hujan Ringan Sore Sampai Malam
  • Jadwal MotoGP Brasil 2026 Live Trans7: Bezzecchi Ciptakan Sejarah untuk Aprilia
  • Telkom gelar GoZero% Festival Inovasi, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah
  • Pasar obligasi tertekan, ekonom: pemerintah harus yakin investor soal ekonomi RI
  • Dua Kesepakatan Bebaskan Nabilah O’Brien, Akui Lelah dan Ingin Tidur
  • Opini: Penyempurnaan Program Asuransi
  • Prediksi Laga Persib vs Persik di Liga Super
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Fans Berbahaya! Dari Pujian ke Ancaman Pembunuhan
Hobi

Fans Berbahaya! Dari Pujian ke Ancaman Pembunuhan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengalaman Menegangkan Justin Hubner di Media Sosial

Pemain belakang andalan Timnas Indonesia, Justin Hubner, baru-baru ini mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan. Ia menerima ancaman pembunuhan dari seseorang melalui pesan langsung (DM) Instagram. Hal ini diungkapkan oleh Hubner sendiri melalui Instagram Story miliknya.

Pesan ancaman tersebut ditulis dalam bahasa Inggris dan isinya cukup menyeramkan. Pada DM yang tercatat tanggal Maret 2024 lalu, akun tersebut sebelumnya memberikan kata-kata penyemangat. “Justin, get well soon, speed recovery. We need you (Justin lekas sembuh, semoga pemulihanmu cepat kami butuh kamu Justin),” tulisnya saat Hubner sedang cedera. Pesan itu juga dilengkapi emoji sedih sebagai tanda dukungan moral. Pengirim pesan itu juga memuji Hubner, yang disukai oleh fans Vietnam hingga menyebutnya sebagai ‘cerita cinta’.

Si supporter itu bahkan menyatakan bahwa 300 juta orang pribumi akan berada di sisinya untuk mendukung dan melindungi. “Don’t worry Justin, 300 million Indonesians are in front of you to protect you, we will carry out a counterattack that is 100x more powerful. (Jangan khawatir Justin, 300 juta orang Indonesia ada di depanmu untuk melindungimu, kami akan melakukan serangan balik yang 100 kali lebih dahsyat!)”

Ironisnya, nada manis itu berubah menjadi tajam setahun kemudian. Dalam DM terbaru, akun yang sama melontarkan makian pedas. Justin dicap sebagai ‘lelucon besar’ karena dinilai tidak serius berlatih bersama klub, berbeda dengan pemain Timnas lain yang fokus dan disiplin. Puncaknya, akun tersebut menulis ancaman disertai hinaan lain yang menyebut Hubner memalukan.

“Another national team players focus at the club, hard work training, and you? how are you? what are you doing?… big joke! really really really big joke! big joke player. (Pemain tim nasional lainnya fokus di klub, latihan keras, dan kamu? bagaimana kabarmu? Apa yang sedang kamu lakukan?… lelucon besar! Benar-benar lelucon besar! Pemain lelucon!)”

Menanggapi hal ini, Hubner tidak terpancing emosi. Ia justru membalas dengan santai, disertai emoji tertawa. “Hope ur good brother. (Semoga kamu baik-baik saja, saudaraku),” balas Hubner. Ia juga menulis, “How things can change,” seolah ingin menunjukkan betapa mudahnya sikap fans berubah hanya karena ekspektasi di lapangan tak terpenuhi.

Bukti percakapan ini memicu reaksi warganet Indonesia. Banyak yang mendukung ketenangan Hubner, sekaligus menyesalkan komentar yang kelewat batas. Sampai sekarang, belum ada kabar apakah pihak Hubner akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

Namun insiden ini kembali menjadi pengingat. Di balik puja-puji fans sepak bola, media sosial bisa berubah menjadi bumerang bagi mental pemain kapan saja. Perilaku fans yang tidak terkendali dapat memengaruhi psikologis para atlet, terutama di tengah tekanan kompetisi yang tinggi.

Beberapa langkah penting perlu diambil untuk menjaga lingkungan media sosial yang sehat. Selain itu, pemain harus memiliki dukungan yang kuat dari pelatih, klub, maupun keluarga. Dengan begitu, mereka tetap bisa fokus pada performa dan tujuan utama, yaitu meraih prestasi terbaik untuk negara.

Berita insiden Kejahatan media berita Pemain sepak bola
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Arsitektur vs Teknik Sipil: Apa Perbedaannya?

5 Maret 2026

Kamar Tamu Sempit? Hindari 7 Kesalahan Ini

5 Maret 2026

Meja Rias Berantakan? 9 Benda Ini Harus Dibuang

5 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Dua pemain asing Bali United mulai tampil mengancam di putaran kedua

15 Maret 2026

Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Pagi, Hujan Ringan Sore Sampai Malam

15 Maret 2026

Jadwal MotoGP Brasil 2026 Live Trans7: Bezzecchi Ciptakan Sejarah untuk Aprilia

15 Maret 2026

Telkom gelar GoZero% Festival Inovasi, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah

15 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?