Informasi mengenai jadwal pelayaran armada laut nasional sangat penting bagi masyarakat yang sering melakukan mobilitas antarwilayah menggunakan transportasi air. Salah satu moda transportasi andalan yang melayani rute perairan nusantara adalah Kapal Motor (KM) Wilis. Kapal ini berada di bawah pengelolaan PT Pelni dan dikenal luas sebagai sarana penghubung vital yang menyatukan berbagai pulau besar di Indonesia, mulai dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, hingga kawasan Nusa Tenggara. Dengan menawarkan tarif yang terjangkau serta mematuhi seluruh regulasi resmi yang berlaku, KM Wilis selalu menjadi pilihan utama bagi para pelaku perjalanan laut.
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan dalam rentang waktu tertentu, pemahaman mendalam mengenai rute dan waktu sandar kapal sangat diperlukan agar perjalanan dapat berjalan lancar tanpa kendala. Sepanjang periode pelayaran yang mencakup tanggal 20 Oktober hingga 21 November 2026, KM Wilis dijadwalkan untuk singgah di berbagai pelabuhan strategis. Rute utama yang akan dilewati oleh kapal ini meliputi Batulicin, Makassar, Labuan Bajo, Bima, Waikelo, Waingapu, Ende, Kupang, hingga Kalabahi.

Untuk membantu para calon penumpang mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang, berikut adalah rincian jadwal lengkap kedatangan dan keberangkatan KM Wilis selama periode tersebut:
Rincian Jadwal KM Wilis (20 Oktober – 21 November 2026)
- Batulicin
- Tiba: 20 Oktober 2026 pukul 15.00 WITA
- Berangkat: 21 Oktober 2026 pukul 18.00 WITA (Voyage 20.2026)
- Makassar
- Tiba: 23 Oktober 2026 pukul 01.00 WITA
- Berangkat: 23 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA
- Labuan Bajo
- Tiba: 24 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA
- Berangkat: 24 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA
- Bima
- Tiba: 24 Oktober 2026 pukul 18.00 WITA
- Berangkat: 24 Oktober 2026 pukul 19.00 WITA
- Waikelo
- Tiba: 25 Oktober 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 25 Oktober 2026 pukul 07.00 WITA
- Waingapu
- Tiba: 25 Oktober 2026 pukul 16.00 WITA
- Berangkat: 25 Oktober 2026 pukul 20.00 WITA
- Ende
- Tiba: 26 Oktober 2026 pukul 07.00 WITA
- Berangkat: 26 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA
- Kupang
- Tiba: 27 Oktober 2026 pukul 01.00 WITA
- Berangkat: 27 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA
- Alor (Kalabahi)
- Tiba: 28 Oktober 2026 pukul 02.00 WITA
- Berangkat: 28 Oktober 2026 pukul 17.00 WITA
- Kupang
- Tiba: 29 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA
- Berangkat: 29 Oktober 2026 pukul 14.00 WITA
- Ende
- Tiba: 30 Oktober 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 30 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA
- Waingapu
- Tiba: 30 Oktober 2026 pukul 19.00 WITA
- Berangkat: 30 Oktober 2026 pukul 21.00 WITA
- Waikelo
- Tiba: 31 Oktober 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 31 Oktober 2026 pukul 07.00 WITA
- Bima
- Tiba: 31 Oktober 2026 pukul 18.00 WITA
- Berangkat: 31 Oktober 2026 pukul 20.00 WITA
- Labuan Bajo
- Tiba: 1 November 2026 pukul 05.00 WITA
- Berangkat: 1 November 2026 pukul 06.00 WITA
- Makassar
- Tiba: 2 November 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 2 November 2026 pukul 09.00 WITA
- Batulicin
- Tiba: 3 November 2026 pukul 15.00 WITA
- Berangkat: 4 November 2026 pukul 18.00 WITA (Voyage 21.2026)
- Makassar
- Tiba: 6 November 2026 pukul 01.00 WITA
- Berangkat: 6 November 2026 pukul 08.00 WITA
- Labuan Bajo
- Tiba: 7 November 2026 pukul 08.00 WITA
- Berangkat: 7 November 2026 pukul 09.00 WITA
- Bima
