Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 13 Juni 2026
Trending
  • Gempa 7,7 di Minahasa Utara, Warga Merasa Seperti di Atas Kapal
  • Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Start P9, Hakim Danish di P19
  • Acer Perkenalkan Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI di Computex 2026
  • 5 Perbedaan Emas Batangan dan Perhiasan untuk Investasi Jangka Panjang
  • LPSK Siap Lindungi Sony Sonjaya, Mantan Wakil Ketua BGN Ungkap Pelaku Korupsi MBG
  • Sukses Turunkan Pengangguran, Pemprov Jatim Dapat Penghargaan Kemendagri
  • Media Vietnam Tanyakan Dua Keputusan Wasit dalam Laga Lawan Timnas U-19 Indonesia
  • Cek Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (8/6)
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»LPSK Siap Lindungi Sony Sonjaya, Mantan Wakil Ketua BGN Ungkap Pelaku Korupsi MBG
Hukum

LPSK Siap Lindungi Sony Sonjaya, Mantan Wakil Ketua BGN Ungkap Pelaku Korupsi MBG

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

LPSK Buka Peluang bagi Tersangka Korupsi Jadi Justice Collaborator

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membuka peluang bagi tersangka korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjadi saksi pelaku atau justice collaborator. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membongkar kasus korupsi besar yang melibatkan mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN).

Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dan akan membongkar otak utama di balik praktik jual-beli titik dapur SPPG. Ia mengklaim adanya tekanan dan keterlibatan tokoh besar dalam proyek tersebut.

Syarat Menjadi Justice Collaborator

Menurut Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, tersangka yang ingin menjadi JC tidak bisa sekadar mendaftar. Harus ada kontribusi signifikan dalam pengungkapan kasus korupsi. Adapun syaratnya adalah:

  • Bekerja sama secara signifikan dengan penegak hukum untuk membongkar perkara.
  • Menjelaskan peran aktor lain secara gamblang.
  • Membantu menemukan alat bukti baru yang lebih luas.
  • Bukan pelaku utama dalam tindak pidana tersebut.

Susilaningtias menegaskan bahwa keberadaan JC penting untuk membantu penegak hukum membongkar tindak pidana korupsi yang terorganisasi. “Prinsip utamanya adalah adanya kontribusi yang signifikan dalam mengungkap tindak pidana dan pelaku lainnya,” tambahnya.

Langkah Sony Sonjaya

Langkah LPSK ini sejalan dengan manuver Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala BGN, yang siap mengajukan diri sebagai justice collaborator. Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, Sony menyatakan siap bekerja sama dengan penegak hukum.

Sony membantah tuduhan bahwa dirinya adalah otak utama di balik praktik jual-beli titik dapur SPPG. Ia mengklaim bergerak di bawah tekanan dan adanya “atensi” dari pihak-pihak berpengaruh. Kuasa hukumnya juga membocorkan bahwa ada banyak tokoh besar yang terlibat, namun identitasnya baru akan dibuka langsung oleh Sony di persidangan.

30 Nama Tokoh Besar Terlibat

Mantan Wakil Ketua BGN, Sony Sonjaya, mengklaim mengantongi lebih dari 30 nama tokoh besar yang diduga terlibat dalam korupsi MBG. Informasi tersebut disampaikan melalui kuasa hukumnya, Elza Syarief.

Elza menjelaskan bahwa informasi tersebut berasal dari Sony, eks Wakil Ketua BGN, yang kini menjadi tersangka bersama dengan eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung. Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh nama yang diklaim terlibat dalam kasus korupsi MBG tersebut tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Aliran Dana Miliaran Rupiah

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaiman, membeberkan adanya dugaan aliran dana fantastis bernilai miliaran rupiah setiap harinya yang mengalir ke yayasan-yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Yayasan-yayasan tersebut diduga kuat sengaja didirikan atau dicatut karena terafiliasi langsung dengan para petinggi BGN.

Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah tiap hari. Yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG merupakan yayasan yang dijadikan sarana untuk kejahatan. Kejagung telah menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dan menahan ketiganya untuk 20 hari pertama sejak penetapan.

Ketiganya disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan KUHP, sementara penyidikan masih terus berlanjut untuk menelusuri aliran dana dan pihak lain yang diduga terlibat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mantan Koruptor Picu Kecelakaan Maut, Akui Salah Injak Pedal Gas Fortuner

13 Juni 2026

Kiai Al Anfas Diduga Cabuli Mantan Santrinya Meski Korban Sudah Menikah

12 Juni 2026

Widya Riskyanti Tewas Dijambret, Permintaan Terakhir dan Kronologi Koma 4 Hari

12 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Gempa 7,7 di Minahasa Utara, Warga Merasa Seperti di Atas Kapal

13 Juni 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Start P9, Hakim Danish di P19

13 Juni 2026

Acer Perkenalkan Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI di Computex 2026

13 Juni 2026

5 Perbedaan Emas Batangan dan Perhiasan untuk Investasi Jangka Panjang

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?