Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 9 Juni 2026
Trending
  • Berita Terkini: Pembalap Yogyakarta, Insentif Motor Listrik & SIM Online
  • Harga iPhone 13 Pro 512GB Bekas Juni 2026, Masih Layak Dibeli?
  • Populer Kaltim: Hilirisasi Sawit Rp1,88 T di Bontang, Prostitusi Online di Kutim
  • Industri Cip Rp24.000 Triliun Jadi Medan Perang Baru AS dan Tiongkok
  • Festival 6.6 Jadi Momentum Favorit Upgrade Kebutuhan Tengah Tahun
  • Mahasiswa Tertangkap Rekam Dosen di Toilet, Ternyata Juga Pasang Kamera di WC SPBU
  • Dadan Hindayana Kehilangan Jabatan Usai Dicopot Prabowo
  • Resmi! Semen Padang Perkenalkan Nil Maizar di Liga 2 2026/2027 untuk Kembali ke Super League
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Mahasiswa Tertangkap Rekam Dosen di Toilet, Ternyata Juga Pasang Kamera di WC SPBU
Hukum

Mahasiswa Tertangkap Rekam Dosen di Toilet, Ternyata Juga Pasang Kamera di WC SPBU

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Nasib Mahasiswa yang Merekam Aktivitas Dosen di Toilet Kampus

Seorang mahasiswa nonaktif Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berinisial MZ telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan perekaman aktivitas seorang dosen di toilet kampus. Kejadian ini terungkap setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten melakukan penyelidikan dan menemukan bukti-bukti yang cukup.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan bahwa MZ telah ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu lalu oleh penyidik. Menurutnya, penyidik memiliki dua alat bukti yang sah untuk menetapkan status tersangka tersebut.

MZ dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), yang mengancam hukuman maksimal empat tahun penjara. Meski telah menjadi tersangka, MZ tidak ditahan karena ancaman hukuman yang dikenakan berada di bawah lima tahun penjara, sesuai ketentuan KUHAP.

Korban Memergoki Aksi Perekaman

Kasus ini bermula ketika seorang dosen memergoki aksi perekaman yang diduga dilakukan MZ di salah satu toilet kampus pada 1 April 2026. Korban kemudian berteriak, sehingga sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar lokasi datang dan mengamankan pelaku beserta telepon genggam yang digunakan untuk merekam.

Sehari setelah kejadian, korban melaporkan kasus tersebut ke Polda Banten dengan pendampingan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Untirta. Dari hasil penyelidikan, MZ mengaku telah beberapa kali melakukan tindakan serupa di lokasi yang berbeda.

Aksi Serupa di Berbagai Lokasi

Menurut polisi, dua aksi dilakukan di toilet kampus, sedangkan tiga lainnya dilakukan di toilet stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Banten. Dalam proses penyidikan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa file video yang tersimpan di telepon genggam dan flashdisk milik tersangka.

Penyidik menyebut MZ merekam para korban menggunakan telepon genggam melalui celah ventilasi bagian atas toilet. Berdasarkan pengakuan tersangka, video tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi dan tidak diperjualbelikan maupun disebarluaskan.

Sanksi Akademik dari Kampus

Selain berproses secara hukum, MZ juga telah dijatuhi sanksi akademik oleh pihak kampus. Untirta menjatuhkan sanksi berupa drop out (DO) atau dikeluarkan dari kampus terhitung sejak 13 April 2026 setelah yang bersangkutan dinyatakan terbukti melakukan kekerasan seksual dan fisik.

Merekam Tanpa Izin: Apakah Bisa Dipidana?

Perlu diketahui, merekam seseorang tanpa izin bisa dijerat dengan pidana. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 32 UU ITE ayat (2). Selain itu, ketentuan dalam Pasal 27 dan 45 juga dapat diterapkan.

Namun, jika rekaman tersebut tidak disebarkan di media sosial, maka tidak ada larangan atau tidak dihukum. Namun, jika disebarkan kecuali untuk kepentingan pemberitaan, perbuatan tersebut dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana.

Dasar Hukum yang Digunakan

Dasar hukum yang digunakan dalam kasus ini antara lain Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 1365 KUHPerdata melalui gugatan perbuatan melawan hukum. Meskipun kata-kata perbuatan tidak menyenangkan dalam Pasal 335 KUHP telah dicabut oleh Mahkamah Konstitusi (MK), penekanan tetap pada sifat perbuatan yang intimidatif, termasuk rekaman HP dan WhatsApp.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PTPN IV Region VII Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen

9 Juni 2026

Tewas di OKUS, Korban Amuk Massa Diekshumasi, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

8 Juni 2026

Persidangan kasus teror air keras Andrie Yunus digelar hari ini

8 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Berita Terkini: Pembalap Yogyakarta, Insentif Motor Listrik & SIM Online

9 Juni 2026

Harga iPhone 13 Pro 512GB Bekas Juni 2026, Masih Layak Dibeli?

9 Juni 2026

Populer Kaltim: Hilirisasi Sawit Rp1,88 T di Bontang, Prostitusi Online di Kutim

9 Juni 2026

Industri Cip Rp24.000 Triliun Jadi Medan Perang Baru AS dan Tiongkok

9 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?