- Tiba: 7 November 2026 pukul 18.00 WITA
- Berangkat: 7 November 2026 pukul 19.00 WITA
- Waikelo
- Tiba: 8 November 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 8 November 2026 pukul 07.00 WITA
- Waingapu
- Tiba: 8 November 2026 pukul 16.00 WITA
- Berangkat: 8 November 2026 pukul 20.00 WITA
- Ende
- Tiba: 9 November 2026 pukul 07.00 WITA
- Berangkat: 9 November 2026 pukul 09.00 WITA
- Kupang
- Tiba: 10 November 2026 pukul 02.00 WITA
- Berangkat: 10 November 2026 pukul 09.00 WITA
- Alor (Kalabahi)
- Tiba: 11 November 2026 pukul 02.00 WITA
- Berangkat: 11 November 2026 pukul 17.00 WITA
- Kupang
- Tiba: 12 November 2026 pukul 09.00 WITA
- Berangkat: 12 November 2026 pukul 14.00 WITA
- Ende
- Tiba: 13 November 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 13 November 2026 pukul 08.00 WITA
- Waingapu
- Tiba: 13 November 2026 pukul 19.00 WITA
- Berangkat: 13 November 2026 pukul 21.00 WITA
- Waikelo
- Tiba: 14 November 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 14 November 2026 pukul 07.00 WITA
- Bima
- Tiba: 14 November 2026 pukul 18.00 WITA
- Berangkat: 14 November 2026 pukul 20.00 WITA
- Labuan Bajo
- Tiba: 15 November 2026 pukul 05.00 WITA
- Berangkat: 15 November 2026 pukul 06.00 WITA
- Makassar
- Tiba: 16 November 2026 pukul 06.00 WITA
- Berangkat: 16 November 2026 pukul 09.00 WITA
- Batulicin
- Tiba: 17 November 2026 pukul 15.00 WITA
- Berangkat: 18 November 2026 pukul 15.00 WITA (Voyage 22.2026)
- Makassar
- Tiba: 20 November 2026 pukul 01.00 WITA
- Berangkat: 20 November 2026 pukul 08.00 WITA
- Labuan Bajo
- Tiba: 21 November 2026 pukul 08.00 WITA
- Berangkat: 21 November 2026 pukul 18.00 WITA
Perlu diingat bahwa seluruh jadwal keberangkatan serta tingkat ketersediaan tiket kapal dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tergantung pada kondisi cuaca, gelombang laut, maupun kebijakan operasional perusahaan. Oleh karena itu, para penumpang sangat dianjurkan untuk selalu memantau pembaruan informasi secara berkala melalui aplikasi seluler resmi Pelni Mobile atau dengan mengunjungi situs web resmi perusahaan.
Panduan Membeli Tiket Kapal Pelni Secara Daring
Kemajuan teknologi kini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket perjalanan laut tanpa harus mengantre lama di loket pelabuhan. Pemesanan tiket dapat dilakukan secara praktis melalui portal reservasi resmi milik PT Pelni, atau melalui berbagai mitra saluran penjualan resmi yang telah bekerja sama, seperti gerai Alfamart, Alfamidi, serta platform pembayaran digital seperti easybook dan fastpay.
Agar mendapatkan kepastian tempat duduk dan terhindar dari kehabisan tiket, calon penumpang sangat disarankan untuk melakukan pembelian jauh-jauh hari, idealnya minimal dua minggu sebelum jadwal keberangkatan yang diinginkan. Besaran harga tiket yang harus dibayarkan bervariasi, tergantung pada pilihan rute perjalanan, kelas fasilitas kapal, serta kategori usia penumpang, apakah dikategorikan sebagai penumpang dewasa atau bayi.
Bagi Anda yang berniat melakukan reservasi secara mandiri melalui laman resmi PT Pelni, berikut adalah langkah-langkah praktis yang harus diikuti:
Akses situs web resmi PT Pelni melalui peramban pada perangkat Anda di alamat pelni.co.id, kemudian arahkan kursor dan pilih menu khusus yang bertuliskan “Reservasi Tiket”.
Lengkapi formulir data perjalanan dengan memasukkan informasi yang akurat, seperti kota pelabuhan asal, pelabuhan tujuan, tanggal rencana keberangkatan, jumlah total penumpang, serta kategori jenis kabin yang diinginkan. Setelah semua terisi dengan benar, lanjutkan dengan menekan tombol “Cari Pelayanan”.
