Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 23 October 2026
Trending
  • Kartel narkoba gunakan drone tempur, keahlian perang Ukraina jadi sorotan
  • Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo
  • Pesona Skyline Hong Kong: 5 Destinasi Terbaik, Ada yang Gratis!
  • Bonus Setengah Miliar untuk Ramadhipa Usai Gemparkan Moto3 Junior 2026
  • Deretan Bintang Dunia yang Diboikot karena Pro-Israel
  • Iran buka suara, bantah dana perang IRGC terkuras habis: ekonomi tak akan ambruk
  • Jadwal & Rute KM Wilis hingga 21 November 2026: Makassar hingga Waikelo
  • Sinopsis Grown Ups 2 (2013): Hari Terakhir yang Liar Sebelum Liburan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan
Nasional

Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 August 2026No Comments5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Kamis (27/8/2026) diperkirakan mengalami fluktuasi akibat perhatian pelaku pasar terhadap isu-isu dari pasar global dan lokal. IHSG dibuka melemah sebesar 15,34 poin atau 0,24 persen menjadi 6.390,35. Di sisi lain, Indeks LQ45 yang terdiri dari 45 saham unggulan turun 2,47 poin atau 0,39 persen menjadi 630,08.

“Diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak dalam kisaran 6.350 hingga 6.450 pada perdagangan Kamis,” kata Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam analisisnya di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Dari mancanegara, data inflasi Personal Consumption ExpendituresIndeks inflasi PCE Amerika Serikat (AS) pada Juli 2026 sedikit meningkat dibandingkan prediksi. Data inflasi PCE AS tetap stabil di tingkat 3,7 persen per tahun (year on yeardi bulan Juli 2026, atau sedikit melebihi perkiraan sebesar 3,6 persen.

Secara bulanan, indeks PCE meningkat sebesar 0,2 persen (month to month/mtm) pada Juli 2026, atau melebihi harapan pasar sebesar 0,1 persen setelah sebelumnya turun 0,1 persen pada Juni 2026.

Untuk indeks inflasi inti PCE, tingkat inflasi tetap berada pada 3,3 persen per tahun pada Juli 2026, meskipun masih jauh melampaui target The Fed sebesar 2 persen.

Di sisi lain, perekonomian Amerika Serikat mengalami pertumbuhan sebesar 1,5 persen pada kuartal kedua tahun 2026, atau melambat dibandingkan dengan pertumbuhan 2,1 persen di kuartal sebelumnya dan sesuai dengan perkiraan awal.

Berdasarkan data yang menunjukkan bahwa ekonomi tetap kuat meskipun inflasi sulit menurun, The Fed memiliki kesempatan untuk mempertahankan tingkat bunga tetap sambil meninjau data tambahan yang akan datang.

Hal itu tercermin pada CME FedWatch Tool, di mana peluang The Fed untuk mempertahankan tingkat bunga tetap pada September 2026 meningkat menjadi hampir 64 persen dari sekitar 60 persen pada hari sebelumnya.

“Harga emas spotditutup melemah. Lanjutan penurunan harga emas karena data inflasi PCE yang lebih tinggi dari prediksi memperkuat harapan kenaikan suku bunga The Fed, sementara para investor menantikan pidato Ketua The Fed dalam Simposium Jackson Hole minggu ini,” kata Ratna.

Di sisi lain, pelaku pasar terlihat waspada menjelang pengumuman laporan keuangan kuartalan Nvidia.

Selain itu, suasana pasar terganggu oleh laporan yang menyatakan bahwa Rusia berencana memperkuat serangan terhadap Ukraina setelah menilai bahwa negosiasi perdamaian telah mengalami kebuntuan.

Di dalam negeri, para pelaku pasar akan mengamati aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR yang berpotensi menjadi salah satu ancaman jangka pendek bagi pasar saham.

Oleh karena itu, strategi investor pada hari ini cenderungwait and seeJika aksi demonstrasi berjalan dengan damai, para investor berpeluang kembali melakukan pembelian.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) akan memperkuat pengawasan terhadap alur dana valuta asing dengan memanfaatkan teknologi pemantauan.

Tindakan tersebut diambil di tengah semakin rumitnya transaksi antar negara serta adanya kemungkinan tindakan tertentuunder-invoicing dalam kegiatan ekspor.

Peningkatan pengawasan terhadap peredaran dana tersebut penting dilakukan guna memaksimalkan pengelolaan data serta mempertahankan kedaulatan ekonomi negara.

