Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 13 Maret 2026
Trending
  • Isu Transfer Liga Italia: AC Milan Targetkan 4 Pemain Baru untuk Musim Depan
  • Harga Tiket Sea World Ancol, Promo B1G1 Libur Lebaran
  • Sebulan Sebelum Vidi Aldiano Meninggal, Suster Bocorkan Kondisinya
  • Deretan artis kehilangan Vidi Aldiano: dari Deddy Corbuzier hingga Sherina Munaf
  • Jadwal Moto3 MotoGP Brasil 2026: Live Trans7-SPOTV Malam Hari, Veda Ega Siap Beraksi
  • 5 Pilihan HP Infinix 5G Spesial Ramadhan 2026, Infinix Edge 5G Termurah
  • Arus kas emiten Aguan turun meski laba naik di 2025, ini rekomendasi sahamnya
  • Nasib Zendhy Kusuma yang Menolak Pencurian di Resto Bibi Kelinci, Nabilah Buka Bukti Valid
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Negara Jangan Tolerir Dokter Pelanggar Etik dan Moral
Politik

Negara Jangan Tolerir Dokter Pelanggar Etik dan Moral

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Negara Jangan Tolerir Dokter Pelanggar Etik dan Moral
Ilustrasi(Dok.MI)

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal meminta negara untuk tidak mentolerir setiap tindakan asusila yang dilakukan oleh dokter. Ia mengingatkan seluruh dokter di Indonesia untuk menjaga moral dan etika setiap melayani pasien.

Hal ini merespons kasus kekerasan seksual yang dilakukan dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), berinisial PAP. Selain itu, terkait kasus praktik asusila yang dilakukan seorang dokter kandungan berinisial MSF di Garut, Jawa Barat.

“Negara tidak boleh mentolerir, semua penegak hukum juga harus terus mengawasi. Karena apa, profesi seorang dokter ini berhadapan dengan masyarakat berjenis kelamin apapun, dokter laki-laki juga mengurusi pasien perempuan. Nah ini berbahaya kalau misalnya (para dokter) tidak punya moral, tidak punya etika,” kata Cucun melalui keterangan tertulis, hari ini.

Baca juga : Polisi Minta Rekomendasi KKI Terkait Perkara Hukum Dokter Cabul di Garut

Wakil Ketua Umum DPP PKB itu menyatakan setiap pelanggaran etik profesi dan moral kedokteran yang dilakukan dokter dapat merugikan ribuan orang. Sebab, dokter adalah tumpuan kesehatan masyarakat.

“Karena (jika moral dan etika dokter rusak) ini merusak bukan hanya merugikan satu atau dua orang (pasien), tapi ribuan orang. Juga tentu merusak sisi kemanusiaan karena ulah orang ini (dokter tak bermoral). Makanya penegak hukum jangan main-main, dan negara tidak akan mentolerir apa yang mereka lakukan,” tegas ucap dia.

Kasus dugaan perkosaan yang dilakukan dokter PAP, peserta PPDS Unpad terhadap keluarga pasien dan pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir. Belum selesai pengusutan kasus ini, muncul kasus seorang dokter kandungan berinisal MSF di Garut diduga melecehkan sejumlah pasiennya yang merupakan ibu hamil.

Aksi bejat MSF yang diduga dilakukan pada 2024 terekam CCTV dan viral di sejumlah platform media sosial. Video tersebut menayangkan seorang dokter sedang memeriksa pasien dengan metode Ultrasonografi (USG). Semula aksinya dilakukan selayaknya pemeriksaan USG biasa, namun tindakannya berubah menjadi aksi asusila.(P-1)

dan Dokter Etik Jangan Moral negara Pelanggar Tolerir
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Etiopia: Tigray Kembali Berada di Ambang Perang

13 Maret 2026

Mengapa Jusuf Kalla Kritik Efektivitas Dewan Perdamaian dalam Konflik AS vs Iran?

13 Maret 2026

Reaksi Prabowo terkait tekanan Indonesia keluar BoP di tengah konflik AS-Israel-Iran jadi sorotan media asing

12 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Isu Transfer Liga Italia: AC Milan Targetkan 4 Pemain Baru untuk Musim Depan

13 Maret 2026

Harga Tiket Sea World Ancol, Promo B1G1 Libur Lebaran

13 Maret 2026

Sebulan Sebelum Vidi Aldiano Meninggal, Suster Bocorkan Kondisinya

13 Maret 2026

Deretan artis kehilangan Vidi Aldiano: dari Deddy Corbuzier hingga Sherina Munaf

13 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?