Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 25 Agustus 2026
Trending
  • Apakah Mobil Kei Masuk Kategori LCGC di Indonesia?
  • Gallery Mustika Deli dibuka: Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Medan
  • Ramalan Shio Paling Hoki Besok Jumat 21 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci
  • Rio Ferdinand Prediksi Pemenang Liga Inggris Usai Arsenal Sepakati Transfer 51 Juta Pound
  • Trump umumkan rencana ekonomi “penghancuran” terhadap Iran
  • Ini yang Diperkarakan Dokter Tifa di Praperadilan, Bukan Lagi Soal Ijazah Jokowi
  • Warga Nitunglea Terisolasi Pasca-Gempa Flores, PMKRI Maumere Minta Gibran ke Palue
  • Jadwal Live TV Babak 8 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026: Alwi Farhan dan Fajar/Fikri Tampil Malam Ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Trump umumkan rencana ekonomi “penghancuran” terhadap Iran
Ekonomi

Trump umumkan rencana ekonomi “penghancuran” terhadap Iran

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Agustus 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kebijakan Ekonomi yang Diumumkan oleh Trump terhadap Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan rencana untuk meluncurkan operasi ekonomi yang paling menghancurkan terhadap Iran. Pernyataan ini disampaikan melalui platform Truth Social pada Rabu (19/8/2026), di mana ia menyatakan bahwa Iran telah gagal memanfaatkan kesempatan untuk membuat kesepakatan.

Trump menilai bahwa Iran akan menghadapi perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia juga mengancam akan menjatuhkan sanksi berat kepada negara-negara yang masih menjalin hubungan bisnis dengan Teheran. Menurutnya, negara mana pun yang mengizinkan lembaga keuangannya, bisnis, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan bantuan jenis apa pun kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat berat.

“Penyelundupan minyak, jalur swap, transfer tunai, tempat penukaran uang, pendaftaran kapal, perusahaan cangkang, semuanya harus dihentikan sekarang,” tambahnya. Trump menyebut bahwa sanksi tersebut akan menjadi hari operasi tempur atau D-day ekonomi bagi Iran. “Anda tahu siapa diri Anda. Ini akan menjadi D-day ekonomi, dan kita membutuhkan semua sekutu kita untuk berdiri bersama Amerika Serikat guna mengisolasi dan mengalahkan ancaman Iran,” tegasnya.

Tanggapan dari Menteri Luar Negeri Iran

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung menepis ancaman sanksi ekonomi terbaru dari Trump. Ia menyebut langkah AS itu sebagai pengalihan dari krisis internalnya, yaitu utang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan lonjakan biaya bunga. Araghchi menulis, “Melipatgandakan kebijakan yang gagal hanya akan membawa kekalahan lebih lanjut dan permusuhan dari rakyat Iran. Terorisme ekonomi AS mengancam ekonomi global dan kedaulatan di seluruh dunia.”

Media pemerintah Iran juga menyuarakan nada serupa. Lembaga penyiaran negara IRIB menyebut pengumuman Trump sebagai buntut dari kegagalan agresi militer. Sementara itu, kantor berita semi-pemerintah Tasnim menilai ancaman tersebut bukan perkembangan baru. Tasnim menegaskan bahwa AS telah berusaha selama bertahun-tahun untuk memblokade hubungan keuangan dan ekonomi apa pun dengan Iran. Namun, Teheran telah belajar cara memintas pembatasan ini dan menjadi sangat terampil dalam melakukannya.

Penilaian dari Ahli Ekonomi

Brett Erickson dari Obsidian Risk Advisor menilai bahwa ancaman operasi ekonomi ini tidak akan mudah diterapkan. Ia menunjukkan bahwa belum diterapkannya langkah-langkah ekstrem ini sebelumnya menunjukkan adanya risiko tinggi yang dipertimbangkan Washington. “Jika langkah-langkah tersebut menawarkan profil risiko-penghargaan yang menguntungkan bagi pemerintahan Trump, tindakan itu pasti sudah diterapkan sejak awal,” ujar Erickson.

Menurut Erickson, tindakan punitif terhadap bank-bank China yang berbisnis dengan Iran merupakan tuas paling berdampak yang bisa ditarik Trump. “Perang ekonomi terhadap Iran tidak hanya harus membuahkan hasil, tetapi juga harus membuahkan hasil tersebut secara cepat,” tambah Erickson.

Di sisi lain, Nader Habibi, profesor ekonomi Timur Tengah di Brandeis University, menyoroti tantangan dari mitra dagang Iran lainnya seperti China, Irak, dan Turkiye. Untuk kasus China, Habibi menjelaskan bahwa Trump dapat menargetkan lembaga keuangan yang menyediakan layanan kepada kilang teapot independen yang menjadi kelompok terakhir yang masih membeli minyak Iran. Namun, Habibi mengingatkan adanya kendala besar. “Tantangannya adalah pemerintah China telah memperingatkan entitas China untuk tidak bekerja sama dengan sanksi AS,” tuturnya.

Dia juga menambahkan bahwa AS akan kesulitan menerapkan pembatasan secara penuh pada perdagangan darat Iran dengan Turkiye, Irak, dan Asia Tengah.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pemerintah dan Oposisi Venezuela Berusaha Kembalikan 31 Ton Emas di Inggris

24 Agustus 2026

Kemenpar Perkirakan Konser Bocelli Berdampak Ekonomi Rp792 Miliar

24 Agustus 2026

HUT ke-81 Maluku, Gubernur Lewerissa: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun

24 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Apakah Mobil Kei Masuk Kategori LCGC di Indonesia?

25 Agustus 2026

Gallery Mustika Deli dibuka: Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Medan

25 Agustus 2026

Ramalan Shio Paling Hoki Besok Jumat 21 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci

24 Agustus 2026

Rio Ferdinand Prediksi Pemenang Liga Inggris Usai Arsenal Sepakati Transfer 51 Juta Pound

24 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?