Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 31 Agustus 2026
Trending
  • Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan
  • Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru
  • Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!
  • Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan
  • Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ
  • Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat
  • Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah
  • Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah
Pariwisata

Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 Agustus 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com, MALAYSIA-Perjalanan pasangan kakek dan nenek dari Aceh, T Faisal Laksamana (65) dan dr Indriati (61) dalam menjelajahi dunia sering kali menghadapi berbagai rintangan.

Pasangan ini seharusnya berangkat dari Malaysia ke Thailand pada 15 Agustus 2026.

Perjalanan mereka mengalami penundaan karena terjebak selama beberapa hari di perbatasan Pangkalan Hulu, Malaysia, akibat masalah administratif terkait Carnet de Passages en Douane (CPD) kendaraan.

“Pada 14 Agustus 2026, kami melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur ke Pangkalan Hulu, yang merupakan salah satu jalur perbatasan Malaysia menuju Thailand. Namun, saat akan meninggalkan Malaysia pada 15 Agustus 2026, kendaraan dilarang keluar karena terjadi kesalahpahaman mengenai prosedur administrasi Carnet kendaraan,” ujar T Faisal Laksamana kepada Indonesiadiscover.com, Senin (24/08/2026).

Sebelumnya, menurut T Faisal Laksamana, surat izin kendaraan tersebut telah mendapatkan persetujuan ketika kendaraan memasuki Malaysia melalui perbatasan Tebedu. Dari Tebedu, kendaraan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kuching dan selanjutnya dikirim melalui jalur laut menuju Pelabuhan Klang, Kuala Lumpur.

‘Dalam proses keluar dari Malaysia melalui Pangkalan Hulu, petugas mengajukan pertanyaan mengapa Carnet kendaraan tidak memiliki cap di Pelabuhan Klang. Kejadian ini kemudian menjadi salah satu masalah yang menyebabkan kendaraan belum bisa melanjutkan perjalanan menuju Thailand,’ katanya.

Selain masalah Carnet, ada juga pertanyaan terkait paspor T Faisal Laksamana yang tidak memiliki stempel kedatangan di Kuala Lumpur.

Faisal menjelaskan bahwa sebelumnya ia berada di Miri, Sarawak, dan melakukan penerbangan dari Miri ke Kuala Lumpur melalui penerbangan dalam negeri. Karena merupakan penerbangan domestik di wilayah Malaysia, tidak ada proses imigrasi internasional sehingga paspor tidak dicap saat tiba di Kuala Lumpur.

Untuk memberikan penjelasan kepada petugas, Faisal bahkan diminta menunjukkan bukti tiket pesawat serta boarding pass dari Miri ke Kuala Lumpur.

“Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami perlu menceritakan kembali perjalanan kami, termasuk mengenai penerbangan domestik dari Miri ke Kuala Lumpur serta prosedur Carnet kendaraan,” kata Faisal.

Masalah tersebut menyebabkan Kakek-Nenek harus menginap di kawasan Pangkalan Hulu sambil melakukan berbagai langkah untuk menyelesaikan masalah administratif.

Selama sekitar tiga hari, mereka berupaya memberikan penjelasan serta melengkapi data yang dibutuhkan kepada pihak yang berwenang. Mereka juga telah menyampaikan masalah ini kepada KBRI Kuala Lumpur.

Setelah melakukan komunikasi dan penjelasan dengan pihak yang berwenang, akhirnya pada 18 Agustus 2026 kendaraan mereka berhasil meninggalkan Malaysia melalui perbatasan Pangkalan Hulu dan melanjutkan perjalanan menuju Betong, Thailand.

Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bagi Kakek-Nenek selama perjalanan panjang mereka melewati berbagai negara.

Mereka mengajak masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan darat dengan kendaraan pribadi untuk menyimpan seluruh dokumen perjalanan secara baik, termasuk tiket pesawat, boarding pass, dokumen kendaraan, dokumen Carnet, bukti pengiriman kendaraan, serta dokumen pendukung lainnya.

“Selama perjalanan lintas negara, jangan pernah menganggap dokumen yang tidak lagi diperlukan sebagai hal yang tidak berarti. Simpan semua dokumen tersebut. Tiket pesawat yang menurut kita sudah tidak diperlukan bisa saja dibutuhkan saat ada pemeriksaan atau penjelasan di perbatasan,” ujar Faisal.

Menurutnya, perjalanan dengan kendaraan pribadi melewati berbagai negara menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan perjalanan wisata biasa. Setiap negara memiliki prosedur dan aturan administratif yang perlu dipahami serta disiapkan dengan baik.

“Kami tidak menginginkan pengalaman yang kami alami ini menjadi masalah bagi orang lain. Justru kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi teman-teman yang akan melakukan perjalanan lintas negara dengan jalur darat,” katanya.

Keliling Dunia

Setelah berhasil melewati perbatasan antara Malaysia dan Thailand, Kakek-Nenek melanjutkan perjalanan The Great Overland Journey, sebuah ekspedisi panjang dengan kendaraan yang dimulai dari Indonesia menuju berbagai negara di Asia, Timur Tengah, hingga Eropa.

Perjalanan ini merupakan bagian dari kisah dua penduduk asli Aceh yang ingin menunjukkan bahwa usia bukanlah hambatan untuk terus berkarya, menjelajahi dunia, serta membawa nama Indonesia dalam perjalanan lintas negara.

T Faisal Laksamana dan dr Indriati adalah pasangan yang berasal dari Aceh dan sekarang tinggal di Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Mereka juga terkenal sebagai pengelola Radio RAU FM Padangsidimpuan.

Bagi keduanya, pengalaman terjebak di perbatasan Malaysia bukanlah alasan untuk berhenti melakukan perjalanan.

Sebaliknya, kejadian tersebut menjadi bagian dari kisah perjalanan mereka—bahwa perjalanan lintas negara tidak hanya terkait dengan keindahan destinasi yang dikunjungi, tetapi juga melibatkan menghadapi berbagai rintangan, menyelesaikan masalah, serta memperoleh pelajaran dari setiap pengalaman selama perjalanan.

“Perjalanan ini masih panjang. Ada banyak negara yang akan kami lewati. Kami berharap semua pengalaman, baik yang menyenangkan maupun menyedihkan, dapat menjadi bahan informasi dan pembelajaran bagi masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan darat ke luar negeri,” tutup T. Faisal.

(*/Indonesiadiscover.com)

Baca berita lain dari TRIBUN MEDAN di Google News

Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA

Berita populer lainnya di Tribun Medan

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

3 Rekomendasi Film Jalan-Jalan Gong Hyo Jin, Terbaru The Journey to Gyeongju

31 Agustus 2026

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (24/8), Cek Sekarang!

31 Agustus 2026

12 destinasi populer di Purwakarta untuk liburan

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

31 Agustus 2026

Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

31 Agustus 2026

Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

31 Agustus 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?