Untuk memperkuat pengawasan, Bank Indonesia akan meningkatkan keterpaduan dan koordinasi dalam penerapan kebijakan lalu lintas devisa bersama kementerian/lembaga serta para pemangku kepentingan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari langkah insentif, pemerintah memperkirakan anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada tahun 2027 mencapai Rp 15,37 triliun.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk menutupi biaya pendidikan sebanyak 966.623 mahasiswa yang menerima bantuan. Jumlah anggaran ini lebih besar dibandingkan anggaran tahun 2026 yang mencapai Rp 15,3 triliun.

Stimulus diharapkan mampu meningkatkan kemampuan beli masyarakat serta memperluas kesempatan pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin.

Pada perdagangan hari Rabu (26/8) kemarin, sebagian besar bursa Eropa mengalami kenaikan. Euro Stoxx 50 naik 0,30 persen, sementara indeks FTSE 100 Inggris turun 0,07 persen, indeks DAX Jerman naik 0,08 persen, dan indeks CAC Prancis meningkat 0,27 persen.

Bursa saham Amerika Serikat di Wall Street pada hari Rabu (26/8) mengalami penurunan. Indeks S&P 500 turun 0,02 persen menjadi 7.675,70, indeks Nasdaq merosot 0,08 persen menjadi 26.130,20, dan indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 0,21 persen menjadi 53.463,88.

Indeks pasar saham Asia regional pada pagi ini, antara lain, indeks Nikkei turun 0,01 persen menjadi 66.253,00, indeks Shanghai naik 0,24 persen menjadi 3.921,89, indeks Hang Seng turun 0,49 persen menjadi 25.535,00, serta indeks Straits Times turun 0,65 persen menjadi 5.684,65.

 

Kurs Rupiah

Rupiah mengalami pelemahan sebesar 50 poin atau 0,28 persen pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026), dengan kurs menjadi Rp 17.775 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di tingkat Rp 17.725 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan rupiah mengalami pelemahan seiring naiknya indeks dolar AS danyieldsurat utang pemerintah Amerika Serikat jangka pendek yang semakin naik.

Indeks dolar meningkat sebesar 0,25 persen menjadi 99,11, sementara obligasi pemerintah AS dengan jatuh tempo satu dan lima tahun masing-masing naik 5,9basis points(bps) dan 3,3 bps menjadi 6,74 persen serta 6,89 persen sebagai bentuk antisipasi kenaikan suku bunga oleh The Fed di akhir tahun ini,” katanya di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Petugas melakukan perhitungan terhadap uang dolar Amerika Serikat di lokasi pertukaran mata uang asing. – (Indonesiadiscover.com/Thoudy Badai)

Selain itu, pasar juga turutwait and seemengenai pidato Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh dalam Simposium Jackson Hole pada Jumat (28/6) yang akan membahas inflasi Amerika Serikat.

Angka Personal Consumption ExpendituresAngka inflasi (PCE) mulai menurun menjadi 3,3 persen, namun masih jauh dari target inflasi sebesar 2 persen.

Mengamati suasana dalam negeri, selanjutnya pergerakan rupiah dipengaruhi oleh aksi unjuk rasa hari ini. Seperti diketahui, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) sedang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, dengan menyoroti dua tuntutan terkait pemberantasan korupsi.

Dua permintaan tersebut, yaitu segera menetapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengambilalihan Aset serta memberlakukan hukuman mati terhadap pelaku korupsi.

Selain itu, pasar juga sedang memperhatikan arah kebijakan Bank Indonesia (BI) di bawah kepemimpinan Dewan Gubernur BI yang baru.

“Tujuan kebijakan Bank Indonesia tetap berfokus pada kemandirian serta meningkatkan kerja sama dengan pemerintah guna menciptakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Rully.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo

22 October 2026

Pesona Skyline Hong Kong: 5 Destinasi Terbaik, Ada yang Gratis!

22 October 2026

Deretan Bintang Dunia yang Diboikot karena Pro-Israel

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kartel narkoba gunakan drone tempur, keahlian perang Ukraina jadi sorotan

22 October 2026

Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo

22 October 2026

Pesona Skyline Hong Kong: 5 Destinasi Terbaik, Ada yang Gratis!

22 October 2026

Bonus Setengah Miliar untuk Ramadhipa Usai Gemparkan Moto3 Junior 2026

22 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?