Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 14 October 2026
Trending
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
  • Sarwendah Tantang Uji Forensik, Bantah Video Call Ruben Onsu Editan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»BEM PTNU Nusantara Kaji Ulang Program MBG
Politik

BEM PTNU Nusantara Kaji Ulang Program MBG

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 June 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Tuntutan Transparansi



Presidium Nasional BEM PTNU Se Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, mengkritik pelaksanaan program Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai tidak efektif dan relevan. Ia menyerukan pemerintah untuk melakukan pengusutan menyeluruh terhadap berbagai polemik yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut.

Rifqi menegaskan bahwa pergantian kepala BGN tidak boleh dijadikan panggung politik untuk menutupi masalah yang ada di lapangan. Publik berhak mengetahui fakta secara transparan mengenai pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara besar dan menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“Jangan sampai pergantian pejabat hanya menjadi instrumen pencitraan untuk membangun elektabilitas, sementara akar persoalan yang sesungguhnya tidak pernah disentuh. Rakyat membutuhkan transparansi dan penyelesaian masalah secara nyata, bukan sekadar pergantian figur,” ujarnya.

Evaluasi Total Terhadap Program MBG

BEM PTNU Se Nusantara menilai dugaan masalah yang melibatkan jaringan SS dan DD serta dapur-dapur yang terafiliasi harus diusut secara menyeluruh. Pengusutan tersebut tidak cukup berhenti pada pergantian pejabat atau pernyataan normatif, melainkan harus mencakup proses penunjukan mitra, pola kemitraan, distribusi anggaran, mekanisme pengawasan, hingga dugaan praktik yang bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Menurut Rifqi, program yang lahir dengan semangat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak boleh berubah menjadi ruang bagi kepentingan kelompok tertentu. Program publik harus dikelola secara profesional, terbuka, dan berpihak sepenuhnya kepada rakyat sebagai penerima manfaat.

Kritik terhadap Efektivitas Program

Selain menyoroti persoalan tata kelola, BEM PTNU Se Nusantara juga menilai program MBG dalam bentuk pelaksanaannya saat ini perlu dievaluasi secara menyeluruh karena efektivitas dan relevansinya mulai dipertanyakan.

Rifqi menegaskan bahwa keberhasilan sebuah program nasional tidak dapat diukur hanya dari besarnya anggaran yang dialokasikan atau luasnya cakupan pelaksanaan. Yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut tepat sasaran, memberikan dampak nyata, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

“Ketika sebuah program terus-menerus diwarnai polemik, persoalan tata kelola, dugaan penyimpangan, hingga keluhan di lapangan, maka pemerintah wajib melakukan evaluasi secara jujur dan terbuka,” kata dia.

Masalah Gizi Nasional yang Kompleks

Menurut BEM PTNU Se Nusantara, persoalan gizi nasional merupakan isu yang kompleks dan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan distribusi makanan secara terpusat. Akar persoalan gizi juga berkaitan erat dengan kemiskinan, ketahanan pangan keluarga, akses layanan kesehatan, sanitasi, pendidikan gizi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Karena itu, organisasi mahasiswa tersebut memandang pemerintah perlu melakukan kajian ulang terhadap skala prioritas penggunaan anggaran negara. Di tengah berbagai tantangan nasional seperti peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru dan tenaga honorer, penguatan layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, setiap program strategis harus mampu menunjukkan manfaat yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Peran Mahasiswa dalam Pengawasan Kebijakan

Lebih lanjut, BEM PTNU Se Nusantara menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat dalam pengawasan kebijakan publik. Dalam situasi ketika kepercayaan masyarakat mulai terkikis akibat berbagai persoalan yang muncul di lapangan, diperlukan mekanisme pengawasan independen yang melibatkan unsur mahasiswa, akademisi, masyarakat sipil, dan kalangan profesional.

“Lembaga independen diperlukan untuk melakukan investigasi, menerima laporan masyarakat, melakukan verifikasi lapangan, serta memberikan rekomendasi kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum terkait berbagai dugaan penyimpangan yang terjadi. Pengawasan tidak boleh hanya dilakukan oleh pihak yang berada di dalam sistem itu sendiri,” kata Rifqi.

Tuntutan Kepada Pemerintah

BEM PTNU Se Nusantara juga mengingatkan agar pemerintah tidak membangun narasi keberhasilan yang bertumpu pada pencitraan semata sementara berbagai persoalan substansial masih menjadi keluhan masyarakat.

“Jangan bohongi publik dengan narasi keberhasilan yang dibangun di atas panggung pencitraan. Jangan menjual optimisme sementara persoalan di lapangan masih menumpuk. Program negara harus kembali kepada tujuan utamanya, yaitu melayani rakyat, bukan melayani kepentingan kelompok tertentu,” ujarnya.

Atas dasar itu, BEM PTNU Se Nusantara menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, antara lain:

  1. Mengusut secara menyeluruh jaringan SS dan DD beserta seluruh dapur yang terafiliasi dan diduga bermasalah.
  2. Melaksanakan audit independen terhadap tata kelola program dan seluruh mitra yang terlibat.
  3. Membentuk mekanisme pengawasan independen yang melibatkan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat sipil.
  4. Membuka hasil evaluasi dan investigasi kepada publik secara transparan.
  5. Menindak tegas pihak-pihak yang terbukti menyalahgunakan kewenangan dan merugikan kepentingan rakyat.
  6. Melakukan evaluasi total terhadap Program Makan Bergizi Gratis dengan melibatkan unsur independen dan masyarakat sipil.
  7. Menghentikan segala bentuk pencitraan politik yang berpotensi mengaburkan substansi persoalan yang sedang menjadi perhatian publik.

Rifqi menegaskan bahwa mahasiswa akan terus berada di garis terdepan dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada rakyat dan berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta semangat reformasi.

“Yang dibutuhkan hari ini bukan sekadar narasi keberhasilan, tetapi keberanian untuk mengevaluasi. Sebab program negara harus dibangun atas dasar kebutuhan rakyat, bukan atas dasar kepentingan mempertahankan citra kekuasaan,” kata dia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026

Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?