Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 26 Agustus 2026
Trending
  • Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah
  • Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga
  • Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA
  • Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah
  • 7 fakta misteri rumah kosong di Flex X Cop 2, temukan 5 mayat!
  • Kalender Liturgi Katolik Hari Ini: Jumat, 21 Agustus 2026, Pesta Wajib St Pius X
  • Hasil D Academy 8 Top 31 Grup 5, Wakil Cirebon dan Garut Lolos
  • Jangan terkena panas, kunjungi 10 destinasi dingin di Indonesia ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Anton Tewas dalam Lapas, Heboh Napi Populer Kalteng
Hukum

Anton Tewas dalam Lapas, Heboh Napi Populer Kalteng

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Juni 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kabar Meninggalnya Narapidana Anton Kurniawan

Kabar duka datang dari Lapas Kelas IIA Palangka Raya, di mana seorang narapidana bernama Anton Kurniawan ditemukan meninggal dunia. Jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Informasi ini beredar setelah petugas menemukan Anton dalam kondisi tidak sadarkan diri di sel isolasi.

Peristiwa yang Menggemparkan

Pada Sabtu (30/5/2026), Anton Kurniawan ditemukan tidak bergerak sekira pukul 20.32 WIB. Saat itu, petugas lapas sedang melakukan pengecekan rutin terhadap tahanan. Setelah dilakukan pemeriksaan, Anton dinyatakan meninggal dunia. Penyebab kematiannya diduga berkaitan dengan penyakit jantung. Namun, hasil autopsi akan menjadi bukti resmi mengenai penyebab pastinya.

Anton juga pernah mencoba kabur dari Lapas Kelas II A Palangka Raya pada Sabtu (23/5/2026) lalu. Setelah kejadian tersebut, ia dimasukkan ke ruang isolasi. Dalam ruang isolasi, Anton tinggal sendirian tanpa ada tahanan lain di sekitarnya.

Tangis Keluarga dan Permintaan Kejelasan

Tangis ibu Anton pecah saat bertemu dengan Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, di RS Bhayangkara Palangka Raya. Ia memohon bantuan untuk mendapatkan kejelasan terkait kematian anaknya. Ibu Anton tampak sangat terpukul dan meminta agar proses autopsi dapat segera diselesaikan agar bisa diketahui penyebab kematian anaknya.

Bias Layar menyampaikan bahwa semua pihak harus menghormati proses yang sedang berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum mengambil kesimpulan.

Reaksi Keluarga Korban

Kabar kematian Anton juga mengejutkan keluarga korban. Salah satunya adalah istri almarhum Budiman Arisandi, yang merupakan korban dari aksi Anton. Sidah, istri Budiman, mengaku tidak tahu sama sekali tentang kabar tersebut. Ia hanya mengetahui melalui informasi dari orang lain.

Sidah turut berbelasungkawa atas kematian Anton dan berharap beliau diampuni kesalahannya. Ia juga berdoa agar almarhum tenang di sana.

Proses Pemakaman dan Harapan Keluarga

Jenazah Anton akhirnya dimakamkan di kampung halamannya, Wonosobo, Jawa Tengah. Sebelum dipindahkan ke kampung halaman, jenazah terlebih dahulu diterima oleh keluarga dan dibawa ke rumah duka di Jalan Pasir Panjang, Palangka Raya. Proses otopsi telah selesai, dan jenazah siap untuk dikebumikan.

Sugi, kerabat Anton dari Wonosobo, mengungkapkan bahwa pihak keluarga menerima kabar duka pada malam hari sebelum kematian Anton. Setelah mendapat kabar tersebut, mereka langsung menuju RS Bhayangkara untuk menemui jenazah.

Pesan Terakhir Anton

Sebelum dinyatakan meninggal, Anton sempat menghubungi keluarganya. Ia meminta agar kedua anaknya disekolahkan di kampung halamannya, Wonosobo. Selain itu, Anton juga tidak pernah mengeluh sakit atau mendapat kekerasan selama menjalani masa pidana di Lapas.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 fakta misteri rumah kosong di Flex X Cop 2, temukan 5 mayat!

25 Agustus 2026

Kasatlantas Palangka Raya Dianiaya, Jari Patah Akibat Laka di Tjilik Riwut

25 Agustus 2026

Saksi Buka Tarif Perangkat Desa Pati, Bukan Perintah Sudewo Tapi Kesepakatan Kades

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah

25 Agustus 2026

Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga

25 Agustus 2026

Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA

25 Agustus 2026

Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah

25 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?