Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Februari 2026
Trending
  • Laga PSIM Yogyakarta vs Bali United Malam Ini Bakal Seru
  • Siapa Kelompok The Fifth Column? Pelaku Teror Ketua BEM UGM Menurut Rocky Gerung
  • Hasil Akhir PSS Sleman vs Persipura, Klasemen Timur Championship 2-0, Jarak Poin Barito Putera
  • 6 Shio Ini Akan Wujudkan Mimpi Terpendam: Persiapan Tahun Kuda Api 2026 Menghadirkan Kejutan Besar!
  • Bank Mandiri dukung UMKM dan ekonomi rakyat melalui JuraganXtra
  • Celtic Kalah 4-2, VfB Stuttgart Melangkah ke Babak 16 Besar Liga Europa Setelah 13 Tahun Tunggu
  • Kadin Minta Prabowo Hentikan Impor 105 Ribu Kendaraan dari India, Industri Otomotif Terancam
  • TECNO Megapad SE: Tablet Canggih dengan Layar 11 Inci dan AI Terbaru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Surplus Neraca Dagang RI Menyusut Jadi Rp51 Triliun
Ekonomi

Surplus Neraca Dagang RI Menyusut Jadi Rp51 Triliun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Maret 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Surplus Neraca Dagang RI Menyusut Jadi Rp51 Triliun
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti(Dok YouTube)

PELAKSANA tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan neraca perdagangan barang Indonesia kembali mengalami surplus sebesar US$3,12 miliar atau senilai Rp51,07 triliun pada Februari.

Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya yang mencapai US$3,49 miliar.

“Pada Februari 2025 surplus neraca perdagangan turun sebesar US$0,38 miliar secara bulanan,” ungkapnya dalam konferensi pers Rilis BPS secara daring, Senin (17/3).

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia selama periode Januari sampai dengan Februari 2025 mencapai US$6,61 miliar. Neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus selama 58 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Surplus pada Februari 2025 lebih ditopang dari surplus sektor nonmigas yang sebesar US$4,84 miliar.

Komoditas penyumbang surplus utama ialah lemak dan minyak hewan nabati (HS15), kemudian bahan bakar mineral (HS27), serta besi dan baja (HS72).

Pada saat yang sama, neraca perdagangan komoditas migas tercatat defisit US$1,72 miliar.

“Ini utamanya berasal dari defisit hasil minyak maupun minyak mentah,” jelas Amalia.

Sementara itu, lanjutnya, Indonesia mengalami defisit perdagangan dengan tiga yang terbesar. Yakni, dengan Tiongkok defisit sebesar US$1,76 miliar, dengan Australia sebesar US$430 juta dan dengan Brazil mengalami defisit sebesar US$170 juta.

Selanjutnya, Amalia menerangkan untuk komoditas penyumbang defisit terbesar dengan Tiongkok utamanya adalah mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, lalu mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, dan juga kendaraan dan bagiannya.

Dengan Australia, Indonesia mengalami defisit perdagangan disumbang komoditas bahan bakar mineral, terutama batu bara, biji logam terak dan abu, dan serealia.

“Berikutnya, dengan Brazil. Defisit perdagangan terutama disumbang oleh ampas dan sisa industri makanan, terutama untuk pakan ternak, kemudian kapas, dan juga gula,” terang Amalia.

Kendati demikian, BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Februari 2025 mengalami kenaikan sebesar US$3,78 miliar dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Surplus pada periode ini ditopang oleh komoditas nonmigas yang memberikan kontribusi sebesar US$9,76 miliar. (E-4) 

 

Dagang Jadi Menyusut Neraca Rp51 Surplus Triliun
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bank Mandiri dukung UMKM dan ekonomi rakyat melalui JuraganXtra

28 Februari 2026

Panduan emas untuk pemula: aman, mudah, untung

28 Februari 2026

Risiko geopolitik naik, rekomendasi saham migas penting diketahui

27 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Laga PSIM Yogyakarta vs Bali United Malam Ini Bakal Seru

28 Februari 2026

Siapa Kelompok The Fifth Column? Pelaku Teror Ketua BEM UGM Menurut Rocky Gerung

28 Februari 2026

Hasil Akhir PSS Sleman vs Persipura, Klasemen Timur Championship 2-0, Jarak Poin Barito Putera

28 Februari 2026

6 Shio Ini Akan Wujudkan Mimpi Terpendam: Persiapan Tahun Kuda Api 2026 Menghadirkan Kejutan Besar!

28 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?