Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 14 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Fans Berbahaya! Dari Pujian ke Ancaman Pembunuhan
Hobi

Fans Berbahaya! Dari Pujian ke Ancaman Pembunuhan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengalaman Menegangkan Justin Hubner di Media Sosial

Pemain belakang andalan Timnas Indonesia, Justin Hubner, baru-baru ini mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan. Ia menerima ancaman pembunuhan dari seseorang melalui pesan langsung (DM) Instagram. Hal ini diungkapkan oleh Hubner sendiri melalui Instagram Story miliknya.

Pesan ancaman tersebut ditulis dalam bahasa Inggris dan isinya cukup menyeramkan. Pada DM yang tercatat tanggal Maret 2024 lalu, akun tersebut sebelumnya memberikan kata-kata penyemangat. “Justin, get well soon, speed recovery. We need you (Justin lekas sembuh, semoga pemulihanmu cepat kami butuh kamu Justin),” tulisnya saat Hubner sedang cedera. Pesan itu juga dilengkapi emoji sedih sebagai tanda dukungan moral. Pengirim pesan itu juga memuji Hubner, yang disukai oleh fans Vietnam hingga menyebutnya sebagai ‘cerita cinta’.

Si supporter itu bahkan menyatakan bahwa 300 juta orang pribumi akan berada di sisinya untuk mendukung dan melindungi. “Don’t worry Justin, 300 million Indonesians are in front of you to protect you, we will carry out a counterattack that is 100x more powerful. (Jangan khawatir Justin, 300 juta orang Indonesia ada di depanmu untuk melindungimu, kami akan melakukan serangan balik yang 100 kali lebih dahsyat!)”

Ironisnya, nada manis itu berubah menjadi tajam setahun kemudian. Dalam DM terbaru, akun yang sama melontarkan makian pedas. Justin dicap sebagai ‘lelucon besar’ karena dinilai tidak serius berlatih bersama klub, berbeda dengan pemain Timnas lain yang fokus dan disiplin. Puncaknya, akun tersebut menulis ancaman disertai hinaan lain yang menyebut Hubner memalukan.

“Another national team players focus at the club, hard work training, and you? how are you? what are you doing?… big joke! really really really big joke! big joke player. (Pemain tim nasional lainnya fokus di klub, latihan keras, dan kamu? bagaimana kabarmu? Apa yang sedang kamu lakukan?… lelucon besar! Benar-benar lelucon besar! Pemain lelucon!)”

Menanggapi hal ini, Hubner tidak terpancing emosi. Ia justru membalas dengan santai, disertai emoji tertawa. “Hope ur good brother. (Semoga kamu baik-baik saja, saudaraku),” balas Hubner. Ia juga menulis, “How things can change,” seolah ingin menunjukkan betapa mudahnya sikap fans berubah hanya karena ekspektasi di lapangan tak terpenuhi.

Bukti percakapan ini memicu reaksi warganet Indonesia. Banyak yang mendukung ketenangan Hubner, sekaligus menyesalkan komentar yang kelewat batas. Sampai sekarang, belum ada kabar apakah pihak Hubner akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

Namun insiden ini kembali menjadi pengingat. Di balik puja-puji fans sepak bola, media sosial bisa berubah menjadi bumerang bagi mental pemain kapan saja. Perilaku fans yang tidak terkendali dapat memengaruhi psikologis para atlet, terutama di tengah tekanan kompetisi yang tinggi.

Beberapa langkah penting perlu diambil untuk menjaga lingkungan media sosial yang sehat. Selain itu, pemain harus memiliki dukungan yang kuat dari pelatih, klub, maupun keluarga. Dengan begitu, mereka tetap bisa fokus pada performa dan tujuan utama, yaitu meraih prestasi terbaik untuk negara.

Berita insiden Kejahatan media berita Pemain sepak bola
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 model sofa mewah minimalis yang nyaman untuk ruang tamu

31 Mei 2026

Mudah! 5 Gaya Kamar Pria Hitam yang Maskulin

31 Mei 2026

PVC Kamar Tidur: Cara Mudah Hias Kamar Sendiri

31 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?