Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 31 Agustus 2026
Trending
  • Ulasan Mitsubishi X-Force: Keunggulan & Pengalaman Pemilik Setelah 24.000 km
  • Stok Rudal Patriot AS Menipis di Eropa, Perang Iran Jadi Pemicu
  • Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 27 Agustus 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!
  • Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas
  • Profil Karakter Legendaris: Frank-N-Furter, Pennywise, dan Home Alone 2
  • Shopee Rayakan 9.9 Super Shopping Day Bersama Naykilla dan Tenxi
  • Bambang Rukminto Kritik Alasan Polda Metro Tunda Transaksi Rekening Botok: Ada Tindak Pidana?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Sekolah Rakyat Takalar senilai Rp229 M ditarget rampung akhir Juli 2026, progres capai 85 persen
Daerah

Sekolah Rakyat Takalar senilai Rp229 M ditarget rampung akhir Juli 2026, progres capai 85 persen

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Juli 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com, TAKALAR –Pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, diperkirakan rampung pada akhir Juli 2026.

Proyek strategis nasional yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp229,4 miliar itu memasuki tahap penyelesaian akhir.

Sekolah Rakyat di Dusun Bontosunggu ini berdiri di lokasi yang sebelumnya merupakan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar.

Jarak Dusun Bontosunggu (terletak di wilayah Galesong Utara, Takalar) sekitar 20 kilometer dari Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.

Waktu tempuh dari Dusun Bontosunggu menuju Kantor Bupati Takalar sekitar 30 sampai 45 menit menggunakan kendaraan bermotor, tergantung kondisi lalu lintas.

Pantauan Indonesiadiscover.comdi lokasi proyek, Senin (6/7/2026), aktivitas pembangunan masih berlangsung di sejumlah titik kawasan.

Puluhan pekerja terlihat memanfaatkan waktu istirahat siang dan makan di kantin yang berada di dekat kantor manajemen proyek PT Nindya Karya.

Kantor manajemen tersebut berada tepat di seberang pintu gerbang proyek dan hanya dipisahkan oleh jalan yang menjadi akses utama masyarakat menuju permukiman.

Di kawasan proyek terdapat dua akses masuk yang berjarak sekitar 30 meter, yakni pintu sisi barat dan pintu sisi timur.

Pintu sebelah barat digunakan sebagai jalur keluar masuk kendaraan proyek serta pengangkut material bangunan.

Sementara pintu sisi timur difungsikan sebagai akses pekerja dan staf manajemen proyek.

Di lokasi yang sama, sekitar lima guru dari SRMP 31 Takalar terlihat datang untuk melihat sekaligus memantau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat yang nantinya akan menjadi lokasi kegiatan belajar mengajar.

Di dalam area pembangunan, sejumlah alat berat masih beroperasi untuk mendukung penyelesaian pekerjaan.

Tampak juga dua kubangan bekas galian dengan kedalaman diperkirakan sekitar dua meter di belakang gerbang proyek.

Area tersebut masih berada di dalam kawasan pembangunan dan menjadi bagian dari pekerjaan konstruksi yang hingga kini masih dalam tahap penyelesaian.

Di bagian tengah kawasan proyek, tampak sejumlah alat berat seperti ekskavator dan beberapa truk pengangkut material terparkir usai digunakan untuk mendukung proses pembangunan. 

Dari titik tersebut juga terlihat sejumlah bangunan utama Sekolah Rakyat yang telah berdiri dan memasuki tahap penyelesaian, menandakan progres fisik proyek yang terus mengalami perkembangan menuju target rampung pada akhir Juli 2026.

Di dekat pos keamanan juga tampak papan informasi proyek yang mudah terlihat oleh setiap pengunjung maupun pengguna jalan.

Pada papan tersebut dijelaskan bahwa proyek berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.

Nama pekerjaan tercantum sebagai Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 2 yang berlokasi di Kabupaten Takalar.

Penyedia jasa proyek adalah PT Nindya Karya (Persero) KSO PT Bumi Perkasa Sidenreng berdasarkan kontrak Nomor PB.02.01-Gs3/SP/484 tertanggal 17 November 2025.

Nilai kontrak induk pembangunan Sekolah Rakyat mencapai Rp974,8 miliar, sedangkan nilai kontrak khusus pembangunan di Kabupaten Takalar sebesar Rp229.455.100.220,89.

Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 240 hari kalender dengan sumber pendanaan berasal dari APBN Tahun Anggaran 2025-2026.

Berdasarkan site plan yang terpampang di papan proyek, kawasan Sekolah Rakyat akan dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan dan fasilitas pendukung.

Fasilitas itu meliputi gedung SD, SMP, SMA, asrama siswa dan guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, lapangan olahraga, instalasi pengolahan air bersih hingga fasilitas pengelolaan limbah.

Progres 85 Persen

Seorang sumber internal PT Nindya Karya yang enggan disebutkan namanya mengatakan progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 85 persen.

“Kalau dari sisi kami, progresnya sudah sekitar 85 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa capaian 85 persen tersebut mencakup penyelesaian gedung belajar sekolah, asrama siswa, serta beberapa fasilitas pendukung seperti tempat ibadah dan sarana olahraga.

“Yang sudah jadi itu gedung belajar sekolah, asrama siswa, dan beberapa fasilitas seperti ibadah serta sarana olahraga. Sisanya tinggal finishing halaman dan jalan kompleks yang belum rampung,” katanya.

Ia mengakui terdapat sejumlah pekerjaan tambahan yang harus dikerjakan di lapangan meski tidak tercantum dalam perencanaan awal.

“Pembabatan dan pemerataan lahan misalnya, itu tidak masuk dalam juknis. Kami mendapat banyak pekerjaan tambahan, sementara waktu pelaksanaan tidak bertambah,” katanya.

Meski demikian, pihaknya optimistis seluruh pekerjaan utama dapat diselesaikan sesuai target.

“Insya Allah akhir bulan ini jalan beton yang mengelilingi kompleks sudah rampung,” tegasnya.

Apabila selesai sesuai jadwal, Sekolah Rakyat Takalar diharapkan segera dapat dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan terpadu yang menyediakan fasilitas belajar dan asrama bagi peserta didik dari jenjang SD hingga SMA. (*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tips aman berkendara di jalan pegunungan, tetap cari aman

31 Agustus 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026

Sidang Sudewo Senin di Tipikor Semarang beda dari sebelumnya, memanas saat Suyanto beri kesaksian

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ulasan Mitsubishi X-Force: Keunggulan & Pengalaman Pemilik Setelah 24.000 km

31 Agustus 2026

Stok Rudal Patriot AS Menipis di Eropa, Perang Iran Jadi Pemicu

31 Agustus 2026

Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 27 Agustus 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

31 Agustus 2026

Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

31 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?