Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Tembakan Lagator dan Sundulan Dusan Ditepis Haupmeijer, PSM Makassar Tertinggal 0-1 dari Bali
  • 9 Kebiasaan Pagi yang Meningkatkan Produktivitas, Menurut Psikologi
  • Jelajahi 10 Etape, Kompack Kuningan Siap Lintasi Jalur Pantai Selatan
  • Kekhawatiran Piala Dunia 2026: Kapten Prancis dan Mesir Alami Cedera Hamstring
  • 10 Temuan KPK: Kaderisasi Lemah dan Keuangan Tidak Transparan
  • Bantu Bawa Korban Rudapaksa, 3 Polisi Jambi Hanya Dihukum Minta Maaf, Hotman Paris: Mengapa?
  • Sambut Kunker dan Misi Dagang Gubernur Jatim, Pemprov Kalteng Tingkatkan Sinergi Ekonomi Daerah
  • Pameran Bandung: Menggali Sejarah KAA dengan Teknologi AI
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Bupati Sumenep Gagal Membangun Kualitas Kesehatan
Daerah

Bupati Sumenep Gagal Membangun Kualitas Kesehatan

Redaksi Indonesia DiscoverBy Redaksi Indonesia Discover17 Mei 2025Updated:26 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com, Sumenep Gerakan Masyarakat Pragaan Peduli Rakyat (Gempar) menyuarakan atas kegagalan Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsoyodo dalam membangun kualitas kesehatan lakukan aksi unjuk rasa .

Unras Gempar meluruk Kantor Bupati Sumenep Madura Jawa Timur pada hari Jumat 16/05/2025.

 Misbahul Umam,  kordinator aksi pasca orasinya.  menyatakan, aksi ini dilakukan lantaran petugas pelayanan kesehatan telah melakukan tindakan tidak manusiawi,  pasalnya tragedi tragis kembali terjadi di dalam puskesmas Peragaan, diduga petugas pelayanan kesehatan memberikan pelayanan yang sangat buruk dan tidak manusiawi dan ini merupakan salah satu ancaman bagi masyarakat Kabupaten Sumenep khususnya warga Pragaan.

“Ada salah satu pasien warga Pragaan yang ingin mau masuk ke Puskesmas Pragaan, dengan keadaan kondisinya sakit parah (Asma), tiba tiba pihak Puskesmas menolak di sebabkan tidak ada oksigen,

Tak hanya menolak , petugas pelayanan kesehatan pihak Puskesmas Pragaan menyuruh  keluarga pasien untuk mencair tabung gas oksigen di beberapa klinik, namun bernasib buruk dan tragis, sehingga menghembuskan nafas terakhirnya di lintasan roda truk,” Tegasnya Misbahul Umam.

Umam menyampaikan, massa aksi Gempar ingin langsung berdialog dengan Bupati Sumenep, terkait pelayanan kesehatan yang buruk di Puskesmas Pragaan, takan tetapi Bupati Sumenep sedang tidak ada di kantor nya.

Tuntutan aksi unjuk rasa masyarakat Gempar, segera di pecat Kampus dan Kasubag TU Puskesmas Pragaan pada Jumat (16/05)

” Setidaknya , petugas pelayanan kesehatan tidak se merta merta melakukan penolakan terhadap pasien nya, mereka harus melihat kondisi pasiennya. Dan saat itu pasien sedang  butuh perawatan medis secara cepat, bukan di tolak dengan alasan tidak ada oksigen di Puskesmas. Yang jelas Puskesmas Pragaan di bangun ini untuk tempat warga yang ingin berobat, namun tragis pelayanan puskesmas memperlakukan pasien secara tidak manusiawi, dan ini adalah tanggungan jawab Kapus dan Kasubag TU selaku pemegang kendali pelayanan kesehatan yang dinilai gagal total di bawa kepemimpinan Bupati Sumenep,” seruannya tegas.

Aksi demonstrasi masyarakat Gempar kepada Bupati Sumenep untuk bertanggung jawab penuh atas kelalaian peristiwa tragedi kemanusiaan, dan pecat kepala Puskesmas Pragaan dan Kasubag TU  tersebut, ungkapnya Misbahul

Ditempat yang sama, Kabid Dinas kesehatan Sumenep, Nur Insan menyampaikan apa yang di sampaikan oleh masyarakat Pragaan akan kami sampaikan kepada kepala Dinas kesehatan Sumenep, apa yang menjadi tuntutan terkait tragedi kelalaian pelayanan puskesmas Peragaan akan kami sampaikan, pungkasnya. (*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Redaksi Indonesia Discover

    Berita Terkait

    Laga Sengit PSM Makassar vs Borneo FC, Nasib di Klasemen Super League

    26 April 2026

    10 Tanda Wajah Anda Membutuhkan Perawatan Estetika Wajah

    21 April 2026

    Resmikan 6 jembatan strategis sekaligus, Bupati JKA: 6 tahun terputus, kini terhubung lagi!

    16 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tembakan Lagator dan Sundulan Dusan Ditepis Haupmeijer, PSM Makassar Tertinggal 0-1 dari Bali

    29 April 2026

    9 Kebiasaan Pagi yang Meningkatkan Produktivitas, Menurut Psikologi

    29 April 2026

    Jelajahi 10 Etape, Kompack Kuningan Siap Lintasi Jalur Pantai Selatan

    29 April 2026

    Kekhawatiran Piala Dunia 2026: Kapten Prancis dan Mesir Alami Cedera Hamstring

    29 April 2026
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
    • Home
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • PT. Indonesia Discover Multimedia
    • Indeks Berita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?