Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 26 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Nasib menyedihkan kakek 64 tahun di Cirebon diintimidasi foto AI oleh mantan caleg
Hukum

Nasib menyedihkan kakek 64 tahun di Cirebon diintimidasi foto AI oleh mantan caleg

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 June 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Pelecehan Seksual yang Melibatkan AI dan Ancaman

Kasus pelecehan seksual yang terjadi di Kota Cirebon akhirnya terungkap setelah korban berinisial S (64 tahun) memberanikan diri melaporkan dugaan tindakan asusila yang dialaminya. Pelaku, seorang mantan calon anggota DPRD berinisial H, telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana teknologi seperti AI bisa digunakan sebagai alat ancaman dalam kasus-kasus serupa.

Awal Mula Kejadian

Peristiwa bermula ketika H mengajak korban ke sebuah hotel di wilayah Cirebon dengan alasan meminta bantuan pijat. Korban yang tidak curiga terhadap sosok yang pernah menjadi atasannya itu akhirnya memenuhi ajakan tersebut. Namun, situasi berubah ketika mereka berada di dalam kamar hotel. Di lokasi itu telah menunggu seorang pria lain yang diduga sengaja disiapkan oleh pelaku. Korban kemudian diminta melakukan hubungan sesama jenis dengan pria tersebut.

Permintaan itu langsung ditolak oleh korban. Akan tetapi, penolakan tersebut tidak menghentikan tekanan yang diterimanya. Menurut polisi, pelaku diduga menggunakan foto telanjang hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI sebagai alat untuk menakut-nakuti korban. Foto tersebut digunakan untuk mengancam korban agar menuruti perintah pelaku.

Tekanan Psikologis yang Berkepanjangan

Selama bertahun-tahun, S hidup dalam ketakutan akibat ancaman yang terus menghantuinya. Ia mengaku dipaksa mengikuti berbagai keinginan pelaku karena khawatir rahasia yang digunakan sebagai alat tekan akan disebarluaskan. Dengan adanya rekaman video yang dibuat selama kejadian, pelaku menggunakan materi tersebut sebagai alat ancaman untuk mengendalikan korban pada kesempatan-kesempatan berikutnya.

Polisi menduga modus serupa kembali digunakan beberapa kali. Dengan berbekal rekaman dan materi yang telah dimiliki, pelaku disebut terus memaksa korban melakukan hubungan sesama jenis di sejumlah hotel berbeda di Kota Cirebon. Tak hanya itu, korban juga mengaku pernah mengalami tindakan sodomi secara paksa.

Keberanian Korban Muncul

Ketakutan akan rusaknya nama baik membuat korban memilih diam selama bertahun-tahun. Ia terus berada dalam bayang-bayang ancaman hingga akhirnya memutuskan melapor. Keberanian korban muncul setelah video yang merekam aktivitas tersebut diketahui beredar dan sampai ke lingkungan sekitar.

Informasi mengenai beredarnya video tersebut kemudian sampai kepada anak korban. Reaksi keluarga yang tidak menerima kondisi tersebut menjadi titik balik yang mendorong kasus ini masuk ke jalur hukum. Awalnya takut, ada ancaman dan intimidasi. Akhirnya diketahui anaknya, anaknya (korban) enggak terima. Jadi ada tetangga yang dikirimin video itu, lapor ke anaknya (korban), anaknya datang ke kami.

Penyelidikan Terus Berlangsung

Hingga kini, kepolisian masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi. Selain mendalami kemungkinan adanya korban lain, penyidik juga menelusuri dugaan apakah korban pernah diarahkan atau dilibatkan dalam komunitas tertentu yang berkaitan dengan pelaku.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Pengakuan Jenderal Bintang Tiga dalam Pusaran Korupsi Lahan BUMD

17 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?