Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Susunan Pemain Persija vs Persis: Andritany Dipercaya Mauricio, Waspada Aksi Mantan Macan Kemayoran
  • Cara cek nilai TKA SD, SMP, SMA lengkap dengan jadwalnya
  • Mengapa Beberapa Anjing Punya Lidah Biru?
  • Prediksi Skor PSG vs Lyon, Statistik Head-to-Head Ligue 1 2026
  • Muncul Nama Calon Ketua PKB Palembang di Luar Pilihan Tim 5
  • Dua Remaja Tewas Kecelakaan di Peudada, Keluarga Jemput Jenazah di RSUD
  • RedMagic 5 Pro: Layar 185Hz, RAM 24GB, Spesifikasi Mencengangkan!
  • Honda PCX 160 2026 hadir, skutik mewah dengan mesin 4-valve dan harga terjangkau
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Bupati Sumenep Gagal Membangun Kualitas Kesehatan
Daerah

Bupati Sumenep Gagal Membangun Kualitas Kesehatan

Redaksi Indonesia DiscoverBy Redaksi Indonesia Discover17 Mei 2025Updated:26 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com, Sumenep Gerakan Masyarakat Pragaan Peduli Rakyat (Gempar) menyuarakan atas kegagalan Bupati Sumenep Ahmad Fauzi Wongsoyodo dalam membangun kualitas kesehatan lakukan aksi unjuk rasa .

Unras Gempar meluruk Kantor Bupati Sumenep Madura Jawa Timur pada hari Jumat 16/05/2025.

 Misbahul Umam,  kordinator aksi pasca orasinya.  menyatakan, aksi ini dilakukan lantaran petugas pelayanan kesehatan telah melakukan tindakan tidak manusiawi,  pasalnya tragedi tragis kembali terjadi di dalam puskesmas Peragaan, diduga petugas pelayanan kesehatan memberikan pelayanan yang sangat buruk dan tidak manusiawi dan ini merupakan salah satu ancaman bagi masyarakat Kabupaten Sumenep khususnya warga Pragaan.

“Ada salah satu pasien warga Pragaan yang ingin mau masuk ke Puskesmas Pragaan, dengan keadaan kondisinya sakit parah (Asma), tiba tiba pihak Puskesmas menolak di sebabkan tidak ada oksigen,

Tak hanya menolak , petugas pelayanan kesehatan pihak Puskesmas Pragaan menyuruh  keluarga pasien untuk mencair tabung gas oksigen di beberapa klinik, namun bernasib buruk dan tragis, sehingga menghembuskan nafas terakhirnya di lintasan roda truk,” Tegasnya Misbahul Umam.

Umam menyampaikan, massa aksi Gempar ingin langsung berdialog dengan Bupati Sumenep, terkait pelayanan kesehatan yang buruk di Puskesmas Pragaan, takan tetapi Bupati Sumenep sedang tidak ada di kantor nya.

Tuntutan aksi unjuk rasa masyarakat Gempar, segera di pecat Kampus dan Kasubag TU Puskesmas Pragaan pada Jumat (16/05)

” Setidaknya , petugas pelayanan kesehatan tidak se merta merta melakukan penolakan terhadap pasien nya, mereka harus melihat kondisi pasiennya. Dan saat itu pasien sedang  butuh perawatan medis secara cepat, bukan di tolak dengan alasan tidak ada oksigen di Puskesmas. Yang jelas Puskesmas Pragaan di bangun ini untuk tempat warga yang ingin berobat, namun tragis pelayanan puskesmas memperlakukan pasien secara tidak manusiawi, dan ini adalah tanggungan jawab Kapus dan Kasubag TU selaku pemegang kendali pelayanan kesehatan yang dinilai gagal total di bawa kepemimpinan Bupati Sumenep,” seruannya tegas.

Aksi demonstrasi masyarakat Gempar kepada Bupati Sumenep untuk bertanggung jawab penuh atas kelalaian peristiwa tragedi kemanusiaan, dan pecat kepala Puskesmas Pragaan dan Kasubag TU  tersebut, ungkapnya Misbahul

Ditempat yang sama, Kabid Dinas kesehatan Sumenep, Nur Insan menyampaikan apa yang di sampaikan oleh masyarakat Pragaan akan kami sampaikan kepada kepala Dinas kesehatan Sumenep, apa yang menjadi tuntutan terkait tragedi kelalaian pelayanan puskesmas Peragaan akan kami sampaikan, pungkasnya. (*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Redaksi Indonesia Discover

    Berita Terkait

    Laga Sengit PSM Makassar vs Borneo FC, Nasib di Klasemen Super League

    26 April 2026

    10 Tanda Wajah Anda Membutuhkan Perawatan Estetika Wajah

    21 April 2026

    Resmikan 6 jembatan strategis sekaligus, Bupati JKA: 6 tahun terputus, kini terhubung lagi!

    16 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Susunan Pemain Persija vs Persis: Andritany Dipercaya Mauricio, Waspada Aksi Mantan Macan Kemayoran

    29 April 2026

    Cara cek nilai TKA SD, SMP, SMA lengkap dengan jadwalnya

    29 April 2026

    Mengapa Beberapa Anjing Punya Lidah Biru?

    29 April 2026

    Prediksi Skor PSG vs Lyon, Statistik Head-to-Head Ligue 1 2026

    29 April 2026
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
    • Home
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • PT. Indonesia Discover Multimedia
    • Indeks Berita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?