Sistem akan menampilkan daftar kapal yang tersedia beserta kelas pelayanannya. Pilihlah opsi kapal dan kelas kabin yang paling sesuai dengan kebutuhan serta kenyamanan perjalanan Anda.
Masukkan data diri lengkap dari seluruh calon penumpang secara jujur dan sesuai dengan identitas resmi (KTP/Paspor), lalu klik tombol “Lanjut” untuk melanjutkan proses transaksi.
Tentukan metode pembayaran yang paling memudahkan Anda dari berbagai pilihan kanal pembayaran digital yang tersedia di sistem.
Setelah pembayaran berhasil diverifikasi, pastikan untuk menyimpan bukti transaksi atau kode pemesanan (booking code) sebagai bukti sah pembelian tiket kapal laut Anda.
Langkah-Langkah Menukar E-Tiket Menjadi Boarding Pass Fisik
Setelah proses pemesanan tiket secara daring selesai dan Anda mendapatkan bukti konfirmasi berupa e-tiket, tahapan penting selanjutnya yang tidak boleh dilewatkan adalah melakukan penukaran e-tiket tersebut menjadi lembar boarding pass fisik. Penukaran ini wajib dilakukan di pelabuhan keberangkatan sebelum Anda diizinkan untuk naik ke atas kapal. Pastikan untuk datang lebih awal ke pelabuhan agar proses cetak boarding pass dan pemeriksaan dokumen perjalanan dapat berjalan dengan tertib dan nyaman.

Proses penukaran tiket elektronik (e-ticket) menjadi boarding pass fisik kini menjadi salah satu tahapan krusial yang wajib dilalui oleh setiap calon penumpang sebelum naik ke atas kapal. Agar perjalanan laut Anda berlangsung lancar tanpa hambatan, penukaran ini dapat dilakukan secara langsung di pelabuhan tempat Anda akan berangkat.
Oleh karena itu, sangat disarankan bagi para penumpang untuk merencanakan waktu kedatangan dengan baik. Usahakan agar Anda sudah tiba di area pelabuhan sekurang-kurangnya 2 hingga 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kapal yang tertera pada tiket. Waktu luang ini tidak hanya berguna untuk proses pencetakan tiket fisik, tetapi juga mengantisipasi antrean panjang yang kerap terjadi di loket pelabuhan, terutama pada musim liburan atau akhir pekan.
Untuk memudahkan Anda dalam memahami prosedur pencetakan tiket tersebut, berikut adalah panduan lengkap mengenai cara menukarkan e-tiket menjadi boarding pass fisik yang sah:
- Siapkan e-tiket dan kartu identitas asli
Pastikan Anda telah mengunduh atau menyiapkan bukti pembelian e-tiket di dalam ponsel pintar Anda, baik berupa file PDF maupun tangkapan layar yang menampilkan kode booking atau barcode dengan jelas. Selain itu, siapkan pula kartu identitas resmi yang masih berlaku dan sesuai dengan nama yang tertera pada tiket, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), paspor, SIM, atau kartu identitas lainnya.
- Siapkan e-tiket dan kartu identitas asli
- Datang ke loket cabang Pelni atau gunakan mesin Check-In Mandiri (vending machine) jika tersedia di pelabuhan tersebut.
Sesampainya di pelabuhan keberangkatan, carilah area layanan pelanggan atau loket resmi cabang penyedia jasa pelayaran. Di beberapa pelabuhan besar dan modern, biasanya telah disediakan mesin Check-In Mandiri atau vending machine khusus yang dapat dioperasikan secara mandiri oleh penumpang untuk mempercepat proses pencetakan tanpa harus mengantre di loket manusia.
- Datang ke loket cabang Pelni atau gunakan mesin Check-In Mandiri (vending machine) jika tersedia di pelabuhan tersebut.
- Tunjukkan data kepada petugas, dan petugas akan mencetak boarding pass fisik.
Jika Anda menggunakan layanan konvensional, tunjukkan e-tiket beserta kartu identitas Anda kepada petugas yang bertugas di loket. Petugas akan melakukan verifikasi data pada sistem mereka. Setelah data dipastikan valid dan sesuai, petugas akan segera mencetak boarding pass fisik yang nantinya wajib Anda tunjukkan kepada petugas pintu masuk (boarding gate) sebelum memasuki area dermaga dan naik ke kapal.
- Tunjukkan data kepada petugas, dan petugas akan mencetak boarding pass fisik.



