Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 12 Juni 2026
Trending
  • Renungan Pagi Senin 8 Juni 2026: Lapar dan Haus akan Kebenaran
  • Veda Ega Pratama, Runner Up Rookie, Tapi Turun Jauh di Klasemen Moto3 Usai MotoGP Hungaria
  • AI Kini Bisa Tagih Utang, Pengumpul Piutang Virtual Mulai Hubungi Nasabah
  • Mitsui Leasing Raih Penghargaan dan Dorong Pertumbuhan UMKM
  • Widya Riskyanti Tewas Dijambret, Permintaan Terakhir dan Kronologi Koma 4 Hari
  • Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo, Dari Demo ke Istana
  • Jadwal Semifinal AFF U19 2026, Lawan Timnas U-19 Indonesia
  • Terjebak di Selat Hormuz 100 Hari — Satu-satunya Jalan Keluar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Renungan Pagi Senin 8 Juni 2026: Lapar dan Haus akan Kebenaran
Hiburan

Renungan Pagi Senin 8 Juni 2026: Lapar dan Haus akan Kebenaran

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Renungan Harian Katolik: “Lapar dan Haus Akan Kebenaran”

Renungan hari ini mengangkat tema “Lapar dan Haus Akan Kebenaran”. Tema ini menjadi fokus utama dalam renungan untuk hari Senin Biasa X, yang juga merayakan Santo William Uskup sebagai teladan iman dan kerendahan hati, serta Santa Maria Droste zu Vischering sebagai rasul Hati Kudus. Warna liturgi yang digunakan pada hari ini adalah hijau, simbol dari harapan dan kehidupan baru.

Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini

Bacaan pertama diambil dari kitab 1 Raja-Raja 17:1-6, yang menceritakan kisah Nabi Elia. Dalam bacaan ini, Elia berkata kepada Raja Ahab bahwa tidak akan ada embun atau hujan selama beberapa tahun ke depan, kecuali jika ia menyuruhnya. Tuhan kemudian memerintahkan Elia untuk pergi ke tepi sungai Kerit, di sebelah timur Sungai Yordan. Di sana, Elia diberi makan oleh burung gagak yang membawakan roti dan daging setiap pagi dan sore, sementara ia minum dari sungai itu.

Demikianlah Sabda Tuhan. U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan dari Mzm 121:1-2, 3-4, 5-6, 7-8 mengingatkan kita bahwa pertolongan datang dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi. Mazmur ini juga menegaskan bahwa Tuhan akan menjaga kita dari segala kecelakaan dan menjaga nyawa kita.

Bait Pengantar Injil Mat 5:12a berbunyi, “Bersukacita dan bergembiralah, karena besarlah ganjaranmu di surga.”

Bacaan Injil Mat 5:1-12 mengandung sabda bahagia yang diberikan Yesus kepada murid-murid-Nya. Dalam sabda tersebut, Yesus berkata, “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” Ini menjadi dasar renungan hari ini.

Renungan Harian: “Lapar dan Haus Akan Kebenaran”

Dalam seruan apostolik Gaudette et Exsultate, Paus Fransiskus menekankan bahwa sabda bahagia merupakan kartu identitas bagi umat Kristiani. Ia menulis, “Jika seseorang bertanya, ‘Apa yang harus dilakukan untuk menjadi orang Kristiani yang baik?’ jawabannya sederhana: Kita perlu menjalankan, masing-masing dengan caranya sendiri, apa yang dikatakan Yesus dalam Sabda Bahagia.”

Hari ini, kita merenungkan tentang lapar dan haus akan kebenaran. Yesus berkata, “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan” (Mat. 5:6). Lapar dan haus adalah pengalaman mendalam, karena melibatkan kebutuhan dasar dan naluri kita untuk bertahan hidup. Sama seperti ketika kita lapar dan haus, kita ingin segera makan dan minum, baik saat bekerja maupun sedang melakukan perjalanan jauh.

Nabi Elia, ketika bersembunyi di tepi Sungai Kerit, juga merasa lapar dan haus. Bagaimana dia memenuhi kebutuhan dasarnya? Seperti yang diperintahkan Tuhan, burung-burung gagak membawakan roti dan daging kepadanya setiap pagi dan sore, dan ia minum dari sungai itu. Burung-burung gagak tahu bahwa mereka adalah utusan Tuhan, sehingga mereka tidak memanfaatkan makanan itu untuk kepentingan sendiri, tetapi membawanya kepada Nabi Elia yang lapar dan haus. Nabi Elia pun bisa memenuhi kebutuhannya. Ia dipulihkan oleh Allah.

Yesus dalam injil hari ini menjanjikan bahwa mereka yang lapar dan haus, teristimewa lapar dan haus akan kebenaran, akan dipuaskan. Oleh karena itu, bagi kita orang-orang Kristiani, jika kita lapar dan haus akan kebenaran, biarlah Allah saja yang memuaskan kita. Marilah kita hidup dalam kebenaran dengan bertindak dan berbicara secara jujur.

Tuhan, buatlah kami untuk selalu haus dan lapar akan kebenaran dan menjauhkan diri dari segala perbuatan yang bertentangan dengan kebenaran. Amin.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Kapal Roro Telaga Punggur Batam Hari Ini, 8 Juni, Tujuan Kuala Tungkal Pukul 15.00 WIB

12 Juni 2026

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Tangerang Raya Hari Ini, Senin 8 Juni 2026

12 Juni 2026

53 Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 8 Juni 2026, Klaim Segera!

12 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Renungan Pagi Senin 8 Juni 2026: Lapar dan Haus akan Kebenaran

12 Juni 2026

Veda Ega Pratama, Runner Up Rookie, Tapi Turun Jauh di Klasemen Moto3 Usai MotoGP Hungaria

12 Juni 2026

AI Kini Bisa Tagih Utang, Pengumpul Piutang Virtual Mulai Hubungi Nasabah

12 Juni 2026

Mitsui Leasing Raih Penghargaan dan Dorong Pertumbuhan UMKM

12 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?