Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 28 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pelatihan Olahraga TPON Kemenpora Batch 2 Dimulai, 500 Peserta Ikut Meriahkan
Nasional

Pelatihan Olahraga TPON Kemenpora Batch 2 Dimulai, 500 Peserta Ikut Meriahkan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 June 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Program Pelatihan Tenaga Penggerak Olahraga Nasional (TPON) Batch 2 Dimulai

Program pelatihan Tenaga Penggerak Olahraga Nasional (TPON) Batch 2 resmi dimulai dengan melibatkan sebanyak 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pelaksanaan TPON yang digelar Kemenpora ini menjadi lanjutan dari Pelatihan Olahraga Batch 1 yang sebelumnya telah dimulai pada Mei 2026.

Sebanyak 500 peserta yang mengikuti TPON tersebut berasal dari beragam latar belakang dan daerah, sebagai bagian dari program Kemenpora dalam memperkuat pengembangan olahraga nasional. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas peran masyarakat dalam mendukung aktivitas fisik dan budaya hidup sehat secara berkelanjutan.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dipersiapkan untuk menjadi penggerak olahraga yang mampu berkontribusi langsung di lingkungan masyarakat masing-masing.

Batch 2 Dibagi Menjadi Dua Gelombang Pelatihan

Pelaksanaan TPON Batch 2 dibagi menjadi dua sesi agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh peserta secara optimal. Batch 2A diikuti oleh 250 peserta dengan masa pelatihan yang berlangsung mulai 7 Juni hingga 13 Juni 2026. Sementara itu, Batch 2B juga diikuti oleh 250 peserta yang menjalani pelatihan pada periode 14 Juni sampai 20 Juni 2026.

Seluruh peserta mengikuti proses pembelajaran melalui sistem Learning Management System atau LMS yang disiapkan oleh Kemenpora. Metode pembelajaran berbasis teknologi tersebut digunakan untuk memudahkan peserta mengakses materi pelatihan dari berbagai wilayah Indonesia.

Setelah seluruh rangkaian pembelajaran melalui LMS selesai dilaksanakan, peserta akan mengikuti sesi Zoom Penajaman Materi pada 22 Juni 2026. Kegiatan penajaman materi tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.

Program TPON sebagai Bagian dari Manajemen Talenta Nasional

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menjelaskan bahwa TPON merupakan bagian dari program Manajemen Talenta Nasional atau MTN. Menurutnya, program tersebut juga menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait konsolidasi pembinaan olahraga nasional.

Ia menjelaskan bahwa pembinaan olahraga diarahkan melalui akademi olahraga yang terpadu, modern, dan memanfaatkan perkembangan teknologi. “TPON diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan berbagai kalangan. Program ini menjadi bagian dari Manajemen Talenta Nasional,” ujar Menpora.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa TPON memiliki peran penting dalam mendukung penguatan sistem pembinaan olahraga nasional yang terintegrasi. TPON sendiri merupakan individu yang memiliki kompetensi untuk berperan dalam menggerakkan aktivitas olahraga di tengah masyarakat.

Mereka diharapkan mampu mengajak masyarakat untuk lebih aktif melakukan aktivitas fisik secara rutin dan berkelanjutan. Selain itu, peserta juga dipersiapkan untuk mendampingi berbagai kegiatan fisik yang berlangsung di lingkungan masyarakat.

Peran lainnya adalah memberikan edukasi olahraga kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran hidup sehat. TPON juga diharapkan mampu mendorong terbentuknya pola hidup sehat yang lebih luas melalui berbagai aktivitas olahraga.

Materi Pelatihan Disusun Komprehensif

Kemenpora merancang materi pelatihan dengan pendekatan yang komprehensif untuk mendukung peningkatan kapasitas seluruh peserta. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai kebijakan pengembangan aktivitas fisik dan kesehatan masyarakat. Peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai filosofi peran profesional dalam bidang penggerakan olahraga masyarakat.

Selain itu, materi psikologi aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran yang disiapkan selama pelatihan berlangsung. Aspek nutrisi turut diberikan sebagai bekal untuk mendukung pemahaman peserta mengenai pentingnya pola hidup sehat.

Materi keselamatan dalam aktivitas fisik juga menjadi bagian dari pembelajaran yang harus dipahami peserta selama pelatihan. Tidak hanya itu, pelatihan membahas inklusi sosial sebagai upaya menghadirkan kegiatan olahraga yang dapat diakses berbagai kelompok masyarakat.

Peserta juga mendapatkan materi mengenai manajemen program untuk mendukung pelaksanaan kegiatan olahraga yang lebih terstruktur. Pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal menjadi salah satu materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut.

Melalui program TPON, Kemenpora, dan Pelatihan Olahraga Batch 2 ini, pemerintah berharap lahir penggerak olahraga yang kompeten dan adaptif. Ke depan, para lulusan TPON diharapkan mampu memperkuat budaya olahraga masyarakat serta mendukung target Indonesia yang lebih sehat, bugar, dan berprestasi menuju Indonesia Emas 2045.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?